• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 4 Gejala Vertigo yang Harus Segera Diperiksakan

Ini 4 Gejala Vertigo yang Harus Segera Diperiksakan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini 4 Gejala Vertigo yang Harus Segera Diperiksakan

Halodoc, Jakarta – Pusing adalah keluhan medis yang umum dialami oleh banyak orang. Namun, jika kamu mengalami pusing sampai merasa bahwa di sekeliling kamu bergerak atau berputar-putar, tandanya kamu mengalami vertigo. Kondisi ini tidak sama dengan pusing biasa. Pasalnya, sensasi berputar yang disebabkan vertigo dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Ada beberapa faktor yang dapat memicu vertigo. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh penyakit tertentu seperti benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), penyakit Meniere, dan vertigo onset akut. Gejala yang ditimbulkan vertigo biasanya mudah diatasi dengan istirahat dan perawatan sederhana dirumah. Namun, ada gejala-gejala lain yang harus kamu waspadai dan perlu segera diperiksakan. 

Baca juga: Hati-Hati, 7 Kebiasaan Ini Dapat Memicu Vertigo

Gejala Vertigo yang Harus Diperiksakan

Vertigo sering kali dipicu oleh perubahan posisi kepala. Selain sensasi berputar, vertigo kerap disertai dengan rasa mual, muntah, gerakan mata yang tidak normal atau menyentak (nistagmus), sakit kepala, berkeringat, serta telinga berdenging atau gangguan pendengaran. Secara umum, sebaiknya kamu harus menemui dokter setiap kali mengalami pusing atau vertigo yang parah, tanpa sebab yang jelas, atau berulang. 

Kamu juga harus mengunjungi dokter jika vertigo yang kamu alami disertai dengan pingsan, kejang, sulit bernapas, atau nyeri dada. Dokter umumnya akan mendiagnosis vertigo dengan tes Dix-Hallpike. Caranya, dokter akan menempatkanmu pada posisi yang biasanya memicu vertigo dan ketika gejala mulai, dokter akan memeriksa mata untuk mendeteksi gerakan tak sadar yang mengindikasikan vertigo.

Jika kamu berencana mengunjungi rumah sakit untuk memeriksakan diri, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Melalui Halodoc, kamu dapat mengetahui estimasi waktu giliran masuk, sehingga kamu tidak harus duduk lama-lama di rumah sakit. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Baca juga: Cara Mengobati & Mengenali Penyebab Vertigo

Perawatan Vertigo Berdasarkan Penyebabnya

Pengobatan untuk vertigo tergantung pada penyebabnya. Dalam banyak kasus, vertigo hilang tanpa pengobatan apapun karena sebenarnya otak mampu beradaptasi. Perawatan-perawatan di bawah ini adalah jenis perawatan yang sering direkomendasikan untuk pengidap vertigo:

  • Rehabilitasi vestibular. Ini adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi sistem vestibular adalah mengirimkan sinyal ke otak tentang gerakan kepala dan tubuh yang berhubungan dengan gravitasi. Rehabilitasi vestibular mungkin disarankan jika kamu mengalami serangan vertigo berulang. Ini membantu melatih indra yang lain untuk mengimbangi vertigo.
  • Manuver reposisi Canalith. Gerakan ini biasanya dianjurkan untuk vertigo yang disebabkan oleh BPPV. Gerakan tersebut dilakukan untuk memindahkan endapan kalsium supaya keluar dari saluran telinga ke ruang telinga bagian dalam, sehingga dapat diserap oleh tubuh. Kamu mungkin akan mengalami gejala vertigo selama prosedur.
  • Obat. Dalam beberapa kasus, obat diberikan untuk meredakan gejala seperti mual atau mabuk perjalanan yang berhubungan dengan vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh infeksi atau peradangan, antibiotik atau steroid dapat mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi.
  • Pil diuretik. Untuk penyakit Meniere, diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.
  • Operasi. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan bila vertigo disebabkan oleh masalah yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher.

Baca juga: Lakukan Cara Sederhana Ini untuk Mencegah Vertigo

Jika mengalami vertigo berulang, jangan pernah menyepelekan dan menunda-nunda untuk memeriksakannya ke dokter. Pasalnya, vertigo berulang bisa menandakan kondisi yang lebih serius. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Vertigo.
Healthline. Diakses pada 2020. Vertigo and Vertigo-Associated Disorders.