09 May 2018

Kanker Prostat, Hantu Bagi Para Lelaki

Kanker Prostat, Hantu Bagi Para Lelaki

Halodoc, Jakarta – Kanker prostat muncul karena adanya pertumbuhan sel abnormal berlebih pada kelenjar prostat. Prostat sendiri adalah kelenjar kecil yang terletak di panggul. Kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada laki-laki hingga menjadi momok bagi para lelaki. Kanker prostat termasuk jenis kanker yang sulit dideteksi dan biasanya tumbuh lambat. Bila dideteksi sejak dini, keberhasilan pengobatan akan lebih tinggi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanker prostat merupakan salah satu penyebab kematian pada laki-laki. Selain merupakan kanker yang sulit dideteksi, risiko kanker prostat meningkat pada usia tua. Risiko  kemungkinan terkena kanker prostat ini bisa dicegah dengan mengurangi faktor risikonya. Kamu bisa mendiskusikan hal ini dengan dokter untuk mendapatkan bantuan. Berdiskusi dengan dokter di aplikasi Halodoc akan sangat bermanfaat. Para dokter yang selalu siaga bisa kamu hubungi melalui Video/Voice Call atau Chat.

(Baca juga: 5 Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Kanker Prostat)

Pada stadium awal, kanker prostat tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, pada stadium lanjut akan muncul gejala, seperti sulit berkemih, penurunan aliran urin, darah pada semen, dan sering buang air kecil.

Jika kanker sudah menyebar ke organ lain seperti tulang dan ginjal, pengidap akan merasakan nyeri di punggung bawah dan pelvis. Tulang pun kemudian menjadi rapuh dan mudah patah. Efek berbahaya kanker ini adalah bisa menyebar ke otak, menyebabkan kejang, bingung, sakit kepala, depresi, dan gejala neurologi lainnya.

Kanker prostat terjadi akibat sel prostat diproduksi berlebihan sehingga membentuk tumor. Tumor ini mendesak jaringan sekitar hingga berkembang menjadi kanker. Kanker prostat bisa dipicu oleh faktor bertambahnya usia, riwayat keluarga menderita kanker prostat, dan obesitas. Jika kamu memiliki riwayat keluarga menderita kanker prostat, diskusikanlah dengan dokter untuk mendapatkan saran lanjutan.

Kamu bisa juga menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Di aplikasi ini kamu juga bisa melakukan cek lab dan memesan obat tanpa keluar rumah. Gampang dan praktis, kan? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang App Store atau Google Play.