Cat Scratch Disease

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Cat Scratch Disease

Cat Scratch Disease (CSD) adalah salah satu penyakit yang menyerang manusia yang berkaitan dengan cakaran (scratch), gigitan (bite) dan jilatan dari kucing di mana proses tersebut dapat menyebabkan CSD.

 

Gejala Cat Scratch Disease

Gejala awal dapat berupa munculnya papula (benjolan) berukuran kecil akan terlihat beberapa hari setelah kejadian dicakar atau digigit. Benjolan tersebut dinamakan “inoculation lesion”, yaitu ketika terdapat luka tempat bakteri akan masuk ke dalam tubuh.

Lymphadenopathy (kebengkakan pada kelenjar limfa, khususnya di ketiak, kepala dan leher) muncul sekitar 1-3 minggu setelah kejadian cakaran. Gejala seperti sakit kepala, sakit pada persendian, lemah, kurang nafsu makan dan gejala flu dapat bertahan beberapa minggu. 

 

Penyebab dan Faktor Risiko Cat Scratch Disease

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Bartonella henselae dan mikroorganisme ini dapat ditemukan di seluruh dunia. Kebanyakan kasus disebabkan dari anak kucing (kitten) namun kucing dewasa (adult) juga dapat menjadi penyebab penyakit ini.

 

Diagnosis Cat Scratch Disease

Selain dari anamnesis dan gejala, diagnosa CSD dapat ditegakkan melalui ujian darah ataupun biopsi (pengambilan sampel) dari kelenjar limfa yang berkaitan.

 

Pencegahan Cat Scratch Disease

Pencegahan dapat dimulai dengan berhati-hati terhadap kucing liar dan melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan. 

 

Penanganan Cat Scratch Disease

Penanganan awal jika terkena gigitan dan/atau cakaran dari kucing segeralah cuci dan lakukan disinfeksi luka. Pada orang yang sehat, CSD sembuh sendiri tanpa adanya rawatan dan pengobatan. Namun tetap lebih baik dilakukan perawatan luka. 

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika terkena cakaran atau gigitan kucing yang semakin memburuk atau disertai gejala seperti di atas, segeralah periksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit sesuai domisili kamu di sini.