• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Penyebab Terjadinya Bayi Kembar Prematur
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Penyebab Terjadinya Bayi Kembar Prematur

Inilah Penyebab Terjadinya Bayi Kembar Prematur

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 Juli 2021

“Kehamilan kembar merupakan kehamilan yang berisiko mengalami kelahiran prematur. Ada berbagai penyebab bayi kembar mengalami kelahiran prematur, seperti kondisi preeklamsia, hingga kondisi salah satu janin yang tidak berkembang dengan baik dalam kandungan.”

Inilah Penyebab Terjadinya Bayi Kembar PrematurInilah Penyebab Terjadinya Bayi Kembar Prematur

Halodoc, Jakarta – Banyak hal yang perlu ibu lakukan untuk menjaga kondisi kehamilan tetap sehat, apalagi jika ibu sedang mengandung bayi kembar. Mengonsumsi air putih dan makanan sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan pada dokter kandungan adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar kehamilan dapat berjalan dengan baik.

Kehamilan kembar sendiri merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan ibu mengalami persalinan lebih dini atau kelahiran prematur. Tidak ada salahnya ketahui beberapa penyebab terjadinya bayi kembar prematur dan tanda-tanda yang perlu ibu waspadai. Simak ulasannya dalam artikel ini!

Penyebab Bayi Kembar Prematur

Kelahiran prematur merupakan salah satu risiko yang dihadapi oleh ibu yang menjalani kehamilan dengan bayi kembar dua atau lebih. Kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi sebelum kehamilan memasuki usia 37 minggu atau lebih awal dari perkiraan lahir.

Menurut The March Dimes, saat seorang ibu menjalani kehamilan kembar dua atau lebih, kondisi ini akan berisiko 6 kali lebih besar untuk melahirkan bayi lebih awal dibandingkan ibu yang menjalani kehamilan dengan satu bayi. Untuk itu, tidak ada salahnya mengetahui beberapa penyebab bayi kembar prematur.

  1. Preeklamsia

Kehamilan kembar dua atau lebih nyatanya berisiko menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan tekanan darah saat hamil. Kondisi ini bisa memicu preeklamsia pada ibu hamil kembar. Preeklamsia adalah penyakit yang ditandai dengan tekanan darah tinggi yang dikombinasikan dengan peningkatan protein dalam urine.

Preeklamsia yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu, seperti stroke hingga kejang. Namun, tidak ada pengobatan yang bisa mengatasi kondisi ini. Ketika preeklamsia dinilai cukup membahayakan bagi ibu, salah satu cara yang bisa dilakukan dengan melahirkan bayi kembar lebih awal.

  1. Gangguan pada Plasenta

Pada bayi kembar terdapat satu atau dua plasenta yang merupakan organ penting bagi bayi untuk menopang kehidupan bayi selama dalam kandungan. Pada kehamilan kembar plasenta yang ada bisa menutupi dinding rahim dan menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya pada ibu. Misalnya, solusio plasenta atau plasenta previa yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

  1. Ketuban Pecah Lebih Dini

Selama kehamilan, bayi dalam kandungan terbungkus dalam air ketuban. Biasanya, kantung ketuban akan pecah ketika ibu tengah menjalani persalinan. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kantung ketuban dapat pecah lebih dini baik pada kehamilan dengan satu bayi maupun kembar.

Jika air ketuban pecah di usia kehamilan yang belum memasuki usia 37 minggu, kondisi ini dikenal sebagai ketuban pecah dini prematur. Kondisi ini yang dapat menyebabkan seorang bayi atau bayi kembar mengalami kelahiran lebih awal atau kelahiran prematur.

  1. Janin Tidak Berkembang

Intrauterine Growth Restriction (IUGR) adalah kondisi di mana salah satu bayi dari bayi kembar mengalami pertumbuhan yang kurang baik. Kondisi ini dapat menyebabkan salah satu bayi kembar terlalu kecil atau kedua bayi kembar mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna. 

Gangguan plasenta, gangguan air ketuban, dan Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS) merupakan faktor pemicu janin tidak berkembang atau IUGR pada kehamilan kembar. 

Itulah beberapa penyebab terjadinya bayi kembar prematur. Untuk mencegah kondisi ini, ibu perlu melakukan pemeriksaan secara rutin pada dokter kandungan untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan bayi setiap bulannya. 

Jika ibu mengalami adanya perubahan atau keluhan kesehatan selama menjalani kehamilan, ibu bisa gunakan Halodoc dan bertanya langsung pada dokter kandungan. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:

Very Well Family. Diakses pada 2021. Reasons Why Twins and Multiples Are Born Early.

March of Dimes. Diakses pada 2021. Being Pregnant with Twins, Triplets, and Multiples.