05 June 2017

Kenali 6 Gejala Diabetes 1 dan 2

Kenali 6 Gejala Diabetes 1 dan 2

Halodoc, Jakarta - Diabetes merupakan penyakit kronis atau menahun yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin  (hormon pengatur gula darah) atau tubuh tidak secara efektif menggunakan insulin. Banyak anggapan jika diabetes hanya bisa diidap oleh orang yang sudah lanjut usia saja. Sehingga membuat anak muda tidak begitu memperhatikan penyakit atau pun gejala diabetes. Karena merasa masih muda dan tidak mungkin terkena diabetes, sehingga membuat anak muda cuek dengan gaya hidupnya dan merasa tak perlu melakukan tes gula darah. Perlu diketahui jika sebenarnya diabetes bisa diidap saat usia masih muda. Diabetes sendiri bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Seperti apa perbedaan dari kedua jenis diabetes tersebut?

1.  Diabetes Tipe 1
Untuk diabetes tipe 1 termasuk jenis diabetes yang memproduksi insulin dalam jumlah rendah. Makanya orang yang mengidap diabetes tipe ini disebut juga diabetes ketergantungan insulin. Biasanya kadar gula dalam darah dikontrol oleh hormon insulin. Bila tubuh kekurangan insulin, menyebabkan kadar gula darah meningkat secara drastis dan mengalami penumpukan. Hal ini yang disebut hiperglikemia. Diabetes tipe 1 bisa diidap pada usia berapa pun, biasanya menyerang orang yang berusia di bawah usia 40 tahun, khususnya anak-anak. Banyak orang yang mengenal diabetes tipe 1 ini sebagai diabetes remaja.

2.  Diabetes Tipe 2
Sementara diabetes tipe 2 merupakan diabetes yang disebabkan tubuh tidak efektif memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik. Diabetes tipe 2 biasanya menyerang orang-orang yang mempunyai berat badan berlebih dan kurang menggerakkan fisiknya. Pada umumnya pola hidup yang tidak aktif bisa mendorong terjadinya penyakit ini. Maka dari itu diabetes tipe 2 lebih banyak diidap oleh orang-orang dewasa. Tapi sekarang diabetes tipe 2 juga banyak diidap oleh anak-anak dan jumlahnya mulai meningkat.

LIHAT JUGA : 4 Buah Terbaik untuk Diabetes

Seperti Apa Gejala Diabetes?
Memang pada umumnya pengidap diabetes tidak menyadari perubahan terhadap status kesehatannya. Pengidap baru akan menyadarinya bila komplikasi penyakit diabetes sudah mengganggu aktivitasnya. Maka dari itu tidak heran bila ketidaktahuan itu membuat orang-orang melakukan pola hidup yang tidak sehat.

Berikut gejala diabetes yang perlu kamu ketahui, termasuk gejala diabetes usia muda yang biasanya dialami baik pengidap diabetes tipe 1 atau pun diabetes tipe 2, antara lain :

1.  Sering buang air kecil, khususnya di malam hari
2.  Sering merasa haus
3.  Sering merasa lapar
4.  Berat badan yang turun
5.  Gampang lelah
6.  Pandangan kabur.

Hanya saja bila gejala diabetes tipe 1 bisa berkembang dan makin parah dengan cepat dalam waktu beberapa minggu atau bahkan beberapa hari. Bila pengidap mengalami napas dalam yang berat, napas berbau seperti buah-buahan, sakit perut, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan demam tinggi harap segera periksakan kondisinya bersama dokter. Sedangkan untuk  gejala diabetes tipe 2 pengidap akan sering mengalami infeksi dan luka yang lambat sembuh, serta berkurangnya massa otot.

Cara Praktis Diskusi Masalah Kesehatan, Hanya di Halodoc
Penyakit diabetes memang tidak bisa disembuhkan, tapi diagnosis sesegera mungkin sangat diperlukan agar penyakit diabetes bisa segera ditangani. Cara praktis agar bisa berbicara dengan dokter kini bisa kamu dapatkan di aplikasi Halodoc. Aplikasi ini merupakan start up Indonesia yang bergerak di layanan kesehatan. Layanan yang diberikan oleh Halodoc adalah diskusi mengenai kesehatan bersama dokter medis spesialis penyakit dalam (internis) melalui layanan Contact Doctor dengan pilihan chat dan video/voice call, sehingga kamu bisa berbica dengan dokter secara langsung. Tersedia pula layanan praktis untuk beli obat melalui smartphone ke berbagai apotek dengan cepat, aman, dan nyaman. Tunggu apalagi,  ayo download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Play Store.

LIHAT JUGA : 4 Risiko Diabetes Pada Wanita Hamil