Hepatitis C Dapat Sebabkan Lichen Planus

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Hepatitis C Dapat Sebabkan Lichen Planus

Halodoc, Jakarta – Saat mendengar penyakit hepatitis, pasti yang muncul di pikiran kamu adalah penyakit hati. Hepatitis C adalah jenis hepatitis yang berisiko menyebabkan kerusakan hati yang serius. Virus HCV penyebab hepatitis C bisa menyebar melalui darah. Penularannya lewat hubungan intim yang tidak aman, transfusi darah yang terkontaminasi, dan menggunakan jarum suntik bekas sampai peralatan medis yang tidak steril.

Baca Juga: 4 Fakta Penting tentang Hepatitis C

Hingga saat ini, pengobatan hepatitis C perlu menggunakan obat-obatan yang diberikan melalui suntikan setiap minggu dan obat-obatan oral yang jarang dipakai oleh pengidap hepatitis pada umumnya. Alasannya, hepatitis C menimbulkan masalah kesehatan lain dan efek samping yang lebih serius. Salah satu masalah kesehatan yang dapat muncul akibat hepatitis C adalah lichen planus. 

Hepatitis C Bisa Sebabkan Lichen Planus

Seseorang yang mengidap hepatitis C dalam jangka panjang berpeluang tinggi mengembangkan lichen planus. Infeksi hepatitis C dapat menimbulkan lesi di mulut, kulit kepala, alat kelamin, atau area tubuh lainnya. Lichen planus muncul dengan bentuk tonjolan yang bersisik yang memiliki permukaan datar.

Lichen planus terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel kulit atau selaput lendir yang masih sehat. Respons imun abnormal ini terjadi bisa dipicu oleh kondisi medis, seperti infeksi hepatitis C. Bukan hanya hepatitis C, pemberian vaksin flu, terpapar bahan kimia dan konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa memicu kondisi yang serupa. 

Tidak sedikit penyakit hepatitis C yang keliru mengira lichen planus sebagai kondisi kulit lain, seperti eksim, terutama jika penyakit kulit ini berkembang di tangan atau pergelangan tangan.

Mengenal Penyakit Lichen Planus

Lichen planus adalah infeksi kulit yang ditandai dengan pembengkakan dan iritasi pada kulit, rambut, kuku dan selaput lendir. Lichen planus muncul dengan bentuk benjolan berwarna keunguan dan bertekstur rata pada kulit yang terbentuk selama beberapa minggu. Pada mulut, vagina dan area lain yang ditutupi oleh selaput lendir, lichen planus biasanya membentuk bercak putih berenda yang terkadang menimbulkan luka menyakitkan

Baca Juga: 3 Pemeriksaan untuk Diagnosis Lichen Planus

Tanda-tanda dan gejala lichen planus bervariasi tergantung area tubuh mana yang terkena. Tanda dan gejalanya, yaitu:

  • Munculnya benjolan rata berwarna keunguan pada lengan bagian dalam, pergelangan tangan atau pergelangan kaki dan alat kelamin;

  • Gatal-gatal;

  • Lepuh yang pecah membentuk keropeng atau kerak;

  • Bercak putih di mulut, bibir atau lidah;

  • Muncul luka yang terasa sakit di mulut atau vagina;

  • Rambut rontok;

  • Berubahnya warna kulit kepala;

  • Kerusakan atau kehilangan kuku.

Kalau kamu mengalami kondisi-kondisi di atas, periksa ke dokter agar segera mendapat perawatan. Sebelum periksa ke dokter, kini kamu bisa membuat janji terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Perawatan Lichen Planus 

Pada kasus ringan, lichen planus dapat hilang dalam beberapa minggu atau bulan tanpa memerlukan perawatan apa pun. Apabila gejalanya semakin tidak nyaman atau parah, dokter  dapat meresepkan obat. Obat-obatan yang sering diresepkan yaitu:

  • Retinoid dalam bentuk topikal atau oral;

  • Kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dalam bentuk topikal, oral, atau diberikan melalui suntikan;

  • Antihistamin mengurangi peradangan jika lesi dipicu oleh alergen;

  • Krim nonsteroid untuk menekan sistem kekebalan tubuh dan membantu membersihkan lesi;

  • Terapi cahaya menggunakan sinar ultraviolet.

Baca Juga: Hidup Sehat dengan Hepatitis C, Bisa!

Hepatitis C dapat menyebabkan lichen planus, sehingga sebaiknya hindari faktor-faktor yang memicu infeksi hepatitis C. Hindari menggunakan jarum suntik bekas, pakai kondom saat berhubungan intim berisiko dan pastikan alat medis yang digunakan sudah steril.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. How to identify a hepatitis C rash.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Lichen planus: Overview and Symptoms. 
Healthline. Diakses pada 2019. Lichen Planus. Treatment.