08 August 2018

Inilah Pertolongan Pertama Saat Terciprat Minyak Panas

Pertolongan pertama saat terciprat minyak panas, terciprat minyak panas, kecipratan minyak panas

Halodoc, Jakarta – Kecipratan minyak panas saat menggoreng makanan adalah hal yang wajar terjadi. Kondisi ini seringkali dianggap sepele, karena luka akibat terciprat minyak panas bisa sembuh dalam waktu singkat. Namun, jika luka yang terbentuk disertai rasa nyeri dan lecet, segeralah mengambil tindakan.

Baca juga: Hilangkan Bekas Luka dengan 7 Cara Alami Ini

Berikut adalah pertolongan pertama saat terciprat minyak panas yang bisa dilakukan:

Langkah ke-1: Lepas Semua Perhiasan di Tangan

Ini termasuk jam, cincin, atau gelang yang kamu gunakan di tangan. Sebab, perhiasan tersebut bisa menyebabkan kulit membengkak dan mengiritasi kulit.

Langkah ke-2: Alirkan Air Dingin

Setelah semua perhiasan dilepaskan, kamu dianjurkan untuk segera mengalirkan air dingin atau bersuhu ruangan (basa/suam-suam kuku) ke area yang terciprat minyak setidaknya 30 menit. Ini karena air dingin bisa membantu meringankan rasa nyeri dan panas akibat terciprat minyak, serta mencegah luka semakin parah.

Langkah ke-3: Bersihkan Luka

Setelah dialirkan dengan air dingin, bersihkan luka dengan lap, kain, atau handuk yang bersih. Usapkan secara halus pada area yang terciprat minyak panas, jangan menggosoknya terlalu keras karena bisa membuat luka mengelupas dan menyebabkan infeksi. Tindakan ini hanya bertujuan untuk membersihkan dan mengeringkan luka akibat terciprat minyak panas.

Langkah ke-4: Gunakan Krim Khusus untuk Luka Bakar

Langkah selanjutnya adalah mengoleskan krim khusus (obat salep) ke area kulit yang terciprat minyak panas. Tujuannya untuk membantu mencegah timbulnya bekas pada luka dan risiko infeksi. Jika kamu tidak memiliki krim khusus untuk luka bakar, kamu bisa menggunakan pelembab kulit yang dingin dan tidak mengandung alkohol.

Langkah ke-5: Tutup Luka dengan Perban

Jika punya, kamu bisa menutup luka yang sudah diolesi krim khusus luka bakar dengan perban steril. Namun, jika kamu tidak memilikinya, kamu bisa membungkus luka dengan bungkus plastik yang bersih. Penutupan luka bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi dari lingkungan.

Langkah ke-6: Meminta Bantuan Medis

Jika lima cara di atas tidak membuat luka membaik, sebaiknya segeralah berbicara dengan dokter. Terutama jika luka yang kamu rasakan semakin melebar dan menyebabkan nyeri yang parah. Agar lebih mudah dan tidak perlu keluar rumah, kamu bisa berbicara pada dokter kulit yang ada di Halodoc agar mendapat rekomendasi saran tepercaya.

Saat terciprat minyak panas, kamu tidak boleh panik. Sebab, hal ini justru membuat cipratan minyak panas semakin meluas. Selain itu, berikut adalah beberapa hal yang perlu dihindari saat terciprat minyak panas:

  • Jangan memberikan es batu secara langsung pada area yang terciprat minyak panas. Sebab, es batu bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada kulit.
  • Jangan menekan area kulit yang terciprat panas.
  • Jangan mengoleskan krim khusus luka bakar pada kulit sebelum dibersihkan dengan air dingin dan dikeringkan terlebih dahulu. Jangan pula menggunakan produk sembarangan untuk mengobati luka, terutama produk yang mengandung alkohol dan bahan kimia.
  • Jika luka membengkak atau membentuk cairan di dalamnya, jangan menekan atau menusuk luka untuk mengeluarkan cairan tersebut. Biarkan saja luka mengering dengan sendirinya agar tidak terjadi infeksi yang lebih parah.
  • Jangan berendam dengan air panas saat luka belum sembuh. Sebab, air panas bisa meningkatkan rasa nyeri dan panas pada luka, serta membuat luka sulit sembuh.

Selain berbicara pada dokter, kamu juga bisa membeli krim khusus luka bakar (obat salep) di aplikasi Halodoc. Cukup pesan obat atau salep yang dibutuhkan, lalu tunggu kurang dari 1 jam sampai pesanannya datang. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!