• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Hernia Umbilikalis Perlu Dilakukan Operasi Medis?

Kapan Hernia Umbilikalis Perlu Dilakukan Operasi Medis?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Bayi dapat lahir dengan berbagai macam gangguan. Salah satu gangguan dapat terjadi adalah kelainan pada tali pusatnya. Normalnya, lubang pada perut bayi tersebut akan menutup dengan sendirinya. Apabila hal tersebut tidak terjadi seperti semestinya, maka bayi tersebut dapat mengidap hernia umbilikalis.

Hernia umbilikalis dapat menyebabkan keluarnya organ dari dalam perut. Untuk mengatasinya, operasi medis bisa menjadi pilihan pengobatan. Namun, kapan waktu yang tepat untuk melakukan operasi medis tersebut?

Baca juga: Waspada, Jangan Sepelekan Hernia Umbilikalis pada Bayi


Waktu yang Tepat untuk Mendapatkan Operasi Medis pada Hernia Umbilikalis

Hernia umbilikalis adalah gangguan yang terjadi ketika bagian dari usus menonjol keluar melalui lubang pada otot perut yang berdekatan dengan pusar. Gangguan ini terbilang umum terjadi dan biasanya tidak menimbulkan dampak berbahaya. Meski umumnya terjadi pada bayi, orang dewasa juga dapat mengalaminya.

Bayi yang mengalami hernia umbilikalis mungkin akan terlihat jelas ketika menangis, karena menyebabkan pusar menonjol. Jika terus dibiarkan, gangguan tersebut dapat menjadi lebih besar, berubah warna, hingga menimbulkan rasa sakit.

Operasi medis adalah salah satu prosedur yang dapat dilakukan untuk menutup lubang pada perut disebabkan oleh hernia umbilikal. Meski begitu, gangguan ini tidak selalu membutuhkan pembedahan. Hal yang membuat seseorang harus mendapatkan penanganan bedah adalah saat hernia menimbulkan rasa sakit, ukurannya lebih dari 1,5 sentimeter, hingga terputusnya aliran darah ke jaringan hernia secara tiba-tiba.

Hal yang harus diketahui adalah waktu yang tepat untuk melakukan operasi medis. Berikut pembagian momen yang mengharuskan pengidapnya mendapatkan pembedahan agar hernia umbilikalis dapat teratasi:


1.Hernia Umbilikalis pada Bayi

Gangguan yang menyebabkan lubang perut terbuka ini dapat terjadi saat lahir, sehingga mungkin saja mendorong organ dalam untuk keluar. Meski begitu, bayi yang mengalami ini umumnya sembuh tanpa dilakukan operasi. Namun, dokter akan merekomendasikan operasi saat hernia yang terjadi belum hilang ketika usianya memasuki 3 atau 4 tahun. Selain itu, operasi juga dilakukan saat hernia menimbulkan rasa sakit atau aliran darah menjadi terbatas.

Baca juga: Ketahui 2 Cara Pengobatan Hernia Umbilikalis


2.Hernia Umbilikalis pada Orang Dewasa

Hernia umbilikal dapat terjadi pada orang dewasa disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Kelebihan cairan pada rongga perut.
  • Pernah menerima operasi perut.
  • Disebabkan oleh dialisis peritoneum kronis.

Selain itu, gangguan ini juga umum terjadi di antara orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan dan wanita yang baru hamil. Hal ini juga dapat terjadi pada wanita yang pernah hamil anak kembar memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap hernia umbilikal.

Orang dewasa yang mengalami terbukanya lubang pada perut ini lebih kecil kemungkinannya untuk sembuh dengan sendirinya. Lubang tersebut dapat bertambah besar seiring berjalannya waktu dan membutuhkan pembedahan segera.

Itulah pembahasan mengenai momen yang tepat untuk mendapatkan operasi pada bayi dan orang dewasa agar mengatasi hernia umbilikal. Dengan begitu, gangguan tersebut tidak sampai menyebabkan dampak buruk yang berbahaya.

Baca juga: Selain Obesitas, Ini 6 Faktor Risiko Hernia Umbilikalis

Apabila masih memiliki pertanyaan yang berhubungan dengan hernia umbilikalis, dokter dari Halodoc dapat menjawabnya. Dengan memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call, interaksi dengan dokter menjadi lebih mudah. Cukup hanya dengan download aplikasinya, akses kesehatan ada di genggamanmu!


Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Umbilical Hernia Repair Surgery.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Umbilical hernia.