Ad Placeholder Image

ISPA Itu Apa? Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Februari 2026

ISPA Itu Apa? Gejala, Penyebab, & Cara Mencegah

ISPA Itu Apa? Gejala, Penyebab, dan Cara PencegahanISPA Itu Apa? Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah masalah kesehatan umum yang menyerang jutaan orang setiap tahun. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mari kita pahami lebih dalam mengenai ISPA, mulai dari penyebab hingga cara pencegahannya.

Apa Itu ISPA?

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan, baik bagian atas maupun bawah. Saluran pernapasan atas meliputi hidung dan tenggorokan, sedangkan saluran pernapasan bawah meliputi bronkus dan paru-paru. Infeksi ini bersifat menular dan dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme.

ISPA sangat umum terjadi, terutama pada musim pancaroba atau musim dingin. Anak-anak dan lansia adalah kelompok yang paling rentan terkena ISPA karena sistem kekebalan tubuh mereka cenderung lebih lemah.

Penyebab ISPA

Penyebab utama ISPA adalah virus, seperti rhinovirus, influenza virus, adenovirus, dan respiratory syncytial virus (RSV). Selain virus, bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae juga dapat menyebabkan ISPA. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena ISPA:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Usia (anak-anak dan lansia lebih rentan)
  • Paparan asap rokok atau polusi udara
  • Kondisi lingkungan yang tidak sehat

Gejala ISPA

Gejala ISPA bervariasi tergantung pada jenis virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi, serta tingkat keparahan penyakit. Gejala umum ISPA meliputi:

  • Batuk
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Kelelahan

Pada beberapa kasus, ISPA dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti sesak napas, nyeri dada, dan mengi (suara napasWheezy). Jika mengalami gejala-gejala ini, segera cari pertolongan medis.

Jenis-Jenis ISPA

ISPA dapat diklasifikasikan berdasarkan bagian saluran pernapasan yang terinfeksi:

  • Infeksi Saluran Pernapasan Atas: Meliputi common cold (pilek), sinusitis (infeksi sinus), faringitis (radang tenggorokan), dan tonsilitis (radang amandel).
  • Infeksi Saluran Pernapasan Bawah: Meliputi bronkitis (radang bronkus) dan pneumonia (radang paru-paru).

Pengobatan ISPA

Pengobatan ISPA umumnya bertujuan untuk meredakan gejala dan mendukung pemulihan tubuh. Pada kebanyakan kasus, ISPA akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Beberapa langkah pengobatan yang dapat dilakukan di rumah meliputi:

  • Istirahat yang cukup
  • Minum banyak cairan (air putih, jus buah, atau sup)
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri dan penurun demam (seperti paracetamol atau ibuprofen) sesuai dosis yang dianjurkan
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk meredakan sakit tenggorokan
  • Menggunakan humidifier untuk melembabkan udara dan membantu melegakan hidung tersumbat

Jika ISPA disebabkan oleh bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Penting untuk diingat bahwa antibiotik tidak efektif untuk infeksi virus.

Pencegahan ISPA

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat diambil untuk mencegah penyebaran ISPA:

  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah batuk atau bersin.
  • Hindari menyentuh wajah (terutama mata, hidung, dan mulut) dengan tangan yang kotor.
  • Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau siku bagian dalam.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Gunakan masker jika berada di tempat umum atau saat merawat orang yang sakit.
  • Vaksinasi influenza tahunan (terutama bagi kelompok risiko tinggi).
  • Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, dan tidur yang cukup.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar kasus ISPA dapat sembuh dengan perawatan di rumah, segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala berikut:

  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Nyeri dada
  • Demam tinggi (di atas 39°C) yang tidak turun dengan obat
  • Batuk berdahak berwarna hijau atau kuning
  • Gejala yang tidak membaik setelah lebih dari dua minggu

ISPA adalah penyakit yang umum, tetapi dapat dicegah dan diobati. Dengan memahami penyebab, gejala, dan cara pencegahannya, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari infeksi ini. Jika mengalami gejala ISPA yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.