• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hindari 4 Makanan yang Memicu Batu Ginjal

Hindari 4 Makanan yang Memicu Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Hindari 4 Makanan yang Memicu Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta – Batu ginjal adalah batu yang terdiri dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Batu ginjal disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia. Ini terbentuk ketika kalsium bertemu dengan bahan kimia seperti oksalat atau fosfor di dalam urine. Ketika bercampur, zat-zat ini kemudian menjadi sangat pekat yang lama-kelamaan mengeras. 

Batu ginjal juga bisa disebabkan oleh penumpukan asam urat yang oleh metabolisme protein. Seseorang yang sudah memiliki batu ginjal sebaiknya lebih jeli memilih makanan. Sebab, ada berbagai macam makanan yang ternyata dapat memperparah batu ginjal. 

Baca juga: Sering Menahan Buang Air Kecil, Hati-Hati Batu Ginjal

Makanan yang Memicu Batu Ginjal

Jika kamu tidak ingin mengidap batu ginjal, sebaiknya batasi konsumsi makanan berikut:

1. Makanan Tinggi Garam

Makanan tinggi garam akan meningkatkan kadar natrium dalam tubuh. Ternyata, kadar natrium yang tinggi dapat meningkatkan penumpukan kalsium dalam urine. Oleh sebab itu, tambahkan garam ke dalam makanan secukupnya dan selalu periksa label pada makanan olahan untuk melihat berapa banyak kandungan natrium di dalamnya. Makanan cepat saji juga mengandung tinggi garam. Jadi, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan cepat saji terlalu sering untuk mencegah terbentuknya batu ginjal.

2. Batasi Protein Hewani

Protein hewani memang sangat baik dan dibutuhkan oleh tubuh. Namun, sumber protein hewani, seperti daging merah, babi, ayam, unggas, ikan, dan telur ternyata meningkatkan jumlah asam urat. Makan protein dalam jumlah besar juga dapat mengurangi bahan kimia dalam urine yang disebut sitrat. Tugas sitrat adalah mencegah pembentukan batu ginjal. Alternatif untuk protein hewani yang bisa kamu coba termasuk quinoa, tahu, hummus, biji chia, dan greek yogurt

3. Makanan Tinggi Oksalat

Makanan tinggi oksalat dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Untuk pengidap batu ginjal, sangat disarankan untuk mengurangi atau menghindari makanan yang tinggi oksalat sepenuhnya. Apabila ingin mengonsumsi makanan yang mengandung oksalat, sebaiknya dibarengi dengan makan atau minum sumber kalsium. Ini akan membantu oksalat mengikat kalsium selama pencernaan, sebelum dapat mencapai ginjal. Contoh makanan tinggi oksalat antara lain cokelat, buah bit, kacang, teh, ubi, dan bayam. 

Baca juga: Kurang Minum Air Bisa Sebabkan Batu Ginjal

4. Makanan Tinggi Gula

Gula tambahan yang dimasukan ke dalam makanan dan minuman olahan juga bisa memicu terbentuknya batu ginjal. Perhatikan jumlah gula yang kamu konsumsi dalam makanan olahan, seperti kue, buah, minuman ringan, dan jus. Kamu juga perlu jeli melihat label makanan yang mengandung gula tambahan. 

Biasanya, label tersebut menggunakan nama lain dari gula seperti, sirup jagung, fruktosa, madu, nektar agave, sirup beras merah, dan gula tebu. Hindari pula terlalu sering minum minuman bersoda. Pasalnya minuman bersoda tinggi fosfat, bahan kimia lain yang dapat mendorong pembentukan batu ginjal.

Tips Pola Makan untuk Mencegah Batu Ginjal

Selain pola makan, risiko batu ginjal meningkat apabila kamu punya riwayat keluarga yang mengidap batu ginjal. Jika kamu ingin mencegah perkembangan penyakit ini, berikut tips pola makan yang sebaiknya kamu coba:

  • Minum setidaknya dua belas gelas air setiap hari.
  • Minum jus jeruk.
  • Konsumsi makanan yang kaya kalsium setiap kali makan, setidaknya tiga kali sehari.
  • Batasi asupan protein hewani.
  • Gunakan garam dan gula secukupnya.
  • Kurangi mengkonsumsi produk makanan olahan yang tinggi garam maupun gula.
  • Batasi makanan dan minuman tinggi oksalat dan fosfat.
  • hindari makan atau minum apa pun yang membuat kamu dehidrasi, seperti alkohol.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Operasi Batu Ginjal Dilakukan?

Batu ginjal ditandai dengan seringnya BAK dan nyeri saat BAK. Terkadang nyeri juga menjalar sampai pinggang, perut bawah atau samping, dan selangkangan. Jumlah urine yang dikeluarkan pun cenderung sedikit atau tidak keluar sama sekali. Apabila menemui tanda-tanda ini, segera periksakan diri ke dokter. Sebelum mengunjungi rumah sakit, lebih praktis buat janji rumah sakit terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Can What You Eat Give You Kidney Stones?Healthline. Diakses pada 2021. Kidney Stone Diet: Foods to Eat and Avoid.