Ad Placeholder Image

Kencing Merah Setelah Makan Buah Naga? Ini Sebabnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Kencing Merah Setelah Makan Buah Naga? Ini Penyebabnya!

Kencing Merah Setelah Makan Buah Naga? Ini Sebabnya!Kencing Merah Setelah Makan Buah Naga? Ini Sebabnya!

Makan Buah Naga Kencing Jadi Merah? Pahami Penyebab dan Kapan Harus Waspada

Fenomena kencing berubah warna menjadi merah atau merah muda setelah mengonsumsi buah naga, khususnya varietas merah, adalah hal yang umum dan seringkali tidak berbahaya. Kondisi ini disebabkan oleh pigmen alami dalam buah naga yang disebut betasianin atau antosianin, yang tidak sepenuhnya dicerna tubuh. Pigmen tersebut kemudian ikut terbuang melalui urine, menciptakan ilusi kencing berdarah atau pseudohematuria. Meskipun umumnya normal dan bersifat sementara, penting untuk memahami kapan perubahan warna urine ini memerlukan perhatian medis.

Apa Itu Pseudohematuria (Urin Merah Palsu)?

Pseudohematuria adalah kondisi di mana urine tampak merah atau merah muda, tetapi tidak disebabkan oleh adanya darah. Perubahan warna ini umumnya timbul akibat konsumsi makanan atau minuman tertentu yang mengandung pigmen kuat, seperti buah naga merah, bit, atau buah beri. Pigmen-pigmen ini tidak sepenuhnya diserap atau dimetabolisme oleh sistem pencernaan. Akibatnya, mereka dikeluarkan melalui ginjal dan mewarnai urine saat buang air kecil.

Mengapa Makan Buah Naga Bisa Membuat Kencing Jadi Merah?

Perubahan warna urine setelah mengonsumsi buah naga merah disebabkan oleh kandungan pigmen alami yang tinggi.

  • Pigmen Alami. Buah naga merah kaya akan betasianin dan antosianin. Betasianin adalah pigmen merah terang yang juga ditemukan pada bit, sedangkan antosianin adalah pigmen merah-ungu yang banyak terdapat pada beri-berian. Kedua pigmen ini berfungsi sebagai pewarna alami pada buah naga.
  • Pencernaan yang Tidak Sempurna. Tubuh seseorang tidak selalu mampu memetabolisme atau memecah pigmen ini sepenuhnya. Proses pencernaan dan penyerapan pigmen dapat bervariasi antar individu, tergantung pada genetik, kesehatan saluran pencernaan, dan jumlah buah naga yang dikonsumsi.
  • Pewarnaan Urine. Pigmen yang tidak tercerna kemudian disaring oleh ginjal dan dikeluarkan bersama urine. Ini menyebabkan urine tampak kemerahan atau merah muda, menyerupai warna darah. Kondisi ini adalah efek samping yang tidak berbahaya.

Kapan Kencing Merah Setelah Makan Buah Naga Dianggap Normal?

Kencing yang berubah warna menjadi merah setelah makan buah naga umumnya merupakan respons normal dan sementara. Warna merah pada urine biasanya akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Efek ini akan sirna saat pigmen buah naga sudah sepenuhnya keluar dari sistem tubuh. Umumnya, kondisi ini berlangsung sekitar 24 hingga 48 jam setelah konsumsi. Jika perubahan warna urine terjadi dalam rentang waktu tersebut dan tidak disertai gejala lain, kemungkinan besar kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Kapan Harus Waspada dan Segera ke Dokter?

Meskipun kencing merah setelah makan buah naga seringkali tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Seseorang disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika warna merah pada urine:

  • Terjadi tanpa konsumsi buah naga atau makanan/minuman lain yang dikenal pewarna kuat.
  • Terus berlanjut lebih dari 2-3 hari setelah berhenti mengonsumsi buah naga.
  • Disertai dengan gejala lain, seperti:
    • Nyeri saat buang air kecil (disuria) atau nyeri pada perut bagian bawah atau pinggang.
    • Urine berbau menyengat atau tampak keruh.
    • Sering buang air kecil namun dengan volume yang sedikit-sedikit.
    • Mengalami demam, menggigil, mual, atau muntah.
    • Urine berwarna cokelat, oranye pekat, atau terlihat adanya gumpalan darah nyata.

Gejala-gejala tersebut dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi saluran kemih (ISK), batu ginjal, atau kondisi medis lainnya yang membutuhkan diagnosis dan penanganan oleh profesional.

Tips Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Menjaga kesehatan saluran kemih adalah langkah penting untuk mencegah berbagai masalah. Beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:

  • Perbanyak minum air putih untuk membantu membersihkan saluran kemih dan mencegah penumpukan bakteri.
  • Jaga kebersihan area kemaluan, terutama setelah buang air besar atau kecil, untuk mencegah infeksi.
  • Hindari menahan buang air kecil terlalu lama karena dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi purin, seperti jeroan atau emping melinjo, jika memiliki riwayat masalah asam urat atau risiko batu ginjal.

Kesimpulan

Kencing merah setelah makan buah naga adalah fenomena pseudohematuria yang umumnya tidak berbahaya dan disebabkan oleh pigmen alami buah. Kondisi ini bersifat sementara dan akan hilang dalam 24-48 jam. Namun, jika perubahan warna urine terus berlanjut tanpa konsumsi buah naga, atau disertai gejala seperti nyeri, demam, atau bau menyengat, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi serius. Untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi medis, gunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter terpercaya.