06 August 2018

Ibu Hamil BAB Berdarah, Bahaya atau Tidak?

BAB berdarah pada ibu hamil, penyebab BAB berdarah pada ibu hamil, BAB berdarah pada ibu hamil tidak berbahaya,BAB berdarah,BAB

Halodoc, Jakarta – Susah buang air besar atau sembelit adalah salah satu penyakit yang sering dikeluhkan oleh wanita hamil. Tidak hanya sembelit, terkadang susahnya buang air besar menyebabkan feses yang keluar bercampur darah. Terkadang, darah yang keluar saat buang air besar menimbulkan kepanikan bagi ibu hamil. Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini perlu penanganan agar ibu hamil bisa buang air besar dengan lancar dan terhindar dari BAB berdarah.

Baca juga: Olahraga Bisa Lancarkan BAB, Kok Bisa?

Perlu diingat, BAB berdarah yang tidak berbahaya jika darah yang keluar hanya sedikit dan tidak terjadi terus menerus. Namun, ibu hamil perlu memeriksakan kondisi pada dokter jika BAB berdarah terjadi terus menerus dan darah yang keluar bersama feses semakin banyak.

Penyebab BAB Berdarah pada Ibu Hamil

Banyak hal yang menjadi penyebab ibu hamil berdarah saat BAB. Beberapa di antaranya:

1. Kurang Mengonsumsi Serat

Pada saat hamil, sebaiknya ibu memenuhi kebutuhan serat untuk tubuh. Dengan begitu, ibu hamil akan terhindar dari penyakit sembelit atau BAB berdarah. Buah-buahan dan sayuran bisa menjadi sumber serat yang baik untuk ibu hamil.

Tidak hanya untuk mencegah sembelit dan BAB berdarah, buah-buahan atau sayuran juga bisa menjadi asupan nutrisi lainnya. Tentu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk perkembangan janin dalam kandungan.

2. Kurang Minum Air Putih

Kurang minum air putih pada masa kehamilan akan berdampak buruk untuk kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Kurangnya air ketuban dan kesulitan BAB, sehingga menyebabkan BAB berdarah bisa dirasakan ibu hamil jika tidak mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Dalam satu hari, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi air putih lebih banyak dari biasanya.

3. Wasir

Wasir adalah penyakit yang paling sering menjangkiti ibu hamil. Banyak hal yang menyebabkan ibu hamil terkena wasir. Perubahan hormon dalam tubuh, ukuran janin yang semakin membesar, beban yang dibawa oleh ibu hamil, dan gerakan yang terbatas pada masa kehamilan dapat menyebabkan ibu mengalami wasir.

Cara Mengatasi BAB Berdarah pada Ibu Hamil

Biasanya BAB berdarah yang ringan akan hilang dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kasus, biasanya kondisi ini cukup mengganggu dan menyebabkan kepanikan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu untuk menghindari BAB berdarah.

1. Jangan Menunda Keinginan untuk Buang Air Besar

Ketika ibu merasakan dorongan untuk melakukan buang air besar, sebaiknya segera lakukan. Hal ini bisa menghindari ibu dari sembelit dan BAB berdarah. Semakin ditunda akan membuat feses semakin keras, sehingga bisa menyebabkan BAB berdarah.

2. Hindari Duduk atau Berdiri Terlalu Lama

Hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Jika ada pekerjaan yang mengharuskan ibu hamil duduk atau posisi berdiri dalam waktu lama, sebaiknya luangkan waktu untuk beristirahat sejenak atau beraktivitas ringan.

3. Tidur dengan Posisi Menyamping

Tidur dalam posisi menyamping juga bisa menghindarkan ibu dari sembelit dan BAB berdarah. Hal ini akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah di bagian anus.

4. Konsumsi Makanan Serat dan Minum Air Putih

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat dan cukup mengonsumsi air putih. Hal ini bisa membantu ibu hamil melancarkan pencernaan.

Baca juga: Cara Atasi Susah BAB Pada Ibu Hamil

Ibu tetap harus mencermati BAB berdarah yang dialami. Jika menyebabkan nyeri, sebaiknya segera tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!