Kenali Berbagai Langkah Penanganan Kista Baker

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Kenali Berbagai Langkah Penanganan Kista Baker

Halodoc, Jakarta - Kista baker adalah sebutan untuk kista yang berkembang di area lutut. Kista ini berisi cairan yang kemudian menyebabkan benjolan yang terasa nyeri. Apalagi saat pengidapnya tengah bergerak, maka rasa nyeri bisa semakin buruk. 

Dalam istilah medis, kista baker dikenal dengan kista popliteal. Penyakit ini umumnya berkembang akibat masalah pada sendi lutut, seperti arthritis atau tulang rawan yang robek. Kondisi tersebut menyebabkan lutut menghasilkan terlalu banyak cairan sehingga sebabkan munculnya kista. Pada beberapa kasus, kista baker tidak menyebabkan rasa sakit, sehingga kamu tidak menyadarinya.

Baca Juga: Osteoarthritis Sebabkan Kista Baker, Ini Alasannya

Apa Saja Gejala dari Kista Baker?

Beberapa gejala yang terjadi jika seseorang mengalami kista baker, antara lain: 

  • Nyeri pada kaki.

  • Terjadi pembengkakan di balik lutut, atau kadang pada kaki.

  • Kekakuan dan tidak dapat melenturkan lutut secara sempurna.

Apabila pengidapnya terlalu aktif bergerak atau sering berdiri dalam waktu lama, maka gejala dapat memburuk. Jika kamu ingin mengetahui lebih banyak mengenai kista baker, tanyakan saja ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.

Pengobatan Kista Baker

Kebanyakan pengidap kista baker tidak memerlukan perawatan khusus sebab kista bisa hilang dengan sendirinya. Jika kista baker tergolong ringan, maka penanganan mandiri di rumah membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan yang terjadi. Langkah-langkah penanganan yang bisa dilakukan di rumah, antara lain:

  • Banyak istirahat dan mengurangi aktivitas berdiri dan berjalan.

  • Kompres area yang terasa nyeri dengan air dingin.

  • Posisikan tungkai agar tidak menggantung dengan menggunakan penyangga.

  • Saat istirahat, posisikan tungkai agar tidak menggantung dengan menggunakan penyangga.

  • Gunakan tongkat saat berjalan.

  • Konsumsi obat pereda nyeri.

Baca Juga: Ini 8 Jenis Kista yang Perlu Diketahui 

Jika kista baker yang dialami cukup parah dan penanganan di atas kurang membantu, maka kunjungilah dokter. Beberapa jenis penanganan yang dilakukan untuk atasi kista Baker, yaitu: 

  • Suntikan Kortikosteroid

Suntikan bisa langsung diberikan ke sendi lutut untuk mengurangi nyeri dan bengkak. Namun, cara ini tidak menjamin kista sembuh total. Pengobatan ini membutuhkan waktu beberapa hari atau beberapa minggu untuk mengatasi gejala yang muncul. 

  • Mengeluarkan Cairan Kista

Dokter menggunakan jarum yang dibantu USG untuk menentukan letak kista dan tempat menusuknya. Cara ini biasanya dilakukan untuk kasus kista baker yang tidak terlalu besar.

  • Fisioterapi

Untuk meningkatkan jangkauan gerak lutut, maka pengidap kista baker melakukan terapi fisik atau fisioterapi. Metode ini melatih kekuatan dan kelenturan otot-otot di sekitar lutut supaya pengidapnya bisa bergerak dengan baik.

  • Operasi Angkat Kista

Jika kista membuat pengidapnya kesulitan menggerakkan lutut dan mereka menginginkan untuk mencegah kista tersebut tumbuh kembali, maka pembedahan bisa dilakukan. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi dengan dua cara, yaitu bedah terbuka dan arthroscopy (operasi dengan sayatan kecil menggunakan alat artroskop). Pemulihan pasca operasi pun membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 1 hingga 3 bulan. Namun, dengan fisioterapi, hal ini bisa lebih cepat lagi. 

Baca Juga: Langkah-Langkah Cegah Kista Baker yang Perlu Diketahui 

Temukan informasi kesehatan lainnya tentang kista baker di Halodoc. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to a Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.