• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Diare Kronis Bisa Picu 6 Kondisi Serius Ini

Hati-Hati, Diare Kronis Bisa Picu 6 Kondisi Serius Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Bagi kamu yang masih menganggap remeh diare, rasanya perlu berpikir dua kali. Alasannya, jutaan nyawa mesti melayang akibat kondisi kesehatan yang satu ini. Enggak percaya? Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diare setidaknya menyebabkan 1,5 juta kematian tiap tahunnya, terutama pada anak-anak. Sangat banyak, kan?

Sukar dipercayai bukan, penyakit yang terbilang “ringan” dan umum ini bisa menyebabkan begitu banyak kematian. Namun, begitulah faktanya, oleh sebab itu jangan sekali-sekali menganggap remeh penyakit ini. 

Nah, yang jadi masalah, diare saja sudah bisa meyebabkan masalah yang fatal, bagaimana dengan diare kronis? Dalam dunia medis, diare yang berlangsung lama disebut dengan diare kronis. Biasanya diare kronis ini berlangsung lebih dari dua minggu.

Pertanyaannya, apa saja sih komplikasi diare kronis bagi tubuh? 

Baca juga: 7 Cara Tepat Menghentikan Diare

Atasi Segera, Komplikasinya Mengancam Nyawa

Pada dasarnya, komplikasi yang disebabkan diare kronis beragam. Semaunya bergantung pada usia dan kondisi kesehatan pengidapnya. Contohnya, diare kronis yang dialami orang yang mengalami penurunan sistem imun bisa mengakibatkan malnutrisi. 

Lalu, apa sih komplikasi dari diare kronis?  Sebenarnya  komplikasi yang disebabkan diare dan diare kronis tak berbeda jauh. Namun, tingkat kefatalannya jelas berbeda. Nah, berikut beberapa komplikasi yang disebabkan diare atau diare kronis.

  1. Iritasi pada kulit sekitar anus akibat pH tinja yang asam pada diare yang disebabkan intoleransi laktosa.

  2. Malnutrisi terutama pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun, yang dapat berakibat menurunnya kekebalan tubuh anak.

  3. Infeksi berat yang dapat meluas ke organ lain dan seluruh tubuh (sepsis).

  4. Diare kronis bisa menyebabkan urine berwarna gelap, demam, muntah, pusing, dan lemas.

  5. Ketidakseimbangan elektrolit oleh karena elektrolit ikut terbuang bersama air yang keluar saat diare, yang dapat ditandai dengan lemas, lumpuh, hingga kejang.

  6. Mengancam nyawa, komplikasi utama dan paling fatal dari diare kronis adalah dehidrasi berat akibat kehilangan cairan dalam jumlah banyak. Dehidrasi yang tak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kematian. 

Baca juga: Makanan yang Tepat saat Anak Diare

Sangat mengkhawatirkan bukan komplikasinya? Oleh sebab itu, segeralah temui dokter bila diare tak kunjung sembuh. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. 

Untuk mengetahui penyebab diare kronis, nantinya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan. Di antaranya tes tinja, tes darah, atau bila diperlukan biopsi hingga CT scan atau MRI.

Komplikasinya sudah, lalu apa penyebabnya?

Tips Simpel Cegah Diare Kronis

Pada dasarnya, diare kronis ini disebabkan oleh gangguan pada saluran pencernaan yang bisa diakibatkan oleh berbagai hal. Namun, infeksi oleh parasit, bakteri, dan virus, paling sering menjadi biang keladinya. Meski begitu, ada beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk mencegah diare kronis. 

Nah, berikut beberapa tips untuk menghindari penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau parasit. 

  • Pastikan air yang dikonsumsi bersih dan matang.

  • Sebelum memasak, bersihkan bahan makanan dengan baik.

  • Cobalah masak bahan makanan hingga matang sempurna, terutama daging.

  • Selalu mencuci tangan setelah menggunakan toilet, mengganti popok, dan menjenguk orang sakit. 

Sekali lagi, jangan menganggap remeh diare yang berlangsung lama (diare kronis). Sebab kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi berat sehingga mengancam nyama. 

Mau tahu lebih jauh mengenai cara mencegah atau mengatasi diare kronis? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Disease and Conditions. Diarrhea.
Higuera, V. Healthline. Diakses pada 2020. Chronic Diarrhea.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2020. Chronic Diarrhea in Children.