• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Kondisi yang Bisa Meningkatkan Risiko Herpes Zoster

Inilah Kondisi yang Bisa Meningkatkan Risiko Herpes Zoster

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Inilah Kondisi yang Bisa Meningkatkan Risiko Herpes Zoster

Halodoc, Jakarta - Cacar adalah gangguan yang sering terjadi pada anak-anak di masa sekolah. Penyakit ini dapat menimbulkan banyak bentolan pada tubuh dan tiap bentol tersebut dapat berisi air. Kebanyakan orang lebih sering mendengar cacar air, tetapi ada jenis lainnya yang juga dapat menyerang, yaitu cacar api. Gangguan ini umumnya disebut juga herpes zoster.

Untuk cacar api, gangguan ini lebih sering menyerang seseorang yang usianya sudah tidak muda lagi. Herpes zoster yang terjadi dapat menimbulkan rasa nyeri yang menyerupai rasa panas seperti terbakar di area yang terserang. Untuk menghindari gangguan ini, setiap orang harus mengetahui beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Berikut ulasannya!

Baca juga: Ketahui Faktor Risiko Seseorang Mengalami Herpes Zoster

Beberapa Faktor Risiko dari Herpes Zoster

Herpes zoster adalah infeksi virus yang dapat menimbulkan ruam dengan gangguan yang menyakitkan. Gangguan ini disebabkan oleh virus varicella-zoster, yaitu sebuah virus yang juga menyebabkan cacar air. Setelah seseorang mengidap cacar air, virus tersebut tidak aktif di jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak. Setelah beberapa lama, virus tersebut mungkin saja aktif kembali yang menyebabkan cacar api.

Penyakit ini bukanlah sebuah kondisi yang dapat mengancam nyawa pengidapnya, tetapi mungkin saja menimbulkan rasa sakit yang parah. Kamu mungkin mengalami ruam merah di tubuh disertai lepuhan yang berisi air. Gangguan ini juga dapat menyebabkan komplikasi yang terbilang parah. Maka dari itu, setiap orang harus tahu beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan herpes zoster. Berikut ini beberapa faktor risiko tersebut:

1. Pernah Mengalami Cacar Air

Seseorang yang pernah mengidap cacar air berisiko mengalami herpes zoster bertahun-tahun setelahnya. Kemungkinan lebih besar terjadi pada seseorang yang lahir sebelum tahun 1980 dan pernah mengalami cacar air. Hal ini karena virus tersebut tetap berada di sistem saraf lalu ketika sistem kekebalan tubuh mulai melemah, maka virus tersebut dapat aktif kembali. Namun, bukan menimbulkan cacar air, melainkan herpes zoster.

Baca juga: Waspada, Ini Komplikasi Berbahaya dari Herpes Zoster

2. Pernah Mendapatkan Vaksin Cacar Air

Seseorang yang pernah mendapatkan vaksin untuk mencegah terjadinya cacar air juga memiliki risiko untuk mengidap herpes zoster. Ini karena di dalam vaksin tersebut terdapat virus yang telah dilemahkan dan juga dapat bertahan di tubuh dalam waktu yang lama. Meski begitu, bukan alasan untuk seseorang menghindar dari vaksin ini karena manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan risikonya.

3. Faktor Usia

Usia yang tidak muda lagi membuat kebanyakan orang rentan terserang penyakit, termasuk juga cacar api. Faktanya, kebanyakan orang dapat mengidap herpes zoster saat usianya mencapai 50 tahun atau lebih. Ini karena semakin bertambahnya usia, semakin menurun sistem kekebalan tubuh. Beberapa komplikasi dari gangguan tersebut, seperti neuralgia postherpetik atau nyeri yang terasa di area ruam, dapat meningkat sejalan dengan bertambahnya usia.

4. Beberapa Kondisi Kronis

Seseorang yang memiliki gangguan kronis terkait pelemahan pada sistem imun kemungkinan lebih tinggi untuk mengidap herpes zoster, karena virus tersebut dapat sewaktu-waktu aktif. Jadi, jika kamu memiliki kondisi yang dapat memengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh, seperti diabetes atau HIV, maka risiko untuk mengalami cacar api juga semakin tinggi.

Baca juga: Kenali 4 Tanda dan Gejala Herpes Zoster

Itulah beberapa faktor risiko dari gangguan herpes zoster yang perlu diketahui agar dapat menghindarinya. Dengan begitu, penyakit tersebut lebih rendah kemungkinannya untuk menyerang. Hal yang paling penting adalah tetap aktif berolahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat agar sistem imun tubuh terjaga kesehatannya.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc terkait segala faktor risiko lainnya untuk mengalami cacar api. Dengan begitu, tubuh dapat terjaga kesehatannya tanpa perlu ke luar dari rumah karena percakapan dengan ahli medis dapat melalui gadget. Maka dari itu, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Shingles.
Health Central. Diakses pada 2020. Are You at Higher Risk for Shingles?