23 July 2018

Harus Tahu, 5 Fakta Tentang Vulvodynia

fakta vulvodynia, vulvodynia

Halodoc, Jakarta - Pernah kan sebelumnya kamu merasakan nyeri pada Miss V yang cukup kronis dan datang begitu saja? Ini bisa menjadi indikasi bahwa kamu terkena penyakit bernama vulvodynia. Penyakit ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang datang begitu saja dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Gejala yang muncul antara lain seperti terasa terbakar, gatal, bengkak, dan nyeri yang tak tertahankan. Rasa sakit tersebut akan wanita rasakan di area vulva. Banyak juga wanita yang merasakan sakit semacam ini selepas berhubungan intim.

Untuk dapat menghindari penyakit ini, terlebih dahulu kamu harus mengetahui fakta vulvodynia. Sebab, jika suatu hari penyakit ini menyerang, kamu dapat melakukan penanganan yang tepat. Nah, ini fakta vulvodynia yang perlu kamu ketahui:

  1. Penyebabnya Belum Dipastikan

Meski cukup mengerikan, faktanya vulvodynia masih belum ditemukan penyebabnya hingga kini. Namun, banyak wanita yang mengalami vulvodynia pernah memiliki riwayat pengobatan infeksi jamur atau vaginitis berulang. Bahkan, kondisi ini juga bisa terjadi akibat pelecehan seksual. Beberapa penyakit yang memungkinkan kamu terserang penyakit ini antara lain:

  • Gangguan atau cedera saraf.
  • Kejang otot.
  • Alergi atau iritasi terhadap bahan kimia tertentu.
  • Perubahan hormon.
  • Pernah operasi peremajaan vagina.
  • Pernah kena penyakit menular seksual.
  • Sering kena infeksi ragi vagina.
  • Aktivitas fisik seperti bersepeda atau naik kuda.
  • Sering minum obat antibiotik.
  • Duduk terlalu lama.
  • Mengenakan pakaian atau celana ketat.

Baca juga: Kenali 7 Tanda dan Gejala Kanker Serviks

  1. Bukan Penyakit Menular dan Mematikan

Meski banyak wanita mengalaminya, vulvodynia bukanlah suatu penyakit yang perlu dicemaskan secara berlebihan karena ia tidak menular dan tidak mematikan. Namun tetap saja, penyakit ini akan mengganggu aktivitas penderitanya saat berhubungan intim dengan pasangannya.

Untuk meredakan rasa tidak nyaman tersebut, kamu dapat memulai kebiasaan baik semisal selalu menjaga kebersihan daerah intim, memperhatikan penggunaan pakaian dalam, dan selalu membersihkan Miss V sebelum dan setelah berhubungan intim.

  1. Bukan Gejala Kanker

Selain tidak menular saat melakukan hubungan intim, penyakit ini juga bukanlah gejala kanker yang perlu kamu cemaskan. Walaupun rasa sakit yang dialami dapat terus menerus terjadi atau timbul tenggelam selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

 

  1. Dapat Diobati dengan Serangkaian Pengobatan

Karena penyebabnya hingga kini masih belum diketahui, maka pengobatan yang tepat adalah dengan cara meredakan dan mencegah munculnya gejala yang ada. Oleh sebab itu, pengobatan yang akan diberikan kepada setiap wanita juga akan berbeda tergantung gejala yang muncul. Pengobatan umum yang biasa diberikan adalah obat yang mampu mengurangi rasa sakit kronis di area Miss V.

Untuk mengurangi gatal, kamu juga akan diberikan antihistamin. Selain itu, untuk mengurangi rasa sakit pada wilayah panggul, dapat dilakukan terapi biofeedback yang akan membuat otot panggul mengendur dan mengantisipasi rasa sakit. Sementara dalam beberapa kasus yang sakitnya melibatkan area yang kecil (lokal vulvodynia dan vulva vestibulitis), harus dilakukan operasi untuk mengangkat kulit dan jaringan yang terkena ini agar rasa sakit dapat berkurang. Prosedur operasi tersebut dikenal dengan nama vestibulectomy.

  1. Tetap dapat Melakukan Hubungan Intim

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penyakit ini tidaklah menular sehingga kamu dan pasangan tetap dapat melakukan hubungan intim. Untuk menghindari rasa tidak nyaman, atau rasa nyeri saat melakukannya, kamu dapat menggunakan salep lidocaine dapat meringankan gejala dan menghindari rasa tidak nyaman. Disarankan untuk menggunakan salep ini 30 menit sebelum berhubungan. Akan tetapi, penggunaan ini juga akan menyebabkan pasangan juga mengalami mati rasa sementara setelah kontak seksual.

 

Baca juga: Yang Perlu Diperhatikan Soal Hubungan Intim Saat Menstruasi

 

Itulah fakta vulvodynia yang perlu kamu ketahui, jika suatu hari kamu  mengalami gejala yang mengindikasikan penyakit ini atau kamu punya pertanyaan lain seputar penyakit ini, tanyakan saja pada dokter Halodoc. Kamu bisa bertanya pada dokter Halodoc kapan saja dan di mana saja melalui melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!