18 May 2018

Gastroschicis Tak Menurun pada Anak Berikutnya

Gastroschicis Tak Menurun pada Anak Berikutnya

Halodoc, Jakarta – Saat bayi pada kehamilan pertama mengalami gastroschisis, ada kekhawatiran orang tua apakah anak yang lahir berikutnya juga akan mengalami penyakit yang sama? Sebelum membahas lebih lanjut tentang ini, kita perlu mengetahui terlebih dahulu pengertian gastroschisis. Gastroschisis adalah suatu kelainan pada dinding perut, sehingga usus bayi terburai keluar melalui celah di dekat pusar.

Kondisi ini membuat usus (dan organ tubuh lainnya yang berada di luar tubuh) menjadi tidak terlindungi oleh kantung/lapisan. Akibatnya, sejak berada di dalam kandungan, usus sudah terpapar oleh cairan ketuban. Paparan air ketuban ini membuat usus teriritasi, membengkak, menciut, atau terpelintir.

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab gastrochisis. Namun, diduga terdapat kelainan pada gen/kromosom bayi. Beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi faktor pemicu gastroschisis adalah cacat genetik, faktor lingkungan seperti terpapar radiasi, pola makan selama hamil, konsumsi obat-obatan, merokok, dan minuman beralkohol saat sedang mengandung.
Kasus gastroschisis berulang pada kehamilan berikutnya ternyata sangat jarang terjadi. Tidak lebih dari 4 persen kasus. Meskipun begitu, bagi ibu yang pernah mengalami kasus gastroschisis, sebaiknya melakukan pemeriksaan dan diskusi dengan dokter spesialis kandungan. Ini untuk membantu kamu mendapatkan pelayanan pra-persalinan (program hamil) yang baik, agar kecacatan seperti sebelumnya tidak terulang.

Ada beberapa tips sederhana untuk pencegahan gastroschisis yang bisa ibu lakukan. Di antaranya adalah hindari paparan asap rokok dan debu kendaraan, tingkatkan konsumsi buah dan sayuran, hindari minuman beralkohol, lakukan olahraga rutin, dan konsumsilah obat-obatan hanya berdasarkan resep dokter.

Jika ibu ingin tahu lebih banyak tentang pengertian gastroschisis, dampak dan gejala, serta perawatannya, ibu bisa bertanya kepada dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui layanan video/voice call atau chat. Di aplikasi Halodoc, ibu juga bisa melakukan cek lab dan membeli obat atau vitamin tanpa harus keluar rumah. Ayo, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang.