Dehidrasi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Dehidrasi

Dehidrasi adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh hilangnya cairan dalam tubuh dari yang didapatkan. Akibatnya, keseimbangan gula garam tubuh terganggu dan tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.

 

Faktor Risiko Dehidrasi

Kelompok orang yang rentan mengalami dehidrasi, antara lain:

  • Bayi dan anak-anak.

  • Orang lanjut usia.

  • pengidap penyakit kronis (jangka panjang).

  • Olahragawan atau atlet.

  • Orang yang berolahraga di tempat yang panas dan lembap.

  • Orang yang tinggal, bekerja, dan berolahraga di dataran tinggi.

 

Penyebab Dehidrasi

Beberapa penyebab dehidrasi, antara lain:

  • Berkeringat secara berlebihan.

  • Demam.

  • Berolahraga atau melakukan latihan yang berat.

  • Bekerja di tempat yang panas karena banyaknya keringat yang dikeluarkan.

  • Pengidap diabetes, kadar glukosa dalam darah naik dan tidak terkontrol.

  • Pengidap diare (gastroenteritis) dan muntah yang parah bagi anak-anak dan bayi.

  • Pengguna alkohol yang mengonsumsi secara berlebihan.

  • Pengidap anoreksia nervosa.

  • Pengidap cystic fibrosis.

  • Mengalami luka bakar yang luas dan heat stroke (sengatan panas).

 

Gejala Dehidrasi

Gejala dehidrasi awal dan sedang pada orang dewasa, antara lain:

  • Rasa haus.

  • Warna urine lebih pekat atau gelap.

  • Jumlah dan frekuensi pembuangan urine menurun.

  • Mulut kering dan lengket.

  • Mudah mengantuk dan cepat lelah.

  • Sakit kepala.

  • Sembelit.

  • Pusing.

Gejala dehidrasi ringan dan sedang yang dirasakan oleh  anak dan bayi, antara lain:

  • Saat menangis tidak ada air mata.

  • Mata terlihat cekung ke dalam.

  • Ubun-ubun menyusut.

  • Popok tetap kering selama 12 jam.

  • Kulit terasa dingin dan kering.

  • Mudah marah dan lesu.

  • Mulut kering dan lengket.

  • Kelelahan dan pusing.

Gejala dehidrasi berat yang dirasakan oleh orang dewasa, anak, dan bayi, antara lain:

  • Mudah marah dan merasa kebingungan.

  • Mulut terasa kering.

  • Denyut jantung cepat tetapi lemah.

  • Bernapas dengan cepat.

  • Mata tampak cekung.

  • Demam.

  • Elastisitas kulit berkurang

  • Tekanan darah rendah.

  • Kejang-kejang.

  • Kesadaran menurun.

  • Pada anak-anak dan bayi, kaki dan tangannya akan teraba dingin dan tampak ruam-ruam kecil (blotchy-looking) tanpa rasa gatal atau nyeri.

Baca juga: Kurang Minum, Kenali 5 Tanda Dehidrasi pada Kulit

 

Diagnosis Dehidrasi

Dokter akan mendiagnosis dehidrasi dengan melakukan wawancara medis serta pemeriksaan fisik untuk menemukan gejala dan tanda dari dehidrasi.

 

Pengobatan Dehidrasi

Cara pengobatan pada dehidrasi yang utama adalah dengan menggantikan cairan tubuh yang hilang. Pada dehidrasi ringan dan sedang, pengidap dapat minum oralit untuk mengembalikan keseimbangan kadar gula, garam, dan cairan di dalam tubuh.

  • Pada pada pengobatan dehidrasi ringan dan sedang pada bayi dan anak.

  • Pemberian ASI dapat dilanjutkan setelah mereka mengalami diare, demam, atau muntah.

  • Oleh karena lakosa sulit dicerna bayi, berikan susu formula bebas laktosa hingga diarenya benar-benar berhenti.

  • Berikan oralit sesuai petunjuk petugas kesehatan untuk mengganti cairan, garam, dan gula yang hilang.

  • Lanjutkan pemberian makanan bayi seperti sebelum diare.

  • Pengobatan dehidrasi pada atlet.

  • Mengonsumsi minuman berenergi yang mengandung elektrolit dan karbohidrat atau gula, serta menghindari minuman bersoda.

  • Pengobatan dehidrasi berat pada anak, bayi dan orang dewasa.

  • Pemberian cairan melalui infus merupakan cara yang cepat dan efektif untuk mengembalikan kadar cairan dan mineral tubuh ke tingkat yang normal.

 

Pencegahan Dehidrasi

Prinsip utama pencegahan dehidrasi adalah cairan yang masuk harus sama dengan cairan yang keluar. Semakin tinggi asupan air dibutuhkan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Prinsip utama pencehan dehidrasi adalah cairan yang masuk harus sama dengan cairan yang keluar.

  • Minum banyak cairan dan mengonsumsi makanan yang tinggi kadar airnya seperti buah-buahan dan sayur-mayur.

  • Orang dewasa dianjurkan minum dua hingga tiga liter air setiap harinya.

  • Pada anak-anak, pemberian cairan bergantung kepada umur, ukuran tubuh, dan aktivitas yang dilakukan.

Baca juga: Inilah 5 Buah Kaya Air Penangkal Dehidrasi

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika dehidrasi mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari, segera hubungi dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. What is Dehydration? What Causes It?

Diperbarui pada 22 November 2019