27 September 2018

Ini 3 Alasan Kutu Rambut Menular

kutu rambut menular, cara kutu rambut menular, penularan kutu rambut,kutu rambut

Halodoc, Jakarta – Meski memiliki ukuran tubuh yang kecil, kutu rambut bisa sangat mengganggu. Apalagi, serangga yang satu ini dikenal sangat mudah menular dari satu orang ke orang lain. Sebenarnya, apa sih yang menyebabkan kutu rambut bisa menular dan siapa yang berisiko terserang kutu?

Semua orang memiliki risiko yang sama terserang kutu rambut. Parasit kecil ini bisa dengan mudah berpindah dari satu kepala ke kepala lain. Ada beberapa alasan kenapa kutu rambut menular, di antaranya:

1. Cara Bertahan Hidup

Cara utama kutu rambut untuk bertahan hidup adalah dengan menghisap darah melalui kulit kepala manusia.  Kutu dewasa bisa bertahan hingga 30 hari di atas kepala seseorang. Tanpa menghisap darah, serangga yang memiliki enam kaki dan berwarna keabu-abuan ini hanya bisa hidup sekitar 1–2 hari.

Maka dari itu, kutu sangat suka berada di kulit kepala dan melakukan serangan. Dalam satu hari, kutu rambut bisa mengisap darah hingga beberapa kali.

2.Bertelur sebelum Mati

Sama seperti makhluk hidup lain, kutu juga memiliki siklus hidup. Biasanya, kutu akan mati setelah 30 hari menempel di kulit kepala. Nah, kutu dewasa ini sering bertelur sebelum mati. Pasalnya, telur kutu sama sekali tidak menular, hanya kutu dewasa yang bisa.

Setelah menempel di rambut, kutu akan mulai bertelur. Biasanya, telur kutu lebih sering ditemukan menempel di batang rambut yang dekat dengan kulit kepala. Telur kutu rambut yang menempel di kulit kepala membutuhkan waktu sekitar 8–9 hari untuk menetas. Setelahnya, kutu akan tumbuh dan mencapai ukuran dewasa dalam 9–12 hari. Setelah memasuki masa dewasa, kutu akan hidup hingga setidaknya empat minggu sebelum akhirnya mati.

3. Tidak Ada Hubungan dengan Kebersihan

Sebagian besar orang sering menyebut dan meyakini bahwa kutu rambut menyerang karena kulit kepala yang kotor dan tidak terawat. Padahal, penularan kutu tidak ada hubungannya dengan kebersihan. Kutu hanya menular dari satu orang ke orang lain, begitu saja.

Cara Penularan Kutu

Kutu rambut menular melalui dua cara, yaitu penularan dengan kontak langsung dan penularan kontak tidak langsung. Penularan kutu rambut dengan kontak langsung terjadi karena adanya sentuhan antarkepala dengan orang yang sebelumnya sudah memiliki kutu.

Setelah mengalami kontak langsung, kutu kemudian akan merayap dan berpindah tempat ke rambut yang sebelumnya tidak dihinggapi kutu. Sebab, kutu memiliki kaki-kaki dan bentuk tubuh yang memang disesuaikan untuk hal ini. Perlu diingat, anggapan bahwa kutu melompat atau terbang dari satu kepala ke kepala lain adalah keliru.

Kutu rambut juga bisa menular sekalipun tidak melalui kontak langsung dengan “pemiliknya”. Penularan tanpa kontak langsung terjadi melalui perantara atau penggunaan barang yang sudah terkontaminasi kutu secara bersama. Misalnya, saat kamu meminjam sisir dari orang yang memiliki kutu rambut, maka risiko untuk tertular akan menjadi lebih tinggi.

Sebab, bisa jadi sisir atau barang-barang pribadi tersebut sudah terkontaminasi kutu atau telur kutu. Jika dipakai bersama-sama, penularan kutu akan semakin mudah terjadi dan menginfeksi kulit kepala.

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja! Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Sampaikan semua keluhan seputar masalah kesehatan dan dapatkan tips menjaga kesehatan serta rekomendasi beli obat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: