• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bumil Perlu Tahu, Ini Kelebihan dan Manfaat USG 4D

Bumil Perlu Tahu, Ini Kelebihan dan Manfaat USG 4D

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Ultrasonografi atau yang biasa dikenal sebagai USG, merupakan prosedur medis yang dianjurkan pada ibu hamil (bumil). Lewat USG, dokter bisa melihat gambar atau citra dari kondisi bagian dalam tubuh dan janin.

USG biasanya dilakukan kali pertama pada usia kehamilan 4-6 minggu. Di masa ini kantung kehamilan sudah mulai terlihat. Sedangkan bentuk, ukuran, dan detak jantung janin biasanya membutuhkan waktu yang sedikit lama agar dapat terdeteksi lewat USG.

Kondisi ini biasanya dapat terdeksi pada usia kehamilan lebih dari 7 minggu. Oleh sebab itu, ada pula beberapa bumil atau dokter yang melakukan pemeriksaan USG untuk pertama kalinya pada usia kehamilan 7 minggu.

USG ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu 2D, 3D, dan 4D. Pertanyannya, kapan sih waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan USG 4D ini?

Baca juga: USG 2D, 3D dan 4D, Apa Bedanya?

Bergantung Alasan Medis

Pemeriksaan USG biasanya dilakukan atas rekomendasi dokter. Teknologi USG terbilang aman, karena tak memancarkan radiasi. Di samping itu, pemeriksaan ini merupakan prosedur yang aman dan tak memiliki efek samping atau komplikasi serius jangka panjang. Namun, ada kalanya pemeriksaan ini dapat menyebabkan sensasi panas sementara pada lokasi pemeriksaan saat dilakukan. Lalu, kenapa sih pemeriksaan USG jenis 4D perlu dilakukan?

Sebenarnya, USG jenis ini dianjurkan pada wanita hamil beresiko tinggi, yaitu wanita hamil di usia lebih dari 35 tahun. Dianjurkan pula pada mereka yang memiliki riwayat kelainan bawaan lahir, mengidap diabetes, dan ditemukan masalah kehamilan saat pemeriksaan USG 2D atau 3D. Namun, karena keunggulannya banyak wanita hamil yang menginginkan pemeriksaan USG 4D meski tanpa masalah kehamilan.

Baca juga: Ibu Hamil, Pilih USG 3D atau USG 4D?

Dokter bisa melakukan USG jenis ini kapan pun, baik di awal kehamilan, pertengahan, maupun menjelang persalinan. Nah, berikut beberapa alasan yang membuat dokter merekomendasikan pemeriksaan USG berdasarkan usia kehamilan:

1. Trimester Pertama

USG di trimester pertama dilakukan untuk memastikan kehamilan, mengetahui usia kehamilan, hingga memeriksa adanya kemungkinan terjadinya kehamilan ektopik.

2. Trimester Kedua

Di trimester ini, USG dilakukan untuk membantu dokter mendiagnosis kelainan struktur tubuh janin, mengukur perkembangan janin, hingga kemungkinan kematian janin di dalam kandungan.

3. Trimester Ketiga

Di trimester ketiga USG ini bertujuan untuk mengetahui posisi plasenta, mengamati posisi janin dan pergerakannya, hingga memeriksa kelainan pada rahim dan panggul ibu.

Kelebihan USG 4D

Ketimbang USG 2D dan 3D, USG 4D mampu menyajikan gambar bergerak, seperti video. Dengan begitu, ibu bisa melihat aktivitas janin secara lebih jelas. Misalnya, saat menguap, tersenyum, ataupun melakukan gerakan lainnya. Enggak cuma itu saja, ibu juga bisa kok melihat bagian tubuh janin secara lebih nyata.

USG empat dimensi ini juga bisa membantu dokter kandungan untuk mendeteksi kemungkinan adanya gangguan atau abnormalitas pada janin dan kondisi organ-organ janin. Nah, dengan begitu dokter bisa segera melakukan langkah-langkah penanganan.

Hal yang perlu diingat, ibu hamil amat tidak disarankan untuk melakukan USG tanpa tujuan medis, apalagi dilakukan oleh tenaga non-profesional. Lalu, manfaat apa sih yang diperoleh dari pemeriksaan ini?

Baca juga: Inilah Perbedaan antara USG 3D dan USG 4D

Menurut kacamata kedokteran, USG 4D lebih detail dan efektif ketimbang 2D. Misalnya, dalam melihat kelainan atau cacat lahir yang terjadi pada janin. Contohnya, bibir sumbing yang akan sulit terlihat pada USG standar atau 2D.

Nah, berikut ini manfaat USG janin, baik 2D, 3D, atau pun 4D:

  •  Memastikan kehamilan dan lokasi janin.

  •  Menentukan usia kehamilan.

  •  Mengetahui jumlah janin dalam kandungan, seperti mendeteksi kehamilan kembar.

  •  Mendeteksi kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

  •  Mengidentifikasi cacat lahir pada janin.

  •  Mengevaluasi pertumbuhan janin selama kehamilan.

  •  Memantau pergerakan dan denyut jantung janin.

  •  Mengevaluasi kondisi plasenta dan cairan ketuban.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
US National Library of Medicine National Institutes of Health - American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Ultrasound: Sonogram
Baby Centre. Diakses pada 2020. What are 3D and 4D ultrasound scans?
Web MD. Diakses pada 2020. 3D and 4D Ultrasounds.
WHO. Diakses pada 2020. When should pregnant women do an ultrasound?