Ad Placeholder Image

Kenapa orang sering cegukan? Alasannya bikin kaget!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Terungkap! Kenapa Orang Sering Cegukan Mendadak

Kenapa orang sering cegukan? Alasannya bikin kaget!Kenapa orang sering cegukan? Alasannya bikin kaget!

Cegukan adalah kondisi umum yang dialami banyak orang, seringkali muncul tanpa peringatan dan menghilang dengan sendirinya. Meskipun umumnya tidak berbahaya, episode cegukan yang sering atau berkepanjangan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Memahami kenapa orang sering cegukan sangat penting untuk mengenali pemicu umum serta membedakannya dari kondisi yang mungkin memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Artikel ini akan membahas secara detail penyebab, gejala, dan kapan cegukan perlu diwaspadai.

Apa Itu Cegukan?

Cegukan adalah refleks tak disengaja yang melibatkan otot diafragma, yaitu otot besar di bawah paru-paru yang berperan dalam pernapasan. Ketika diafragma mengalami kontraksi tiba-tiba atau kejang, udara akan masuk secara paksa ke paru-paru. Pada saat bersamaan, pita suara atau glotis menutup secara mendadak, menghasilkan suara khas “hik” yang dikenal sebagai cegukan. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia, dan biasanya berlangsung singkat.

Kenapa Orang Sering Cegukan? Memahami Pemicu Umum

Sebagian besar kasus cegukan bersifat sementara dan dipicu oleh hal-hal sepele yang mengiritasi diafragma. Iritasi ini menyebabkan diafragma berkontraksi tidak teratur. Berikut adalah pemicu umum yang sering membuat orang mengalami cegukan:

  • Pola Makan dan Minum:
    • Makan terlalu cepat atau terlalu banyak, yang dapat menyebabkan menelan udara berlebihan dan meregangkan lambung.
    • Mengonsumsi makanan pedas, yang dapat mengiritasi saraf di kerongkongan dan diafragma.
    • Minuman bersoda atau berkarbonasi, yang menghasilkan gas berlebih di lambung.
    • Minuman beralkohol, yang dapat menyebabkan iritasi pada kerongkongan dan lambung.
  • Perubahan Emosional dan Fisik:
    • Stres, kecemasan, atau kegembiraan berlebihan, yang memengaruhi sistem saraf dan refleks tubuh.
    • Perubahan suhu mendadak, seperti minum air dingin setelah makan makanan panas atau terpapar udara dingin secara tiba-tiba.
    • Menelan udara berlebihan, misalnya saat mengunyah permen karet, merokok, atau berbicara sambil makan.

Pemicu-pemicu di atas biasanya menyebabkan cegukan yang berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam dan akan mereda dengan sendirinya atau dengan beberapa metode sederhana.

Cegukan Berkepanjangan: Kapan Perlu Waspada?

Meskipun sebagian besar cegukan tidak berbahaya, cegukan yang bertahan lebih dari 48 jam, atau dikenal sebagai cegukan persisten atau intrable, bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius. Kondisi ini memerlukan evaluasi medis. Beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan cegukan berkepanjangan antara lain:

  • Gangguan Saraf:
    • Stroke, tumor otak, atau cedera kepala yang memengaruhi saraf yang mengontrol diafragma atau refleks cegukan.
    • Sklerosis multipel atau penyakit Parkinson, yang dapat memengaruhi fungsi saraf secara luas.
  • Masalah Pencernaan:
    • Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD), di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi saraf.
    • Tukak lambung atau peradangan pada esofagus, yang dapat memicu iritasi pada area diafragma.
    • Hernia hiatus, kondisi di mana sebagian lambung masuk ke rongga dada.
  • Gangguan Metabolik:
    • Diabetes, terutama jika menyebabkan kerusakan saraf (neuropati).
    • Gangguan ginjal atau hati, yang dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh dan memengaruhi fungsi saraf.
  • Efek Samping Obat:
    • Beberapa jenis obat-obatan, seperti kortikosteroid, opioid, benzodiazepine, atau obat kemoterapi tertentu, dapat memiliki efek samping berupa cegukan.
  • Penyebab Lain:
    • Infeksi atau tumor di leher, dada, atau perut yang menekan saraf vagus atau frenikus.
    • Gangguan psikiatri tertentu, meskipun lebih jarang.

Jika cegukan berlangsung lebih dari dua hari, sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari.

Cara Mengatasi Cegukan Sementara

Untuk cegukan yang disebabkan oleh pemicu umum dan tidak berkepanjangan, beberapa metode sederhana bisa dicoba:

  • Menahan napas selama beberapa detik.
  • Minum segelas air dingin secara perlahan.
  • Berkumur dengan air.
  • Mengulum gula pasir atau madu.
  • Bernapas ke dalam kantong kertas (jangan plastik).

Pencegahan Cegukan Berulang

Untuk mengurangi frekuensi cegukan, beberapa langkah pencegahan bisa diterapkan:

  • Makan dan minum secara perlahan untuk menghindari menelan udara.
  • Batasi konsumsi minuman bersoda dan alkohol.
  • Hindari makanan yang terlalu pedas jika memicu cegukan.
  • Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga.
  • Hindari perubahan suhu drastis yang bisa memicu cegukan.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Cegukan adalah fenomena umum yang biasanya tidak berbahaya dan mereda dengan sendirinya. Namun, memahami kenapa orang sering cegukan sangat penting untuk membedakan antara pemicu sepele dan masalah kesehatan yang lebih serius. Jika cegukan terjadi terus-menerus selama lebih dari 48 jam, sangat disarankan untuk segera mencari bantuan medis. Profesional kesehatan dapat melakukan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan penanganan yang sesuai berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc jika mengalami cegukan berkepanjangan atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.