Ad Placeholder Image

Hemiarthroplasty: Pengertian, Prosedur dan Kapan Dilakukan?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Februari 2026

Hemiarthroplasty: Pengertian, Prosedur, & Kapan Dilakukan

Hemiarthroplasty: Pengertian, Prosedur dan Kapan Dilakukan?Hemiarthroplasty: Pengertian, Prosedur dan Kapan Dilakukan?

Hemiarthroplasty: Pengertian, Prosedur, dan Manfaatnya

Hemiarthroplasty adalah prosedur bedah yang menggantikan hanya sebagian dari sendi panggul yang rusak. Prosedur ini umumnya melibatkan penggantian kepala tulang paha (femur) dengan implan buatan, sementara soket panggul (acetabulum) tetap utuh.

Berbeda dengan penggantian panggul total yang mengganti seluruh sendi, hemiarthroplasty menjadi pilihan yang lebih sederhana dan seringkali direkomendasikan untuk pasien lansia dengan patah tulang panggul.

Tujuan Dilakukannya Hemiarthroplasty

Tujuan utama dari hemiarthroplasty adalah untuk:

  • Mengurangi nyeri pada panggul yang disebabkan oleh kerusakan atau patah tulang.
  • Mengembalikan fungsi gerak panggul yang optimal.
  • Meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama pada lansia dengan masalah mobilitas.

Bagaimana Hemiarthroplasty Bekerja?

Istilah “hemi” berarti setengah, sedangkan “arthroplasty” mengacu pada penggantian sendi. Dalam prosedur hemiarthroplasty, dokter bedah akan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Kepala tulang paha yang rusak diangkat.
  2. Implan prostetik dipasang untuk menggantikan kepala tulang paha yang hilang.
  3. Pada beberapa kasus, digunakan versi bipolar di mana kepala prostetik memiliki kemampuan untuk berputar, sehingga meningkatkan rentang gerak dan mengurangi risiko keausan.

Dengan demikian, pasien dapat kembali bergerak dengan lebih nyaman dan mengurangi rasa sakit.

Kapan Hemiarthroplasty Diperlukan?

Hemiarthroplasty umumnya direkomendasikan dalam kondisi berikut:

  • Fraktur Panggul: Terutama pada pasien lansia yang mengalami patah tulang leher femur (bagian atas tulang paha).
  • Kerusakan Sendi Panggul: Akibat osteoarthritis atau cedera traumatis lainnya yang hanya memengaruhi kepala tulang paha.

Keunggulan dan Kekurangan Hemiarthroplasty

Hemiarthroplasty memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggantian panggul total, antara lain:

  • Prosedur lebih sederhana dan waktu operasi lebih singkat.
  • Kehilangan darah selama operasi lebih sedikit.
  • Risiko dislokasi (lepasnya sendi) lebih rendah.

Namun, terdapat juga beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan:

  • Potensi nyeri atau erosi pada soket panggul seiring waktu.
  • Kemungkinan memerlukan operasi revisi di kemudian hari jika masalah pada soket panggul berkembang.

Hemiarthroplasty vs. Total Hip Replacement (THR)

Perbedaan utama antara hemiarthroplasty dan Total Hip Replacement (THR) terletak pada bagian sendi yang diganti. Hemiarthroplasty hanya mengganti kepala tulang paha, sedangkan THR mengganti seluruh sendi panggul, termasuk soketnya.

Pemilihan antara kedua prosedur ini bergantung pada kondisi pasien, tingkat kerusakan sendi, dan faktor-faktor lainnya yang akan dievaluasi oleh dokter bedah ortopedi.

Rehabilitasi Pasca Operasi Hemiarthroplasty

Setelah menjalani hemiarthroplasty, rehabilitasi sangat penting untuk memulihkan fungsi panggul dan kembali beraktivitas sehari-hari. Program rehabilitasi biasanya meliputi:

  • Latihan penguatan otot di sekitar panggul dan kaki.
  • Latihan rentang gerak untuk meningkatkan fleksibilitas sendi.
  • Penggunaan alat bantu jalan, seperti walker atau tongkat, pada awal pemulihan.

Fisioterapi akan membantu pasien dalam proses pemulihan dan memberikan panduan yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal.

Kesimpulan

Hemiarthroplasty adalah solusi bedah yang efektif untuk mengatasi masalah pada sendi panggul, terutama pada kasus patah tulang panggul pada lansia. Prosedur ini menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan penggantian panggul total, tetapi juga memiliki potensi risiko yang perlu dipertimbangkan.

Jika mengalami masalah pada panggul, konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rekomendasi penanganan yang sesuai. Penanganan yang cepat dan tepat dapat membantu meminimalkan dampak masalah panggul dan meningkatkan kualitas hidup.