• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Jenis-Jenis Ruam Kulit pada Orang Dewasa

Ini Jenis-Jenis Ruam Kulit pada Orang Dewasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bukan hanya pada anak-anak, ruam juga umum terjadi pada orang dewasa. Ruam adalah perubahan nyata pada tekstur atau warna kulit. Kulit bisa menjadi tampak bersisik, bergelombang, gatal, atau teriritasi. Ruam memiliki perubahan abnormal pada warna atau tekstur kulit.

Biasanya, ruam disebabkan oleh peradangan kulit yang dapat memiliki banyak penyebab. Ada banyak jenis ruam yang umum terjadi pada orang dewasa. Kamu perlu mengetahui jenis dan penyebabnya agar tahu pula bagaimana cara menanganinya.

1. Dermatitis Atopik (Eksim)

Ruam kulit dapat terjadi dari berbagai faktor, termasuk infeksi, panas, alergen, gangguan sistem kekebalan tubuh dan obat-obatan. Salah satu gangguan kulit yang paling umum yang menyebabkan ruam adalah dermatitis atopik, yang juga dikenal sebagai eksim.

Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Bedanya Ruam Kulit dan Ruam Kulit HIV

Dermatitis atopik merupakan kondisi berkelanjutan (kronis) yang membuat kulit menjadi merah dan gatal. Paling sering terjadi bercak di tangan, kaki, pergelangan kaki, leher, tubuh bagian atas dan anggota badan. Kondisi ini cenderung meradang secara berkala dan kemudian mereda untuk sementara waktu. 

Penanganan yang dapat dilakukan di rumah dapat dengan mengurangi gejala dan mengurangi risiko flare-up. Kebiasaan perawatan diri termasuk menghindari sabun keras dan iritasi lainnya dan mengaplikasikan krim atau losion secara teratur. Krim salep anti gatal juga dapat meringankan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh gejala. 

2. Pityriasis Rosea

Pityriasis rosea adalah ruam halus, gatal, bersisik yang biasanya muncul pertama sebagai bercak tunggal pada dada, perut, atau punggung. Ruam ini dapat menyebar sebagai patch kecil di bagian belakang, dada, dan leher lainnya. Ruam dapat membentuk pola di bagian belakang yang menyerupai pohon natal. 

Kondisi ini biasanya dapat hilang tanpa pengobatan dalam empat hingga 10 minggu, tetapi bisa bertahan beberapa bulan. Krim atau losion dapat mengurangi rasa gatal dan mempercepat hilangnya ruam. Namun, sering kali perawatan juga tidak diperlukan.

Baca juga: Bercak Hitam pada Kulit, Hati-Hati 4 Penyakit Ini

3. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah ruam yang disebabkan oleh kontak langsung dengan atau reaksi terhadap zat tertentu. Dermatitis kontak iritan biasanya menghasilkan ruam kering, bersisik, tidak gatal. Banyak zat, seperti produk pembersih atau bahan kimia industri, yang dapat menyebabkan kondisi ini. Iritasi akan menyebabkan ruam pada orang yang terpapar, tetapi kulit beberapa orang mungkin lebih mudah terpengaruh.

Dermatitis kontak alergi, menghasilkan ruam merah yang sangat gatal dengan benjolan dan terkadang lepuh. Penyebab alergi ini adalah karet lateks, nikel dan poison ivy. Dermatitis kontak alergi berkembang setelah paparan awal terhadap alergen. 

Untuk mengobati ruam, cobalah untuk mencari tahu penyebabnya dan penanganannya dengan bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja.

4. Intertrigo

Intertrigo adalah peradangan yang disebabkan oleh gesekan kulit ke kulit, yang sering terjadi di area tubuh yang hangat dan lembap. Misalnya selangkangan, lipatan kulit di perut, bawah payudara, bawah lengan atau di antara jari kaki. 

Kulit yang terkena mungkin sensitif atau menyakitkan dan kasus yang parah dapat menyebabkan luka, kulit pecah-pecah, atau pendarahan. Intertrigo biasanya hilang jika kamu menjaga area yang terkena sebersih dan kering mungkin. 

Baca juga: Kenali 4 Tanda dan Gejala Herpes Zoster

Coba kenakan pakaian yang longgar dan gunakan bedak untuk mengurangi gesekan kulit ke kulit di daerah yang terkena. Penurunan berat badan juga dapat mengatasi masalah ini. Terkadang, infeksi bakteri atau jamur dapat berkembang di lokasi intertrigo. Jika ini terjadi, kamu mungkin perlu obat untuk menyembuhkan kulit. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Slide show: Common skin rashes