• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Non Communicable Disease yang Dapat Menyerang Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Non Communicable Disease yang Dapat Menyerang Tubuh

Kenali Non Communicable Disease yang Dapat Menyerang Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 09 Mei 2022

“Non communicable disease (NCD) atau lebih sering dikenal sebagai penyakit kronis lebih rentan dialami oleh masyarakat menengah ke bawah. Ada beberapa faktor yang berkontribusi dalam terjadinya NCD.”

Kenali Non Communicable Disease yang Dapat Menyerang Tubuh

Halodoc, Jakarta – Non Communicable Disease (NCD) atau dikenal dengan penyakit tidak menular (PTM) adalah suatu penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi. Artinya, NCD tidak ditularkan atau disebarkan dari manusia ke manusia. NCD juga dikenal sebagai penyakit kronis karena cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil dari kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan dan perilaku.

Beberapa penyakit yang termasuk NCD yakni penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan kronis, diabetes, dan lain-lain. Berikut informasi mengenai Non Communicable Disease (NCD) yang perlu kamu ketahui.

Data Pengidap Non Communicable Disease Menurut WHO

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada sekitar 58 juta total orang meninggal dunia dan 35 juta diantaranya meninggal dunia akibat NCD. Berdasarkan data di atas bisa dilihat bahwa hilangnya nyawa seseorang akibat NCD cukup besar yakni mencapai 60 persen dari total meninggalnya seseorang. 

Hal lain yang cukup ironis adalah ternyata hilangnya nyawa seseorang karena NCD ini banyak terjadi di negara dengan taraf ekonomi rendah dan negara berkembang.

WHO juga memperkirakan, kematian akibat NCD semakin jarang terjadi pada masyarakat menengah ke atas pada tahun 2030 nanti. Hal ini bisa terlihat dari prevalensi penyakit menular yang tiap tahunnya mengalami penurunan. 

Namun, data memberikan nilai yang sebaliknya untuk masyarakat dengan tingkatan sosial ekonomi menengah ke bawah. Kematian NCD justru semakin meningkat setiap tahunnya ada kelompok sosial ekonomi menengah ke bawah.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Non Communicable Disease

Orang-orang dari semua kelompok umur semuanya berisiko mengalami NCD. Meski begitu, kondisi ini lebih sering dikaitkan dengan kelompok lansia. Melansir dari laman Organisasi Kesehatan Dunia, bukti menunjukkan bahwa lebih dari 15 juta kematian akibat NCD terjadi antara usia 30 dan 69 tahun. Sebanyak 85 persen terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

 Jika dilihat dari etimologinya, non communicable disease bisa terjadi karena faktor yang dapat dikendalikan atau modifiable risk factor dan faktor yang tidak bisa dikendalikan atau unmodifiable risk factor. Contoh faktor yang bisa dikendalikan adalah kebiasaan merokok, diet yang tidak sehat, kurang aktivitas, dan fisik mengonsumsi alkohol yang berlebihan.

Dengan demikian, cara yang paling efektif untuk mencegah NCD adalah mengendalikan faktor risiko yang bisa dikontrol tersebut. Contohnya, mencegah terjadinya obesitas, tekanan darah tinggi, glukosa darah tinggi, serta kadar lipid dalam darah tinggi yang semuanya akan bermuara pada penyakit-penyakit kronis. Sedangkan faktor risiko yang tidak bisa dikendalikan yakni karena usia dan keturunan.

Bagaimana Non Communicable Disease Bisa Ditangani?

Penanganan NCD tentu berbeda-beda, tergantung dari jenis penyakitnya. Namun, sebenarnya NCD bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti:

  • Olahraga secara teratur minimal 3 kali sehari.
  • Memenuhi cairan tubuh dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang secara teratur.
  • Hindari merokok.
  • Istirahat yang cukup dengan kualitas tidur yang baik minimal 6-8 jam per hari.
  • Mengurangi konsumsi makanan olahan, mengandung pengawet, penyedap rasa, atau pemanis buatan.
  • Batasi konsumsi kafein seperti kopi atau teh.
  • Hindari minuman beralkohol.
  • Dapatkan vaksinasi.
  • Kelola stres dengan baik.

Itulah informasi seputar non communicable disease yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami keluhan kesehatan, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Kamu bisa membuat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih praktis. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2022. Noncommunicable diseases.
WebMD. Diakses pada 2022. What Is Non-Communicable Disease?