08 June 2018

Ganggu Kesehatan, Begini Cara Smartphone Merusak Kulit

Ganggu Kesehatan, Begini Cara Smartphone Merusak Kulit

Halodoc, Jakarta – Rasanya amat sulit menjauhkan smartphone dalam kehidupan sehari-hari. Wajar sih, sebab perannya sangat vital, mulai dari alat berkomunikasi, hiburan, informasi, hingga penyimpanan data. Makanya  enggak heran banyak orang selalu mengecek smartphone tiap jam untuk melakukan berbagai hal. Nah, meskipun begitu, smartphone  juga menyimpan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Salah satunya, adalah kemampuan smartphone merusak kulit. Kok bisa?

Kata ahli mikrobiologi dari University of Arizona, AS, ternyata smartphone lebih kotor dan berbahaya bila dibandingkan dengan dudukan toilet, lho. Bahkan, bakteri di smartphone itu 10 kali lebih banyak ketimbang dudukkan toilet. Nah, bakteri-bakteri ini bisa berpindah ke kulit bagi kamu yang sering menyentuh layar smartphohe. Inilah salah satu penyebab kenapa smartphone merusak kulit. Berikut ini ada beberapa alasan lain mengapa smartphone merusak kulit kamu, yuk cari tahu selengkapnya:

(Baca juga: Ini Dampak Sering Memainkan Smartphone Bagi Kids Jaman Now)

  1. Jerawat

Smartphone bisa menjadi tempat bakteri berkembang. Ditambah lagi, minyak wajah dan sisa makeup bisa terakumulasi di dalam layar smartphone tiap harinya. Nah, ketika kamu menelepon, bakteri-bakteri ini bisa menyatu dengan kulit wajah dan daun telinga. Imbasnya, bisa memicu pertumbuhan jerawat di area tersebut. Lalu, bagaimana sousinya?

Gampang kok. Cobalah kenakan earphone atau earphone nirkabel melalui sambungan bluetooth. Selain itu, cobalah untuk gunakan handuk dan cairan khusus untuk membersihkan layar smartphone. Kamu bisa kok menggunakan alkohol antiseptik untuk membersihkan bakteri, minyak, hingga makeup yang tertempel pada smartphone.

  1. Memicu Penuaan Dini

Kata peneliti kosmetik dan klinis seperti dilansir Allure, cahaya biru yang dihasilkan smartphone juga bisa memicu efek buruk bagi kulit. Misalnya, penuaan dini karena cahaya tersebut bisa menyebabkan inflamasi pada kulit. Solusinya, kamu bisa menggunakan perawatan kulit yang mengandung retinoid (turunan dari vitamin A) yang dapat membantu mengecilkan pori-pori.

(Baca juga: Uniknya Cara Hilangkan Jerawat Ala Wanita Korea)

  1. Menimbulkan Bintik Hitam

Selain menyebabkan masalah tidur, cahaya biru smartphone juga bisa meningkatkan produksi pigmen. Nah, meningkatnya produksi pigmen inilah yang bisa menyebabkan bintik penuaan dini. Untuk menghindari masalah ini, cobalah gunakan serum protein yang mengandung vitamin C, E, dan asam nikotinat.

  1. Mengendurkan Rahang

Kata dokter kulit, menggunakan smartphone secara berlebihan juga bisa membuat bentuk rahang berubah. Si ahli melihat adanya peningkatan jumlah wanita usia 30-an yang mengalami pengenduran di bagian bawah wajah mereka.

Selain itu, seiring bertambahnya usia elastisitas kulit pun akan berkurang. Nah, menekuk leher ke depan selama berjam-jam untuk melihat smartphone, memungkinkan adanya lebih banyak tarikan ke bawah pada kulit wajah.

  1. Mengganggu Waktu Tidur

Sudah banyak penelitian yang mengatakan kalau cahaya yang dipancarkan smartphone bisa menurunkan kualitas tidur. Kata ahli, sinyal ini juga bisa membuat kamu makin sulit untuk memejamkan mata. Nah, bila hal itu berlangsung lama, tentunya akan berdampak negatif bagi kulit. Lho, apa hubungannya tidur dengan kesehatan kulit?

(Baca juga: Tips Cantik Saat Lebaran)

Jangan salah, meski sudah menggunakan berbagai kosmetik, mengadopsi pola makan sehat, dan rutin berolahraga, tapi masalah kulit enggak akan pergi bila kamu masih kekurangan tidur. Sebab kekurangan tidur ini bisa mengurangi nutrisi kulit, sehingga bisa membuat kulit jadi kusam, kering, bahkan menimbulkan garis-garis halus.

Kata ahli, tidur merupakan asupan bagi tubuh, otak, dan kulit. Pendek kata, bila kamu kekurangan tidur, maka nutrisi ketiga organ vital tersebut pun akan berkurang.

Kamu juga bisa lho mendiskusikan masalah di atas dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!