18 May 2019

Hal yang Perlu Dipersiapkan sebelum Pemeriksaan Treadmill

Hal yang Perlu Dipersiapkan sebelum Pemeriksaan Treadmill

Hal yang Perlu Dipersiapkan sebelum Pemeriksaan Treadmill

Halodoc, Jakarta – Tes stres elektrokardiogram (EKG), disebut juga pemeriksaan treadmill, dilakukan untuk mencari tahu bagaimana jantung merespons tekanan pada saat beraktivitas fisik. Tes ini bisa menilai tingkat keparahan penyakit arteri koroner dan mengetahui kebugaran fisik seseorang. Secara umum, tes stres EKG termasuk prosedur yang aman dan tidak menyakitkan untuk dilakukan.

Baca Juga: 5 Gangguan Kesehatan yang Didiagnosis dengan Elektrokardiogram

Berbagai Manfaat Pemeriksaan Treadmill

Berikut manfaat tes stres EKG yang perlu diketahui:

  • Melihat asupan darah yang mengalir ke jantung saat beraktivitas.

  • Mendeteksi kelainan irama jantung dan aktivitas listrik jantung.

  • Menilai fungsi katup jantung.

  • Menentukan tingkat keparahan penyakit arteri koroner.

  • Menilai efektivitas pengobatan jantung.

  • Menentukan batas latihan fisik yang aman sebelum pengidap penyakit jantung menjalani rehabilitasi.

  • Mengevaluasi denyut jantung dan tekanan darah.

  • Mengetahui tingkat kebugaran fisik.

  • Menentukan prognosis seseorang saat terkena serangan jantung atau meninggal akibat penyakit jantung.

Tes stres EKG biasanya diperuntukkan bagi seseorang yang aktif merokok, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, memiliki penyakit jantung koroner, diduga memiliki masalah jantung, serta memiliki riwayat penyakit hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Baca Juga: Tes Stres EKG Pakai Treadmill, Apa Manfaatnya?

Persiapan Sebelum Pemeriksaan Treadmill

Sebelum melakukan pemeriksaan treadmill, sebaiknya ikuti persiapan berikut ini.

  • Beritahu dokter semua obat, vitamin, herbal, atau suplemen yang dikonsumsi.

  • Beritahu dokter jika kamu sedang hamil.

  • Pastikan kamu tidur cukup sebelum menjalani tes stres EKG.

  • Hindari konsumsi makanan dan minuman apapun (kecuali air putih) selama empat jam sebelum tes.

  • Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein selama 12 jam sebelum tes.

  • Hindari konsumsi obat jantung pada hari pemeriksaan, kecuali dokter mengizinkan.

  • Gunakan sepatu yang nyaman dan celana longgar.

  • Gunakan kemeja lengan pendek dengan kancing depan agar memudahkan dokter saat menempelkan elektroda EKG ke dada.

  • Bawa inhaler saat pemeriksaan jika kamu mengidap penyakit asma atau masalah pernapasan lainnya.

Cara Kerja Pemeriksaan Treadmill

Pemeriksaan treadmill berlangsung sekitar 2-3 jam dan dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis jantung atau staf medis terlatih. Sebelum pemeriksaan dilakukan, staf medis meminta kamu melepaskan semua perhiasan, jam tangan, atau benda logam lain yang menempel di tubuh. Kamu juga diminta untuk melepaskan pakaian yang dikenakan saat tes.

Ini merupakan prosedur yang wajah, sehingga kamu tidak perlu khawatir. Staf medis kemudian memastikan organ vital terjaga, caranya menutup bagian tersebut menggunakan kain dan hanya memperlihatkan bagian yang diperlukan saja. Jika dada kamu berbulu, staf medis mungkin mencukur atau memotong rambut sesuai kebutuhan agar elektroda bisa menempel erat pada kulit.

Baca Juga: Alasan Pengidap Penyakit Jantung Membutuhkan Pemeriksaan Treadmill

Elektroda yang dipasang di dada dan perut berfungsi untuk mengukur aktivitas listrik di jantung, lalu mengirimkan hasilnya ke monitor EKG yang sudah terpasang. Staf medis juga memasang alat pengukur tekanan darah di lengan. Pemeriksaan awal, berupa EKG dan tekanan darah, dilakukan saat kamu duduk dan berdiri.

Selanjutnya, kamu diminta berjalan di atas treadmill atau menggunakan sepeda statis dari intensitas paling rendah hingga ke tertinggi. Perubahan detak jantung, tekanan darah, dan EKG akibat aktivitas dan stres tubuh dipantau secara teliti. Intensitas latihan diperlambat secara perlahan ketika kamu menyelesaikan semua latihan. Tekanan darah lalu dipantau hingga keadaannya kembali normal atau mendekati normal, biasanya membutuhkan waktu 10-20 menit.

Segera beritahu dokter atau staf medis jika kamu mengalami pusing, nyeri dada, sempoyongan, sesak napas ekstrem, mual, sakit kepala, sakit kaki, atau gejala lain selama pemeriksaan berlangsung. Tes bisa dihentikan jika kamu mengalami gejala fisik berat. Kalau kamu punya pertanyaan lain seputar pemeriksaan treadmill, jangan ragu bertanya pada dokter Halodoc. Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!