• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Tidak Boleh Langsung Pulang Setelah Vaksin Corona
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Alasan Tidak Boleh Langsung Pulang Setelah Vaksin Corona

Ini Alasan Tidak Boleh Langsung Pulang Setelah Vaksin Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 06 Januari 2021
Ini Alasan Tidak Boleh Langsung Pulang Setelah Vaksin Corona

Halodoc, Jakarta - Sebenar lagi Indonesia akan resmi melakukan vaksin virus corona. Sejauh ini, vaksin virus corona rencananya akan dilakukan di Puskesmas, Puskesmas pembantu, klinik, rumah sakit, dan unit pelayanan kesehatan. Setelah melakukan vaksinasi, peserta tidak diperbolehkan untuk langsung kembali ke rumah atau beraktivitas seperti biasanya. Mereka disarankan untuk menunggu sejenak di fasilitas kesehatan selama 30 menit. Ini yang menjadi alasannya.

Baca juga: Update Vaksin Corona: Sinovac Siap Diberikan untuk Nakes di Banten

Jangan Langsung Pulang Setelah Melakukan Vaksin Corona

seperti pada penjelasan sebelumnya, peserta vaksin virus corona tidak diperbolehkan langsung pulang setelah melakukan vaksinasi. Hal ini guna mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), seperti munculnya efek samping setelah vaksin dimasukkan ke dalam tubuh. Dalam petunjuk teknis, secara umum disebutkan bahwa vaksin tidak memicu reaksi pada tubuh. Jika memang terjadi, efek samping hanya menimbulkan reaksi yang ringan, seperti:

  • Reaksi lokal. Efek samping ini ditandai dengan rasa nyeri, kemerahan, serta bengkak pada tempat suntikan. Sedangkan reaksi lokal berat, ditandai dengan selulitis.
  • Reaksi sistemik. Efek samping ini ditandai dengan demam, nyeri otot seluruh tubuh, nyeri sendi, badan terasa lemah, serta sakit kepala.
  • Reaksi lain. Efek samping ini ditandai dengan biduran, reaksi anafilaksis, serta pingsan.

Jika efek samping ringan muncul, seperti rasa nyeri, bengkak, dan kemerahan pada tempat suntikan, kamu bisa mengatasinya sendiri dengan memberikan kompres dingin atau mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran. Sedangkan untuk reaksi sistemik, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak air putih, menggunakan pakaian dari bahan yang nyaman, kompres atau mandi air hangat, serta mengonsumsi obat pereda nyeri.

Baca juga: Pertolongan Pertama untuk Meredakan Vertigo

Kapan Pastinya Vaksin Virus Corona Dilakukan?

Awal Desember 2020, Indonesia telah menerima 1,2 juta dosis vaksin virus corona Sinovac. Kemudian, disusul dengan 1,8 juta dosis lagi pada 31 Desember 2020. Saat ini, total vaksin virus corona Sinovac sebanyak 3 juta dosis vaksin. Vaksin mulai didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia. Untuk perkiraan pemberian vaksin virus corona sendiri rencananya akan dimulai antara 15–25 Januari 2021, tergantung kapan izin BPOM dikeluarkan.

Meski tanggal mulai program vaksinasi belum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Kesehatan RI, tetapi sejumah daerah di Indonesia telah mengumumkan kapan perkiraan tanggal pelaksanaan vaksinasi. Berikut ini beberapa daerah di Indonesia yang telah mengumumkan waktu pelaksanaan vaksinasi:

  • Sulawesi Selatan. Vaksinasi di Sulawesi Selatan rencananya akan dilakukan pada 14 Januari 2021, yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlebih dulu. 
  • Sumatera Selatan. Vaksinasi di Sumatera Selatan rencananya akan dilakukan pada 14 Januari 2021, yang dilakukan oleh Gubernur daerah terlebih dulu.
  • Bali. Vaksinasi di Bali rencananya akan dilakukan pada 22 Januari 2021, yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terlebih dulu.

Baca juga: Warga AS Sudah Suntik Vaksin, Ini Efek Samping yang Dirasakan

Itulah alasan mengapa tidak boleh langsung pulang setelah vaksinasi dilakukan. Jika kamu mengalami efek samping yang tidak biasa setelah melakukan vaksinasi, silahkan langsung temui dokter di rumah sakit untuk memantau gejala dan mengatasi dengan langkah yang tepat.

Referensi:
Detik.com. Diakses pada 2021. Jangan Langsung Pulang Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini Alasannya.
Kompas.com. Diakses pada 2021. Vaksin Sinovac Mulai Didistribusikan, Kapan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Dimulai?