• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Februari 2023
Kenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan TubuhKenali Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan Tubuh

“Ada banyak manfaat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh. Termasuk mengurangi peradangan, dan mendukung kesehatan jantung.”

Halodoc, Jakarta - Minyak zaitun terkenal lebih sehat dari minyak goreng biasa. Hal ini karena kandungan nutrisinya, yang bisa mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mulai dari mengurangi peradangan dalam tubuh, menyehatkan jantung, dan mencegah berbagai penyakit.

Seperti namanya, minyak ini terbuat dari ekstraksi buah zaitun, yang memiliki kandungan omega-6 dan asam lemak omega-3. Namun, asam lemak yang paling banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang sangat baik bagi tubuh.

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Dalam sekitar 100 gram minyak zaitun, terkandung beberapa nutrisi, sebagai berikut:

  • Kalori:  119
  • Lemak:  14 gram
  • Natrium:  0,3 miligram
  • Vitamin E: 1,9 miligram
  • Vitamin K: 8.1 mikrogram

Jika dibandingkan dengan minyak kelapa sawit, kandungan asam lemak tak jenuh pada minyak zaitun cenderung lebih tinggi, sehingga bisa dikatakan lebih baik bagi tubuh. 

Lebih jelasnya, berikut beberapa manfaat minyak zaitun bagi kesehatan:

1.Sumber Lemak Tak Jenuh Tunggal

Minyak zaitun adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun, buah dari pohon zaitun. Sekitar 14 persen dari kandungan minyaknya adalah lemak jenuh, sedangkan 11 persennya adalah lemak tidak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3.

Namun, asam lemak yang dominan dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang bernama asam oleat. Asam lemak ini merupakan 73 persen dari total kandungan minyak.

Asam oleat terkenal dapat mengurangi peradangan, dan bahkan mungkin memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker. Selain itu, lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, membuat minyak zaitun extra virgin menjadi pilihan yang sehat untuk memasak.

2.Sumber Antioksidan

Minyak zaitun extra virgin sangat baik bagi kesehatan karena banyak alasan. Terlepas dari asam lemaknya yang bermanfaat, ini juga mengandung vitamin E dan K dalam jumlah sedang.

Selain itu, minyak zaitun juga sarat akan antioksidan kuat. Antioksidan ini aktif secara biologis dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Ini dapat melawan peradangan dan membantu melindungi kolesterol darah dari oksidasi. 

3.Mengurangi Peradangan dalam Tubuh

Peradangan kronis adalah salah satu pemicu utama penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, sindrom metabolik, diabetes tipe 2, radang sendi, dan bahkan obesitas.

Minyak zaitun dapat mengurangi peradangan, yang mungkin menjadi salah satu alasan utama manfaat kesehatannya. Efek antiinflamasi ini ada karena sifat antioksidan yang ada pada minyak ini.  

Selain karena sifat antioksidannya, kandungan asam lemak oleocanthal juga mendukung manfaat antiinflamasi dari minyak zaitun. Asam lemak ini dapat mengurangi kadar penanda peradangan penting seperti protein C-reaktif (CRP).


4.Mencegah Stroke

Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena gumpalan darah atau pendarahan. Ini adalah salah satu penyebab kematian yang paling umum, selain penyakit jantung.

Hubungan antara minyak zaitun dan risiko stroke telah dipelajari secara ekstensif. Sebuah ulasan penelitian yang diterbitkan pada 2014 di jurnal Lipids in Health and Disease mencoba mempelajari hal ini. 

Dengan mengulas penelitian pada 841.000 orang, ditemukan bahwa minyak zaitun adalah satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal, yang terkait dengan penurunan risiko stroke dan penyakit jantung.

5.Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah kondisi neurodegeneratif yang cukup umum terjadi. Salah satu penyebab utamanya adalah penumpukan plak beta-amiloid di dalam sel otak.

Menurut penelitian pada 2013 yang diterbitkan di Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry menunjukkan bahwa diet Mediterania yang kaya minyak zaitun bermanfaat bagi fungsi otak.

Namun, masih perlu lebih banyak penelitian tentang manfaat minyak ini terhadap penurunan risiko penyakit pada Alzheimer.

6.Menurunkan Kolesterol

Salah satu manfaat utama yang didapatkan dari konsumsi minyak zaitun adalah menurunkan kolesterol dalam darah. Hal ini karena minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menurunkan kolesterol buruk (LDL), sekaligus mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

7.Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kandungan polifenol dalam minyak zaitun dapat membantu turunkan risiko penyakit jantung, bahkan mencegah terjadinya serangan jantung. Kendati demikian, bukan berarti dengan banyak-banyak mengonsumsi minyak zaitun dapat membuat kamu terbebas dari penyakit jantung, ya.

Kamu tetap perlu mengimbanginya dengan memiliki pola makan sehat, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan menghindari stres. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen untuk meningkatkan kekebalan tubuh kamu. 

8.Mengontrol Tekanan Darah

Mengonsumsi minyak zaitun secara rutin setiap harinya akan membantu kontrol tekanan darah. Itulah sebabnya minyak ini sangat baik untuk dikonsumsi pengidap hipertensi yang ingin mengontrol tekanan darah. Tekanan darah yang terkontrol dengan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.

9.Mencegah Kanker

Kombinasi pola makan sehat dengan menambah asupan minyak zaitun dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa antioksidan dapat membantu menangkal radikal bebas, yang juga dapat berdampak baik dalam pencegahan kanker. Meski demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.

10.Mencegah Obesitas

Masih soal antioksidan, kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam minyak zaitun dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh. Hal ini tentu akan berdampak baik dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas. Terlebih jika diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga rutin. 

Jenis dan Tips Memilih Minyak Zaitun

Berdasarkan proses ekstraksi dan kadar keasamannya, minyak zaitun dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Extra Virgin Olive Oil. Merupakan jenis minyak zaitun terbaik, yang diekstrak langsung dari buah zaitun dengan hanya melalui 1 perasan. Jadi, extra virgin olive oil didapat dari perasan pertama buah zaitun. Kadar keasaman minyak zaitun jenis ini hanya 1 persen.
  • Virgin Olive Oil. Minyak zaitun jenis ini juga didapat dari perasan pertama buah zaitun. Bedanya, kadar asamnya sekitar 3 persen.
  • Fino. Minyak zaitun jenis ini didapat dari campuran extra virgin dan virgin olive oil.
  • Pure. Merupakan jenis minyak zaitun yang diperoleh dari kombinasi minyak zaitun jenis virgin yang telah diolah dan extra virgin.
  • Light. Minyak zaitun jenis ini telah melalui proses saring yang hasilnya memengaruhi warna minyak zaitun.

Selanjutnya, untuk memastikan kualitas minyak zaitun, kamu bisa mencobanya dengan cara menelan beberapa sendok makan. Minyak yang berkualitas tinggi akan memberi rasa sedikit pedas di lidah saat dicicipi. 

Dalam pemakaiannya, minyak zaitun (kecuali extra virgin) bisa dipakai untuk menumis dan memanggang. Namun, lebih baik gunakan minyak zaitun langsung pada makanan seperti menambahkannya pada sayuran selayaknya membuat salad. Sebab, kandungan polifenol pada minyak zaitun dapat rusak jika dipanaskan dalam suhu yang terlalu tinggi.

Itulah pembahasan mengenai manfaat minyak zaitun untuk kesehatan, jenis, dan tips memilihnya. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai manfaat minyak ini, download Halodoc saja untuk bertanya pada dokter melalui chat.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2023. Coconut Oil vs. Olive Oil for Heart Health.
Healthline. Diakses pada 2023. 11 Proven Benefits of Olive Oil.
Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry. Diakses pada 2023. Mediterranean Diet Improves Cognition: The Predimed-Navarra Randomised Trial.
Lipids in Health and Disease. Diakses pada 2023. Monounsaturated Fatty Acids, Olive Oil And Health Status: a Systematic Review And Meta-Analysis Of Cohort Studies.
Very Well Fit. Diakses pada 2023. Olive Oil Nutrition Facts and Health Benefits
WebMD. Diakses pada 2023. All About Olive Oil.