• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan

Ini 6 Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini 6 Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan

Halodoc, Jakarta - Kanker payudara menjadi jenis kanker lain selain kanker serviks yang berbahaya bagi wanita. Sel kanker akan bertumbuh dan menyerang jaringan pada payudara, seperti saluran air susu, lobulus yang bertugas sebagai penghasil air susu, hingga jaringan penunjang seperti jaringan lemak. Sayangnya, masih belum diketahui apa yang menyebabkan masalah kesehatan ini terjadi. Pakar kesehatan hanya meyakini bahwa kanker payudara terjadi karena adanya kerusakan pada sel dan perubahan pada sifat genetik jaringan payudara.

Ada beberapa hal yang sering dikaitkan dengan peningkatan faktor risiko kanker payudara, seperti gaya hidup tak sehat, paparan radiasi, kelebihan berat badan, masalah hormonal, menopause terlambat, menstruasi pertama berusia di bawah 12 tahun, hingga faktor genetik. Lalu, apa saja gejala kanker payudara yang mudah dikenali? Berikut pembahasannya!

Baca juga: Bukan Kanker, Ini 5 Benjolan pada Payudara yang Harus Diketahui

Gejala Kanker Payudara yang Sering Diabaikan

Ketika sel kanker tumbuh di area payudara, kemunculannya biasanya ditandai dengan berbagai gejala berikut ini:

1. Benjolan pada Payudara

Benjolan yang muncul di payudara adalah gejala kanker payudara yang paling mudah dikenali. Perlu diketahui bahwa jaringan payudara itu sendiri membentang luas hingga ke bawah lengan. Jadi, selain di area payudara, benjolan juga mungkin muncul di sekitar dada atas atau ketiak. Nah, sel kanker bisa menyebar melalui kelenjar getah bening yang ada di dekat payudara atau di bawah lengan ke organ-organ lain yang jauh dari payudara. 

Terkadang, benjolan sebagai gejala kanker payudara tidak terlihat langsung oleh mata telanjang, tetapi akan terasa saat disentuh. Benjolan kanker juga bisa saja tidak terasa nyeri ataupun menyakitkan. Untuk mengenalinya, berikut ini ciri-ciri benjolan gejala kanker payudara:

  • Tekstur benjolan cenderung lunak ke arah keras.
  • Permukaan benjolan biasanya tidak rata.
  • Benjolan melekat erat pada payudara.
  • Benjolan biasanya hanya berjumlah satu.
  • Benjolan tidak terasa sakit ataupun nyeri ketika ditekan.

Agar bisa mendeteksi adanya benjolan gejala kanker payudara, kamu perlu rutin memeriksa penampilan dan kondisi payudara setiap kali mandi sehingga bisa mendeteksi adanya masalah sedini mungkin. Dengan begitu, kamu akan mudah mengenali benjolan asing dan tidak normal. Ketika ditemukan benjolan yang tak kunjung hilang setelah berminggu-minggu, kamu perlu segera memeriksakannya.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Kanker Payudara

2. Perubahan pada Kulit Payudara

Perubahan pada tekstur kulit payudara juga seringkali menjadi gejala awal kanker payudara. Sel kanker biasanya juga menyerang sel-sel kulit payudara yang sehat dan menyebabkan peradangan sehingga tekstur aslinya berubah. Sayangnya, gejala yang satu ini sering disalahpahami sebagai infeksi kulit biasa. Agar lebih yakin, kamu perlu mewaspadai perubahan kulit payudara yang terjadi akibat kanker berikut ini:

  • Adanya area kulit yang menebal di sekitar payudara.
  • Kulit payudara berlesung atau berlubang-lubang seperti kulit jeruk. Hal ini dapat terjadi karena pembuluh getah bening yang ada di bawahnya tertarik sampai akhirnya berkerut.
  • Kulit yang mengalami perubahan tekstur terasa gatal. 

3. Keluarnya Cairan Berwarna dari Puting

Amati pula apakah keluar cairan berwarna dari puting. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan munculnya luka mirip eksim yang tak kunjung sembuh pada puting. Lalu, ketika puting mengeluarkan cairan tak biasa yang encer atau kental, kamu perlu mulai waspada. Cairan yang keluar biasanya bukanlah berwarna bening, kuning, atau hijau, melainkan berwarna cokelat kemerahan seperti darah.

Cairan tersebut memang tak selalu menandakan kanker, tetapi tak ada salahnya untuk memeriksakan diri saat kamu mengalaminya. Bisa jadi keluarnya cairan dari puting ini merupakan tanda masalah kesehatan lain seperti infeksi payudara. Segera periksakan ke rumah sakit atau tanyakan pada dokter saat puting mengeluarkan cairan yang tidak normal. Agar lebih cepat, kamu bisa download aplikasi Halodoc sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

4. Kelenjar Getah Bening Membengkak

Sel kanker bisa berpindah dan menyebar ke kelenjar getah bening. Kelenjar ini merupakan kumpulan dari jaringan sistem kekebalan tubuh yang bertugas melawan mikroorganisme asing, termasuk sel kanker. Jika sel kanker masuk ke kelenjar getah bening, kelenjar ini akan mengalami pembengkakan.

Selain pada ketiak, kelenjar getah bening yang terletak di dekat tulang selangka juga biasanya ikut membengkak. Benjolan kelenjar getah bening biasanya cenderung kecil dan padat, tetapi terasa lunak jika disentuh. Benjolan juga dapat tumbuh besar dan melekat dengan jaringan di sekitar ketiak.  

Baca juga: 3 Komplikasi Kanker Payudara yang Perlu Diketahui

5. Payudara Besar Sebelah

Payudara wanita memang tidak memiliki ukuran dan bentuk yang sama antara kiri dan kanannya. Namun, kamu harus waspada jika payudara besar sebelah tidak seperti biasanya, karena bisa jadi itu tanda kanker. Hal ini karena sel kanker dapat membuat seluruh atau sebagian area payudara membengkak. Akibatnya, salah satu sisi payudara yang terkena kanker akan berukuran lebih besar.

Jika diakibatkan oleh kanker, perbedaan ukuran payudara akan terlihat cukup jelas. Sisi payudara yang terdapat benjolan akan sangat bengkak sehingga tampak turun atau merosot. Jika kamu mengalami pembengkakan pada payudara tanpa alasan yang jelas, jangan ragu memeriksakannya ke dokter.

6. Puting Melesak atau Tertarik ke Dalam 

Sel kanker dapat menyerang dan mengubah sel di belakang puting. Hal ini bisa menyebabkan puting susu terbalik atau seperti melesak masuk ke dalam. Padahal, puting susu normalnya akan tampak menonjol keluar. Selain ujung puting yang melesak ke dalam, bentuk dan ukuran puting juga kerap berubah jauh dari aslinya.

Meski begitu, bukan berarti kamu otomatis positif mengidap kanker payudara jika mengalami gejala ini. Ini karena perubahan pada penampilan puting juga bisa disebabkan oleh infeksi atau kista. Jadi, pastikan untuk menghubungi dokter jika gejala-gejala tersebut baru muncul atau belum pernah diperiksakan.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Breast cancer. 
American Cancer Society. Diakses pada 2021. Signs and symptoms of breast cancer.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What Signs of Breast Cancer are There Other Than a Lump?