23 August 2018

Ini Pertolongan Pertama Jika Tersengat Ubur-Ubur

tersengat ubur-ubur, ubur-ubur, bahaya ubur-ubur

Halodoc, Jakarta – Ubur-ubur adalah hewan non-agresif yang dikelilingi tentakel beracun yang bila kamu terkena sengatannya akan menyebabkan rasa sakit, bahkan bisa mengancam jiwa. Ubur-ubur biasa ditemukan di perairan Indo-Pasifik dan Australia, mengapung di permukaan air bila dalam pencahayaan rendah.

Kalau kamu tersengat ubur-ubur biasanya akan mengalami gejala meliputi rasa sakit yang menyengat, gatal, dan ruam. Efek berkelanjutan dari sengatan ubur-ubur bisa sampai mual, muntah, diare, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri di perut, mati rasa, kesemutan, dan kejang otot. Kalau reaksinya parah, tersengat ubur-ubur  bisa menyebabkan kesulitan bernapas, koma, bahkan kematian dalam hitungan beberapa menit.

Baca juga: Hati-hati Bahaya Tahu Berformalin

Mengetahui betapa berbahayanya kondisi ketika tersengat ubur-ubur, ada baiknya kamu memahami pertolongan pertama yang bisa dilakukan ketika tersengat ubur-ubur. Mencari bantuan medis adalah hal utama yang perlu dilakukan. Namun jika keterbatasan jarak dan waktu membuat kamu tidak bisa mendapatkan bantuan medis sesegera mungkin, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan seperti:

  1. Menekan penyebaran racun dengan cara membalut area yang tersengat.
  2. Jangan menggosok area yang tersengat ubur-ubur, karena akan menyebabkan penyebaran racun semakin meluas ke area lain yang bahkan tidak tersengat.
  3. Bilas bekas tersengat ubur-ubur dengan air laut. Jangan bilas luka sengatan dengan air biasa yang hanya akan membuat racun lebih mudah terserap ke dalam tubuh.
  4. Bila ada, bilas area yang tersengat ubur-ubur dengan air cuka. Air cuka jauh lebih baik untuk penanganan pertama. Air cuka dapat menghambat peredaran racun di dalam darah dan meminimalisir kemungkinan bahaya yang lebih gawat akibat tersengat ubur-ubur.
  5. Ketika tentakel ubur-ubur masih melekat ke kulit, jangan mencabutnya dengan tangan kosong. Alangkah baiknya kalau kamu melepaskannya dengan menggunakan sarung tangan atau pinset. Jangan memegangnya langsung yang akan membuatmu tersengat kembali.

Kamu juga bisa melakukan pencegahan tersengat ubur-ubur dengan mengenakan perlindungan diri seperti sarung tangan, atau pun baju renang yang tertutup secara keseluruhan ketika berada di area yang dipenuhi ubur-ubur.

Baca juga: Heboh Asian Games, Coba 4 Olahraga Tangan Ini

Lebih baik lagi kalau kamu menghindari bermain atau pun menyelam di area yang ada banyak ubur-uburnya. Sebenarnya ubur-ubur tidak bersifat agresif, tapi lebih baik kamu tidak mengambil risiko. Terutama kalau kamu tidak punya persiapan penanganan seandainya tersengat ubur-ubur.

Ikut kursus singkat pertolongan pertama bila terkena ubur-ubur akan menjadi bekal penting untukmu supaya lebih paham mengenai ubur-ubur dan bahayanya. Tidak hanya mengetahui pentingnya pertolongan pertama saat tersengat ubur-ubur, ada baiknya juga kamu memiliki kesadaran bagaimana berperilaku saat berada di habitat air.

Jangan sampai keberadaanmu merusak keseimbangan ekosistem seperti menyentuh karang laut, atau memindah tempatkan hewan-hewan laut ke darat yang hanya akan mengganggu kedamaian hidup mereka. Pun, hewan kalau tidak diganggu tidak akan menyerang.

Pastinya ada banyak informasi menarik lainnya yang bisa kamu dapatkan di Halodoc. Ingin tahu lebih banyak mengenai pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat tersengat ubur-ubur atau pertanyaan lain seputar kesehatan, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.