13 June 2018

Kenali Manfaat dan Efek Samping Lidah Buaya

manfaat lidah buaya, manfaat dan efek samping lidah buaya, lidah buaya untuk kecantikan dan kesehatan, efek mengonsumsi lidah buaya

Halodoc, Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi kalau manfaat lidah buaya sering digunakan sebagai ramuan dan resep kecantikan dan kesehatan. Ada banyak produk yang menggunakan lidah buaya sebagai bahan dasarnya. Bahkan selain konsumsi produk kecantikan, penggunaan secara natural juga sering dilakukan terkait dengan bahan lidah buaya.

Lidah buaya memiliki beberapa kandungan yang sangat berkhasiat di antaranya adalah protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan C. Dengan beragam kandungan tersebut, manfaat lidah buaya yang bisa ditemukan antara lain dapat mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi radang pada jerawat terutama jerawat batu, mendinginkan lambung terutama buat yang mengidap maag dan asam lambung, menyuburkan rambut, serta membuatnya lebih berkilau dan lembut. (Baca juga: Mengenai Microsleep yang Mengintai Pemudik)

Manfaat lidah buaya lainnya adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membasmi plak gigi dan antiseptik mulut, membantu proses detoksifikasi, mempercepat proses metabolisme, menjaga kesehatan kardiovaskular, sumber asam amino bagi tubuh di mana dapat membantu meningkatkan massa otot, dan lain-lainnya.

Ternyata, dari segudang manfaat lidah buaya yang bisa kamu peroleh, ada efek samping yang ternyata tidak baik juga bila digunakan tidak sesuai pada tempatnya atau digunakan secara berlebihan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Alergi Kulit

Ternyata, tidak semua orang memiliki kecocokan dengan lidah buaya. Buat sebagian orang yang memiliki kulit sensitif, biasanya akan mengalami gatal-gatal, ruam, dan bintik-bintik merah pada kulit yang bahkan bisa meluas tidak hanya pada area yang diolesi lidah buaya saja. Buat kamu yang ingin tahu apakah kulitmu sensitif dengan lidah buaya atau tidak, bisa mengetahuinya dengan cara mengoleskan getah lidah buaya pada telinga bagian belakang. Bila kamu merasakan gatal atau perih, bisa dipastikan kamu mengalami alergi pada lidah buaya. (Baca juga: 6 Fakta Seputar Essential Oil yang Perlu Diketahui)

  1. Diare

Memakan daging lidah buaya bisa mendinginkan perut, tapi ini tidak berlaku pada semua orang. Pada orang-orang tertentu, justru mengonsumsi lidah buaya bisa menyebabkan diare. Pasalnya, lidah buaya memiliki kandungan antrakuinon yang salah satu fungsinya adalah sebagai pencahar alami. Namun pada situsasi tertentu, zat tersebut bisa menyebabkan diare dan gangguan pencernaan.

  1. Menurunkan Kadar Gula Darah

Efek samping dari manfaat lidah buaya lainnya adalah menurunkan kadar gula darah karena mengandung glukomanan. Sekilas manfaatnya lidah buaya ini sangat baik, tapi pada situasi tertentu bila tidak terkontrol malah membuat kadar gula darah jadi drop. Situasi yang disebut dengan hipoglikemia ini ditandai dengan lelah, pusing, pucat, bibir kesemutan, badan berkeringat dan gemetaran, serta sulit berkonsentrasi dan mudah marah.

  1. Kram Perut pada Ibu Hamil

Walaupun memiliki banyak manfaat, tetap saja penggunaannya tidak bisa disamakan untuk segala macam situasi. Misalnya pada ibu hamil, tidak disarankan untuk mengonsumsi lidah buaya. Soalnya ketika dikonsumsi saat hamil, lidah buaya dapat menyebabkan kram perut. Apabila kram perut berlangsung parah, bisa sampai menyebabkan keguguran. Sehingga, mengonsumsi lidah buaya saat hamil dan juga menyusui sangat tidak disarankan. (Baca juga: Bra Berkawat Sebabkan Kanker Payudara, Benarkah?)

  1. Mengganggu Keseimbangan Kadar Gula Darah

Sama seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kalau lidah buaya dapat menurunkan kadar gula darah. Dalam beberapa situasi, penurunan kadar gula darah sangat berpengaruh pada keseimbangan kadar gula darah dan ini sangat tidak disarankan terjadi pada orang yang dalam waktu dekat akan melakukan operasi atau baru saja melakukan operasi. (Baca juga: Cari Tahu 7 Psikologi Warna Ini)

Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut mengenai manfaat lidah buaya dan efek sampingnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.