Hal Yang Perlu Dilakukan Saat Istri Keguguran

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Hal Yang Perlu Dilakukan Saat Istri Keguguran

Halodoc, Jakarta – Dapat dikatakan bahwa keguguran adalah hal yang akan membuat pasang suami istri mengalami kesedihan yang berlarut-larut. Tidak hanya berefek pada kesehatan fisik, keguguran juga memiliki efek yang hebat pada mental istri. Dalam kondisi seperti ini pun, suami menjadi orang paling penting yang dapat mengembalikan perasaan istri menjadi lebih baik lagi.

Saat menghadapi istri keguguran, suami harus mampu merangkul dan meyakinkan istri kalau semua hal akan segera menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebab, terlalu lama bersedih dan menyesali keadaan tidak akan mengubah apapun.

(Baca juga: Ketahui Tentang Keguguran yang Rentan di Awal Kehamilan)

Nah, ada beberapa hal yang dapat suami lakukan saat menghadapi istri keguguran agar ia merasa lebih baik dan dapat tersenyum kembali. Simak tipsnya berikut ini:

  1. Berikan Istri Penanganan Medis yang Tepat

Keguguran terjadi dan dapat ditangani dengan beragam cara. Ada yang dapat dilakukan dengan cara alami, bantuan pil KB, atau melalui tindakan medis yang lebih serius. Suami haruslah paham dan mencari tahu informasi yang dibutuhkan. Jangan sampai suami bingung dan malah memperkeruh suasana. Selain itu, yang paling penting ialah mendiskusikan keputusan tepat dan terbaik  bersama pasangan agar istri tetap nyaman dalam menjalani tindakan medis.

  1. Ciptakan Komunikasi yang Baik dan Intim

Menciptakan komunikasi yang baik dan intim ini dapat dilakukan dengan banyak cara. Pertama, suami harus mampu meyakinkan istri bahwa keguguran ini terjadi bukan karena kesalahannya. Katakan padanya bahwa Tuhan mungkin memiliki rencana yang lebih indah untuk kalian. Berikan juga kontak fisik seperti sentuhan, pelukan, genggaman tangan, atau kecupan hangat di dahi agar istri merasa lebih tenang. Namun, hindari terlebih dahulu berhubungan intim, sebab kondisi fisik istri masih belum sepenuhnya membaik.

Ingatkan juga agar istri selalu menjaga kesehatan reproduksinya agar senantiasa terhindar dari infeksi. Selain itu, jangan sampai suami memasang muka sedih di depan istri. Sebab, hal ini akan membuat istri merasa tambah sedih karena ia merasa tidak mampu menjaga kehamilannya.

  1. Selalu Dampingi Istri

Seorang Relational Psychotherapy yaitu Jonathan Bartlett, MA, MFT, menyarankan agar saat menghadapi istri keguguran, suami harus selalu ada di samping istri. Ajukan cuti minimal 1 hingga 2 hari untuk menemani istri di rumah. Ajak istri pergi ke restoran favoritnya atau sekadar menonton film di bioskop.

Suami juga harus membiarkan istri untuk melakukan me time. Biarkan istri tenggelam dalam kesedihannya sampai benar-benar habis. Ini akan lebih baik ketimbang menumpuk rasa sedih, karena suatu saat bisa menjadi bom waktu di kemudian hari. Selain itu, suami juga harus membiarkan agar istri pergi berbelanja, pergi ke salon, atau berkumpul bersama sahabat-sahabatnya untuk mengembalikan semangat dalam dirinya.

  1. Buat Rencana Kehamilan Berikutnya

Setelah kesedihan di antara suami dan istri sudah hilang dan kondisi fisik istri pun sudah membaik, tidak ada salahnya untuk membuat rencana kehamilan berikutnya. Namun, pastikan dalam merencanakan kehamilan selanjutnya ini, pasangan suami istri harus dapat menjaga janin di dalam kandungan lebih baik lagi. Pastikan untuk menjalankan gaya hidup sehat dan selalu mengonsultasikan kondisi kesehatan kepada dokter.

(Baca juga: Yang Dilakukan Jika Ingin Berhubungan Intim Usai Keguguran)

Untuk merencanakan kehamilan berikutnya, kamu bisa berdiskusi dengan dokter kandungan mengenai apa saja yang harus dihindari. Kamu bisa bertanya dengan dokter kandungan yang ada di aplikasi kesehatan Halodoc. Dalam aplikasinya kamu bisa memilih tiga metode komunikasi yakni via Chat, Voice Call, maupun Video Call dalam menu Contact Doctor. Dokter yang ada di Halodoc akan siap sedia membantu menjawab semua pertanyaan kamu. Tunggu apa lagi? Segera download aplikasinya terlebih dahulu di App Store maupun Google Play!