• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Fobia Berhadapan dengan Orang Bisa Jadi Tanda Anthropophobia

Fobia Berhadapan dengan Orang Bisa Jadi Tanda Anthropophobia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Rasa takut adalah emosi yang umum terjadi pada setiap orang. Namun, beberapa orang mungkin memiliki rasa takut yang tidak wajar. Salah satu rasa takut yang berlebih tersebut dapat terjadi saat berhadapan dengan orang lain. Gangguan ini disebut juga dengan anthropophobia. Fobia ini biasanya berkaitan dengan hubungan interpersonal, terutama saat menyinggung orang lain.

Banyak orang yang salah mendiagnosis anthropophobia dengan fobia sosial. Meskipun mirip, rasa takut yang timbul adalah sesuatu yang berbeda. Seseorang dapat mengalami reaksi dari fobia ini meski hanya ada satu orang yang berada di sekitarnya. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat membaca pembahasan lengkapnya di sini!

Baca juga: Ini Penyebab Fobia Bisa Muncul

Apa Itu Anthropophobia?

Anthropophobia adalah fobia yang dapat menyebabkan pengidapnya memiliki rasa takut pada orang lain. Meski begitu, gangguan ini umumnya bersifat sementara dan lebih sering terjadi pada remaja dengan rentang usia 13-18 tahun. Mengacu pada DSM-5, kondisi ini sudah dianggap sebagai fobia spesifik meskipun tidak menimbulkan kelainan klinis yang eksplisit.

Gejala-gejala dari anthropophobia yang umumnya terlihat adalah rasa takut yang parah, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga rasa cemas yang berhubungan dengan masa kecil. Seseorang yang mengidap fobia ini akan mulai mengeluarkan keringat dan bergetar saat menghabiskan waktu dengan orang lain. Wajah pengidap pun dapat memerah hingga kesulitan bernapas secara normal. 

Seseorang dengan gangguan anthropophobia akan mengalami momen 'lawan atau lari' saat berusaha untuk melarikan diri. Selain itu, pengidapnya kerap khawatir jika seseorang akan menilai segala hal. Pengidap fobia ini pun akan kesulitan untuk melakukan kontak pada dengan orang lain meski sudah mengenal lama rekan bicaranya.

Gangguan ini juga sering menyebabkan pengidapnya mengalami kecemasan antisipatif. Pada hari menjelang pertemuan dengan orang lain, pengidap mungkin akan mengalami kesulitan tidur. Pengidap dapat merasakan tekanan fisik, seperti masalah perut atau sakit kepala saat waktu pertemuan semakin dekat. Hal ini dapat menyebabkan pembatalan atau tidak datang saat pertemuan.

Memang sulit membedakan antara anthropophobia dengan fobia sosial. Cara yang paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan bertanya pada dokter atau psikolog dari Halodoc. Kamu cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan untuk mendapatkan akses kesehatan tanpa batas.

Baca juga: Ketakutan yang Berlebihan, Ini Fakta di Balik Fobia

Pengobatan dari Anthropophobia

Seseorang yang mengidap gangguan ini harus mendapatkan penanganan segera karena dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Meski begitu, belum ada pengobatan yang khusus untuk fobia jenis ini. Meski begitu, perawatan awal yang dilakukan berhubungan dengan rasa takut dan gangguan kecemasan. Jenis perawatan yang umum antara lain terapi, pelatihan relaksasi, hingga pengobatan.

  • Terapi

Terapi dapat salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat anthropophobia menjadi lebih baik. Jenis terapi yang dapat dilakukan adalah terapi paparan dan terapi kognitif. Pada terapi paparan, pengidapnya dihadapkan pada situasi yang ditakut, sehingga dapat menurunkan rasa takutnya dapat menurun. Lalu, saat melakukan terapi kognitif, metode ini dilakukan untuk mengidentifikasi rasa takut dan cemas.

  • Pelatihan Relaksasi

Cara ini dapat bermanfaat pada seseorang yang mengalami gangguan rasa cemas, terutama pada seseorang yang mengidap fobia spesifik seperti anthropophobia. Beberapa pelatihan yang dapat dilakukan, antara lain citra terpadu, latihan pernapasan, hipnosis, hingga olahraga. Metode ini dapat membantu terhadap reaksi fisik dan emosional terkait fobia. Selain itu, pelatihan ini juga dapat mengubah atau mengarahkan reaksi stres yang timbul.

  • Obat

Pengobatan juga dapat menjadi pilihan yang wajib dilakukan pada seseorang yang mengidap kecemasan atau fobia tertentu. Hal ini mungkin membuat pengidapnya harus mengonsumsi obat anti-kecemasan yang dapat meredam rasa cemas. Untuk memastikan obat yang tepat, kamu harus memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Jenis Fobia yang Banyak Dialami Wanita

Itulah pembahasan mengenai anthropophobia yang dapat membuat pengidapnya kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain. Dengan mengetahui segala hal yang berhubungan dengan gangguan tersebut, diharapkan pengidapnya dapat menjadi lebih baik. Sehingga, fobia tersebut dapat segera teratasi dengan mudah.

Referensi:
Very Well Mind. Diakses pada 2020. Understanding the Fear of People (Anthropophobia).
Healthline. Diakses pada 2020. What Is Anthropophobia, and How Can You Manage Fear of People?