• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Obat Cacing untuk Dewasa yang Biasa Diresepkan Dokter
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Obat Cacing untuk Dewasa yang Biasa Diresepkan Dokter

Ini Obat Cacing untuk Dewasa yang Biasa Diresepkan Dokter

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 30 November 2022

“Jangan sembarangan mengonsumsi obat cacing karena bisa menimbulkan efek samping. Namun, ada beberapa obat cacing untuk dewasa yang sering diresepkan dokter, seperti mebendazole dan ivermectin.”

Ini Obat Cacing untuk Dewasa yang Biasa Diresepkan DokterIni Obat Cacing untuk Dewasa yang Biasa Diresepkan Dokter

Halodoc, Jakarta – Cacingan menjadi salah satu penyakit yang disebabkan akibat infeksi parasit dalam tubuh. Bukan hanya pada anak-anak, nyatanya penyakit ini juga rentan terjadi pada orang dewasa. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, cacingan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang kian memburuk.

Selain menjaga kebersihan tubuh, kamu juga bisa mengatasi cacingan menggunakan obat cacing untuk dewasa. Ada berbagai jenis obat yang bisa kamu konsumsi sebagai pengobatan cacingan. Namun, pastikan kamu mengonsumsi obat cacing sesuai dengan saran dan dosis dari dokter agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan. 

Jenis Obat Cacing untuk Dewasa

Pengidap cacingan dapat mengalami beberapa keluhan kesehatan, seperti nyeri pada perut dan diare. Selain itu, terkadang terlihat adanya darah pada feses saat mengidap cacingan.

Gejala tersebut biasanya akan disertai dengan keluhan kesehatan lainnya, seperti kelelahan, perut kembung, hingga penurunan berat badan. Jangan abaikan keluhan terjadi ruam atau gatal pada area rektum. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan karena gejala tersebut terkait dengan penyakit cacingan.

Jika pemeriksaan menunjukkan kamu mengidap cacingan, tentunya dokter akan melakukan pengobatan untuk mengatasi penyakit ini. Ada berbagai jenis obat-obatan yang kerap digunakan untuk mengobati cacingan, seperti:

1. Mebendazole

Mebendazole menjadi salah satu jenis obat cacing dewasa untuk mengatasi penyakit ini. Obat ini berbentuk tablet maupun cair. Mebendazole bisa membunuh cacing, tetapi tidak mengatasi telur cacing.

Pastikan kamu mengonsumsi obat ini sesuai anjuran dokter. Hal ini karena mebendazole dapat menyebabkan efek samping, seperti diare dan nyeri perut. Obat ini juga tidak dianjurkan untuk ibu hamil, menyusui, anak-anak dibawah usia dua tahun, dan seseorang dengan riwayat alergi obat.

2. Levamisole

Ini merupakan obat anti parasit yang bekerja dengan menekan enzim pada otot cacing. Dengan begitu, cacing tidak mampu untuk berkembang biak dan mati secara perlahan. 

Kamu perlu mengonsumsi obat ini sesuai dengan anjuran dan dosis dari dokter. Berlebihan mengonsumsi obat ini menyebabkan berbagai efek samping yang bisa terjadi, seperti diare, mual, pusing, hingga gangguan tidur.

3. Albendazole

Obat ini bekerja dengan mencegah cacing menyerap gula dalam tubuh sehingga cacing kehilangan energi dan mati. Obat cacing ini juga memerlukan resep dokter agar kamu mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang tepat.

Albendazole bukan untuk anak-anak, lansia, ibu menyusui, hingga seseorang dengan riwayat alergi obat. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan tablet minum. Meskipun jarang terjadi, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan jika kamu mengalami efek samping, seperti demam, feses berwarna hitam, hingga sakit atau kesulitan buang air kecil.

4. Ivermectin

Ivermectin menjadi salah satu obat cacing untuk dewasa. Obat ini memerlukan resep dokter untuk penggunaannya. Ivermectin perlu dikonsumsi saat perut dalam kondisi kosong, biasanya 1-2 jam sebelum makan. 

Segera periksakan kondisi kesehatan jika selama mengonsumsi obat ini muncul gejala alergi, seperti ruam, kesulitan bernapas, hingga pembengkakan pada wajah. 

Itulah berbagai jenis obat cacing untuk dewasa. Kamu bisa langsung tanyakan pada dokter melalui Halodoc mengenai perawatan yang tepat agar penyakit ini tidak semakin memburuk. Caranya download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play.

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Medicover Hospital. Diakses pada 2022. Levamisole.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Albendazole.
Drugs. Diakses pada 2022. Ivermectin.
Patient. Diakses pada 2022. Mebendazole.
Patient. Diakses pada 2022. Worm Medicines.
Healthline. Diakses pada 2022. What Are Intestinal Worms?