• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cek Asam Urat

Cek Asam Urat

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Apa Itu Cek Asam Urat?

Cek asam urat merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kadar asam urat di dalam tubuh. Sebelumnya perlu diketahui, asam urat adalah senyawa alami yang diproduksi tubuh dan terbentuk dari penguraian zat purin dari makanan atau minuman. Sebenarnya tidak masalah selama kadar asam urat masih berada di batas normal. Sebaliknya, saat kadar asam urat terlalu tinggi mungkin akan muncul beberapa gejala yang bisa mengganggu. 

Baca juga: Pentingnya Mengetahui Kadar Asam Urat

 

Kenapa Melakukan Cek Asam Urat?

Cek asam urat dilakukan untuk mengetahui kadar asam urat di dalam tubuh. Pasalnya, ada beragam gejala yang muncul saat kadar asam urat terlalu tinggi. Selain bisa mengganggu, kadar asam urat tinggi sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Saat tubuh memproduksi asam urat secara berlebih, ginjal mungkin tidak akan lagi mampu membuangnya, sehingga muncul peradangan sendi akibat terbentuknya kristal padat pada sendi-sendi. 

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kadar asam urat seseorang meningkat, salah satunya karena konsumsi makanan tertentu. Gejala penyakit ini umumnya muncul akibat penguraian zat purin dalam makanan, seperti daging merah, seafood, ikan makarel, hati, kacang-kacangan, serta minuman yang mengandung alkohol. 

Asam urat tinggi biasanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti nyeri yang muncul dan pergi pada persendian, nyeri khas pada ibu jari kaki, kesulitan berjalan, sendi sulit digerakkan dan mengalami kemerahan, serta rasa sakit yang bisa mengganggu aktivitas dan berlangsung dalam waktu lama. Selain melalui gejala yang muncul, kadar asam urat yang tinggi juga bisa diketahui melalui pemeriksaan alias cek asam urat. 

Baca juga: Sering Diabaikan, Inilah Penyebab Utama Asam Urat

 

Kapan Harus Melakukan Cek Asam Urat?

Cek asam urat bisa dilakukan kapan saja, melalui pemeriksaan laboratorium atau alat periksa nirkabel. Namun, pemeriksaan yang satu ini mungkin akan dianjurkan untuk beberapa kondisi medis atau untuk mengetahui pemicu dari gejala tertentu, misalnya nyeri pada sendi. Dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan asam urat pada orang yang mengeluhkan nyeri di sekitar persendian. 

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar asam urat dalam tubuh. Sebenarnya, kadar asam urat seseorang biasanya akan berbeda dengan orang lain. Namun, ada acuan yang ditetapkan dalam menentukan kadar asam urat normal. Pada wanita, kadar asam urat normal adalah 2,4–6,0 miligram per desiliter (mg/dL). Sementara pada pria, asam urat normal adalah 3,4–7,6 mg/dL dan pada anak-anak adalah 2,0–5,5 mg/dL. 

Beberapa orang yang memiliki hasil pemeriksaan asam urat tinggi mungkin tidak mengalami gejala tertentu, artinya tidak diperlukan penanganan atau pengobatan khusus. Sebaliknya, kadar asam urat yang normal atau tinggi dan disertai dengan gejala nyeri sendi sebaiknya tidak dianggap sepele dan perlu mendapat penanganan medis yang tepat. 

 

Bagaimana Melakukan Cek Asam Urat?

Cek asam urat bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu tes asam urat dalam darah dan tes asam urat dalam urine. Tes darah dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk kemudian diperiksa di laboratorium atau alat cek asam urat khusus. Sampel darah yang diambil nantinya akan menunjukkan angka yang merupakan kandungan atau kadar asam urat seseorang. 

Sementara pemeriksaan urine dilakukan dengan mengambil sampel air kencing alias urine. Melalui pemeriksaan ini, akan diketahui bagaimana fungsi ginjal dalam membuang asam urat. Jika ginjal tidak dapat membuang asam urat dari darah secara normal, risiko pembentukan kristal atau batu ginjal menjadi lebih besar. Maka dari itu, tes urine dilakukan untuk mengetahui ada atau tidak batu ginjal akibat asam urat tinggi.

 

Di Mana Melakukan Cek Asam Urat?

Cek asam urat bisa dilakukan di fasilitas kesehatan mana saja, mulai dari klinik atau puskesmas, rumah sakit, bagian unit gawat darurat (UGD), hingga laboratorium kesehatan.

Baca juga: Ketahui Penyebab dan Penanganan Asam Urat di Rumah

Referensi: 
Web MD. Diakses pada 2020. What is a Uric Acid Blood Test?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Gout.