• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Amiodarone Hydrochloride
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Amiodarone Hydrochloride

Amiodarone Hydrochloride

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Amiodarone HydrochlorideAmiodarone Hydrochloride

Deskripsi Amiodarone Hydrochloride

Amiodarone Hydrochloride adalah obat yang digunakan untuk mengatasi masalah irama jantung yang tidak beraturan. Obat ini dapat membantu mengembalikan irama jantung kembali normal dengan memblokir sinyal listrik pada jantung yang menjadi penyebab detak jantung tidak beraturan.

Manfaat Amiodarone Hydrochloride

Amiodarone Hydrochloride memiliki manfaat untuk mengontrol detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Obat ini bekerja dengan cara memperpanjang jarak antara satu detak jantung dan detak jantung berikutnya.

Dengan begitu, detak jantung menjadi lebih lambat dan lebih teratur. Dokter mungkin juga menggunakan obat ini untuk alasan lain, yang disebut penggunaan off-label.

Dosis Amiodarone Hydrochloride

Dosis obat ini akan disesuaikan dengan kondisi pengidap. Secara umum, berikut ini dosis untuk orang dewasa berdasarkan kondisi yang dialami:

1. Aritmia Ventrikel atau Supraventrikel (Tablet Oral)

Dosisnya 200 miligram, sebanyak 3 kali sehari. Dapat dikonsumsi selama satu minggu. Dosis selanjutnya dapat dikurangi menjadi 200 miligram, sebanyak 2 kali sehari.

2. Aritmia Ventrikel atau Supraventrikel (Injeksi)

Dosisnya 5 miligram per kilogram berat badan. Digunakan selama 20-120 menit. Dosis dapat dilipatgandakan sesuai dengan kebutuhan. Dosis maksimal penggunaan harian adalah 1.200 miligram.

3. Pulseless Ventricular Fibrillation (VF) atau Pulseless Ventricular Tachycardia (VT) (Injeksi)

Dosisnya 300 miligram. Dosis lanjutan akan diberikan sebanyak 150 miligram.

Cara Penggunaan Amiodarone Hydrochloride

Berikut ini aturan penggunaan obat Amiodarone Hydrochloride:

  • Bacalah petunjuk pada kemasan obat sebelum menggunakannya. 
  • Ikuti anjuran dokter.
  • Konsumsi sebelum atau sesudah makan.
  • Pengidap penyakit lambung dapat mengonsumsi obat ini bersamaan dengan makan.
  • Jangan menambah, mengurangi dosis, atau memperpanjang masa pemakaian obat tanpa seizin dokter.
  • Gunakan secara teratur di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Simpan obat pada suhu ruangan yang sejuk.
  • Jauhkan dari cahaya matahari langsung dan tempat yang lembap.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan disimpan di lemari pendingin atau dibekukan.

Perhatian Penggunaan Amiodarone Hydrochloride

Sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama jika memiliki sejumlah kondisi berikut ini:

  • Sedang hamil, berencana akan hamil, atau menyusui. Tanyakan tentang manfaat dan risiko penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui.
  • Sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk vitamin, suplemen, dan produk herbal.
  • Obat ini dapat mengurangi tingkat konsentrasi. Untuk itu, hindari aktivitas yang membutuhkan fokus tinggi setelah mengonsumsi obat.
  • Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase kecuali telah diinstruksikan. Obat yang dibuang dengan cara tersebut dapat mengontaminasi lingkungan. 
  • Mengidap gangguan keseimbangan elektrolit.
  • Mengidap gangguan fungsi hati.
  • Mengidap kardiomiopati, yaitu kelainan otot jantung yang menjadi cikal bakal dari penyakit gagal jantung.
  • Mengidap gagal jantung.
  • Seseorang yang memakai alat pacu jantung dan defibrillator (ICD).
  • Pengguna obat akan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari. Pada kondisi ini, pengguna bisa saja mengalami gangguan pada kulit. 
  • Hindari paparan sinar matahari langsung saat menggunakan obat.

Efek Samping Amiodarone Hydrochloride

Efek samping pemakaian Amiodarone Hydrochloride akan tergantung pada kondisi masing-masing pengguna. Efek samping yang mungkin muncul adalah:

  • Peningkatan kadar SGOT dan SGPT dalam darah.
  • Merasa sangat lemas.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Sembelit.
  • Darah rendah.
  • Sakit kepala.
  • Hipotiroidisme.
  • Gangguan daya ingat.
  • Gangguan tidur.
  • Sensitif terhadap cahaya.

Interaksi Amiodarone Hydrochloride

Amiodarone Hydrochloride akan menimbulkan sejumlah interaksi ketika dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat berikut ini:

  • Cimetidine.
  • Rifampicin.
  • Phenytoin.
  • Ciclosporin.
  • Clonazepam.
  • Digoxin.
  • Phenytoin.
  • Procainamide.
  • Simvastatin.
  • Warfarin.
  • Terfenadine.

Kontraindikasi Amiodarone Hydrochloride

Amiodarone Hydrochloride tidak boleh digunakan pada orang dengan sejumlah kondisi kesehatan berikut ini:

  • Hipersensitivitas terhadap kandungan obat ini.
  • Riwayat gangguan kelenjar tiroid.
  • Riwayat hipotensi berat.
  • Bradikardia.
  • Syok kardiogenik.
  • Gangguan pernapasan.

Itulah yang perlu diketahui tentang manfaat obat Amiodarone Hydrochloride, penggunaan, dan efek sampingnya. Jika kamu memerlukan obat tertentu, kamu bisa cek kebutuhan medis kamu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
MIMS. Diakses pada 2022. Amiodarone.
WebMD. Diakses pada 2022. Amiodarone HCL – Uses, Side Effects, and More.
Drugs. Diakses pada 2022. Amiodarone.
News-Medical Life Sciences. Diakses pada 2022. Amdarone.