• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Resep Kolak yang Baik untuk Pengidap Diabetes

Ini Resep Kolak yang Baik untuk Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Resep Kolak yang Baik untuk Pengidap Diabetes

"Kolak adalah menu makanan yang cukup tinggi kandungan gulanya. Karena alasan ini, pengidap diabetes kurang dianjurkan untuk mengonsumsi kolak. Kendati demikian, resep kolak bisa dimodifikasi supaya aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes. Berikut resep kolak yang aman untuk pengidap diabetes."

Halodoc, Jakarta - Kolak identik sebagai menu buka puasa. Namun, kudapan ini bisa kamu konsumsi kapan pun karena mudah dibuat sendiri di rumah. Tidak heran, rasa manisnya mampu mengembalikan kadar gula dan energi yang hilang pada tubuh ketika berpuasa. Namun, untuk pengidap diabetes, menu yang satu ini dapat menjadi ancaman karena dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Sebenarnya, boleh saja pengidap diabetes mengonsumsi kolak. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah porsinya. Pengidap diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan manis terlalu banyak, begitu pula dengan kolak. Lalu, pilih juga isinya, apakah ubi, labu kuning, pisang, atau kolang-kaling. Jangan sampai semuanya dimakan, karena akan memicu dampak negatif pada tubuh.

Pilih Labu Kuning atau Pisang?

Pisang, labu kuning, dan kolang-kaling dinilai baik untuk pengidap diabetes. Labu kuning atau summer squash mengandung vitamin C, vitamin A, lutein, dan zeaxanthin. Kandungan nutrisi ini adalah komponen diet sehat bagi pengidap diabetes untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Sementara itu buah pisang menjadi yang direkomendasikan. Buah ini kaya karbohidrat, kandungan nutrisi yang harus dihindari pengidap diabetes. Bagaimana bisa pisang diolah menjadi kolak untuk pengidap diabetes? Bisa, asal kamu bisa memilih buah pisang dengan tepat.

Pisang yang berwarna kuning atau telah matang mengandung pati yang kurang tahan dibandingkan dengan pisang hijau. Kandungan gulanya lebih banyak dan lebih mudah diserap daripada pati. Artinya, pisang yang sudah matang membuat gula darah naik lebih cepat dibandingkan pisang hijau atau mentah. Semakin besar pisang, semakin banyak karbohidrat yang masuk ke tubuh.

Lalu, kolang-kaling. Beberapa orang percaya bahwa kolang-kaling lebih sehat karena memiliki tingkatan indeks glikemik yang lebih rendah. Pasalnya, mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik yang rendah tidak meningkatkan kadar gula darah seperti halnya mengonsumsi makanan dengan kadar glikemik yang tinggi. Alasan ini termasuk gula atau karbohidrat yang terkandung membutuhkan waktu lama untuk dicerna, dan kandungan serat yang membantu melambatkan penyerapan gula.

Resep Kolak Labu Kuning untuk Pengidap Diabetes

Nah, jika kamu ingin membuat kolak untuk pengidap diabetes, labu kuning mungkin bisa kamu pertimbangkan. Ini resep kolak labu kuning yang bisa kamu coba:

Bahan:

  • 250 gram labu kuning.
  • 100 gram kolang-kaling sebagai pelengkap.

Bahan Kuah Gula:

  • 800 ml santan.
  • 2 lembar daun pandan.
  • garam secukupnya.
  • gula secukupnya.

Cara Membuat:

  • Masak santan bersama dengan air, aduk supaya santan tidak pecah.
  • Masukkan daun pandan, labu, dan kolang-kaling. Terus aduk hingga labu empuk.
  • Tambahkan gula dan garam secukupnya. Disarankan untuk menggunakan gula yang khusus untuk pengidap diabetes.
  • Aduk hingga semuanya tercampur. Kolak labu kuning dan kolang-kaling siap disajikan.

Namun, bagi pengidap diabetes yang masih ragu untuk mengonsumsi kolak, cobalah tanyakan pada dokter megenai porsi dan bahan-bahan yang akan digunakan. Tujuannya jelas, agar kolak tak meningkatkan kadar gula dalam tubuh setelah dikonsumsi. Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi:
Live Strong. Diakses pada 2021. All the Amazing Health Benefits of Yellow Squash.
Verywell Health. Diakses pada 2021. How Much Sugar Can a Person With Diabetes Have?
Medical News Today. Diakses pada 2021. Can people with diabetes eat bananas?