24 August 2018

Ini Olahraga Air ala Asian Games untuk Latih Otot Lengan

asian games, olahraga air, melatih otot lengan

Halodoc, Jakarta - Hingga kini, masyarakat Indonesia sedang didera demam Asian Games. Seluruh lapisan masyarakat menyaksikan keseruan berbagai cabang olahraga yang digelar dalam perhelatan bergengsi se-Asia ini, baik melalui layar televisi atau langsung menuju venue pertandingan yang terbagi menjadi dua lokasi, yaitu di Jakarta dan Palembang.

Tak sedikit pula yang akhirnya turut melakukan beberapa jenis olahraga di lingkungan rumah, seperti sepak bola, tenis, basket, voli, bulu tangkis, lari, dan masih banyak lagi. Secara tidak langsung, euforia ini membangkitkan semangat dan motivasi masyarakat untuk berolahraga dan menjaga kesehatan. Nah, selain olahraga tadi, ternyata ada beberapa jenis olahraga air ala Asian Games yang tak hanya menyehatkan, tetapi juga melatih kekuatan dan fleksibilitas otot lengan kamu. Apa saja?

Olahraga Dayung

Olahraga satu ini bisa dilakukan di mana saja, mulai dari sungai yang cukup lebar, danau, hingga laut. Dibutuhkan kerja sama tim yang baik untuk bisa melajukan perahu, karena kecepatan perahu sangat bergantung pada kekuatan dayung para pemain. Ada beberapa teknik mendayung yang biasa digunakan, yaitu dayung maju, mundur, menggeser ke arah kanan dan kiri, mundur ke kanan dan kiri, serta berhenti.

Perlu dipahami bahwa mendayung air bukan menjadi hal yang mudah dilakukan. Dibutuhkan kekuatan lengan supaya kamu bisa mendayung dan membuat perahu bergerak. Saat mendayung, kamu tidak hanya menggunakan satu tangan, melainkan keduanya, karena tenaga yang kamu kerahkan pada satu tangan tidak akan cukup untuk membuat perahu bergerak. Gerakan mendayung berulang-ulang ini akan melatih ketangkasan, kekuatan, dan fleksibilitas otot lengan kamu.

Baca juga: Uji Adrenalin Sambil Olahraga, Jet Ski Bisa Jadi Pilihan

Olahraga Kayak

Di Indonesia, olahraga kayak tidak begitu populer, meski cabang olahraga ini juga ada di Asian Games 2018. Olahraga ini dilakukan secara perseorangan, berbeda dengan dayung yang dimainkan secara tim. Banyak orang beranggapan bahwa olahraga kayak adalah olahraga kano, karena bentuk perahunya yang memang mirip, meski ternyata keduanya jelas berbeda.

Kayak bisa dimainkan di sungai, danau, dan laut, tentu dengan baju pengaman untuk mengantisipasi jika pemain mengalami kecelakaan. Pemain kayak menggunakan sebuah dayung yang memiliki sirip di bagian kanan dan kirinya, sehingga bisa digunakan langsung untuk mendayung dari sisi kanan dan kiri tanpa perlu mengganti pegangan dayungnya.

Olahraga Kano

Pembeda olahraga kano dengan kayak ada pada perahunya, dengan bentuk yang lebih lebar dan terbuka pada bagian depan dan belakangnya. Selain itu, kano bisa dimainkan hingga dua orang, sementara kayak lebih sering dimainkan seorang diri. Lalu, bentuk dayung yang juga berbeda. Dayung kayak menggunakan sirip ganda, sehingga memungkinkan kamu mendayung secara zig zag, sementara dayung kano hanya memiliki satu sirip, sehingga kamu harus mengubah pegangan ketika ingin mengganti posisi mendayung.

Olahraga Jetski

Menggunakan perahu bermotor cepat, olahraga jetski membutuhkan konsentrasi dan keahlian tertentu yang tak dimiliki semua orang. Olahraga air ini mengandalkan keseimbangan dan kecepatan. Olahraga ini bisa dimainkan sendiri maupun berpasangan. Kamu perlu menguasai teknik mengendarai perahu jetski supaya tidak terjatuh ketika perahumu diterpa ombak.

Baca juga: Berlayar Ala Atlet Asian Games, Cara Olahraga untuk Traveler

Olahraga Berlayar

Terakhir adalah olahraga berlayar, yang mengandalkan kecepatan angin untuk bisa menggerakkan perahu. Tak hanya menguatkan otot lengan karena mengemudikan perahu yang terbilang tidak mudah, ketajaman fokus dan konsentrasi kamu pun terlatih dengan melakukan olahraga satu ini.

Nah, itu tadi beberapa olahraga air ala Asian Games yang membantu meningkatkan kekuatan otot lengan kamu. Pastikan kondisi tubuh kamu fit dan sehat selama berolahraga ya. Jangan lupa konsumsi vitamin. Jika tidak sempat beli, kamu bisa pakai fitur Apotek Antar di Halodoc . Namun, download dulu aplikasi Halodoc di ponsel kamu, ya!