Jenis Jenis Cacar: Kenali, Gejala, & Cara Penularan

Cacar adalah istilah umum untuk penyakit yang menyebabkan ruam kulit dengan bintil-bintil berisi cairan. Beberapa jenis cacar disebabkan oleh virus yang berbeda, dengan gejala dan cara penularan yang khas. Artikel ini akan membahas berbagai jenis cacar, penyebab, gejala, serta cara penanganan dan pencegahannya.
Jenis-Jenis Cacar yang Perlu Diketahui
Terdapat beberapa jenis cacar yang umum, di antaranya:
- Cacar Air (Varicella)
- Cacar Api (Herpes Zoster/Dompo)
- Cacar Monyet (Mpox)
- Cacar Biasa (Smallpox) (sudah punah)
Masing-masing jenis cacar ini memiliki penyebab, gejala, dan karakteristik yang berbeda.
Jenis Cacar Berdasarkan Penyebab Virus
Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai jenis-jenis cacar berdasarkan virus penyebabnya:
Virus Varicella-Zoster (VZV)
Virus ini menyebabkan dua jenis penyakit:
- Cacar Air (Chickenpox): Infeksi awal virus VZV yang sangat menular melalui udara. Gejalanya meliputi demam dan ruam gatal di seluruh tubuh.
- Cacar Api (Herpes Zoster/Shingles/Dompo): Reaktivasi virus VZV yang sebelumnya tidak aktif (dorman) di dalam tubuh. Menyebabkan nyeri dan ruam lepuh yang biasanya hanya muncul di satu sisi tubuh. Lebih sering terjadi pada orang dewasa dan lansia.
Virus Variola (Variola Virus)
- Cacar Biasa (Smallpox): Penyakit yang sangat menular, parah, dan seringkali fatal. Namun, cacar biasa telah dinyatakan punah oleh WHO.
Virus Mpox (Mpox Virus)
- Cacar Monyet (Mpox/Monkeypox): Penyakit zoonosis (ditularkan dari hewan ke manusia) yang disebabkan oleh virus Mpox. Gejalanya mirip dengan cacar air, tetapi disertai dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Virus Cacar Sapi (Cowpox Virus)
- Cacar Sapi (Cowpox): Penyakit yang lebih ringan dibandingkan jenis cacar lainnya.
Jenis Cacar Berdasarkan Karakteristik Cacar Biasa (Smallpox)
Meskipun sudah punah, penting untuk mengetahui variasi cacar biasa:
- Cacar Tipe Modifikasi: Bentuk yang lebih ringan, biasanya terjadi pada orang yang sudah divaksin.
- Cacar Tipe Datar (Ganas): Ruam menyatu dan tidak berisi cairan. Kondisi ini hampir selalu fatal.
- Cacar Hemoragik: Ruam berdarah dan terjadi pendarahan internal. Sangat fatal dan sering terjadi pada wanita hamil.
Perbedaan Utama Antar Jenis Cacar
Penting untuk memahami perbedaan antara berbagai jenis cacar:
Cacar Air vs. Cacar Api
Cacar air disebabkan oleh infeksi pertama virus VZV, sedangkan cacar api adalah reaktivasi virus VZV yang sudah ada di dalam tubuh.
Cacar Monyet vs. Cacar Air
Keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda. Cacar monyet dapat ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis), sementara cacar air umumnya menular antar manusia.
Gejala Umum Cacar
Gejala cacar bervariasi tergantung pada jenisnya, tetapi umumnya meliputi:
- Ruam kulit dengan bintil-bintil berisi cairan
- Demam
- Nyeri (terutama pada cacar api)
- Pembengkakan kelenjar getah bening (terutama pada cacar monyet)
Penanganan dan Pencegahan
Penanganan cacar berfokus pada meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:
- Istirahat yang cukup
- Minum banyak cairan
- Menggunakan losion atau bedak untuk mengurangi gatal
- Obat antivirus (untuk kasus tertentu, sesuai resep dokter)
Pencegahan cacar dapat dilakukan dengan vaksinasi (untuk cacar air, cacar monyet, dan di masa lalu untuk cacar biasa).
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala cacar, terutama jika:
- Gejala sangat parah
- Mengalami komplikasi seperti infeksi bakteri pada kulit
- Memiliki kondisi medis lain yang memperburuk gejala
Jika mengalami gejala cacar, konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penyebaran infeksi.



