
DAFTAR ISI
- Apa Itu Duvadilan?
- Fungsi Duvadilan
- Dosis dan Aturan Pakai Duvadilan
- Efek Samping Duvadilan
- Interaksi Obat
- Peringatan dan Perhatian
- Bagaimana Menyimpan Duvadilan dengan Benar?
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Apa Itu Duvadilan?
Duvadilan adalah obat yang mengandung isoxsuprine HCl 10 mg, termasuk dalam golongan vasodilator sekaligus tokolitik. Obat ini bekerja dengan melebarkan pembuluh darah serta mengendurkan otot polos, termasuk otot rahim.
Duvadilan umumnya digunakan untuk membantu mengatasi gangguan sirkulasi darah dan dalam dunia obstetri. Obat ini juga dipakai untuk mencegah kontraksi rahim dini atau persalinan prematur, penyakit vaskular perifer, hingga kondisi Raynaud.
Fungsi Duvadilan
Fungsi utama Duvadilan adalah sebagai vasodilator. Ini berarti obat tersebut membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah.
Secara spesifik, Duvadilan memiliki beberapa fungsi utama:
- Mengatasi Penyakit Vaskular Perifer: Membantu meningkatkan aliran darah ke ekstremitas (tangan dan kaki) pada pasien dengan penyakit vaskular perifer.
- Meredakan Kondisi Raynaud: Membantu mengurangi gejala vasospasme (penyempitan pembuluh darah) pada jari tangan dan kaki yang disebabkan oleh kondisi Raynaud.
- Pengobatan pada Kondisi Obstetri Tertentu: Dalam beberapa kasus, Duvadilan digunakan untuk membantu relaksasi otot polos rahim.
Dosis dan Aturan Pakai Duvadilan
Penggunaan Duvadilan harus berdasarkan resep dan anjuran dokter. Berikut pedoman umum yang bisa kamu ketahui:
- Dosis umum dewasa: 1 tablet (10 mg) sebanyak 3–4 kali sehari, tergantung kondisi medis.
- Cara konsumsi: Diminum melalui mulut, bisa sesudah makan.
- Durasi penggunaan: Disesuaikan dengan kebutuhan medis dan evaluasi dokter secara berkala.
Jangan menghentikan obat secara tiba-tiba tanpa konsultasi medis, karena dapat menyebabkan kembalinya gejala atau risiko komplikasi.
Punya pertanyaan terkait dosis obat ini? Berikut Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Jantung di Halodoc yang bisa dihubungi.
Efek Samping Duvadilan
Seperti obat-obatan lainnya, Duvadilan dapat menyebabkan efek samping. Tidak semua orang mengalami efek samping, dan tingkat keparahannya dapat bervariasi.
Beberapa efek samping umum Duvadilan meliputi:
- Jantung berdebar
- Sakit kepala
- Mual
- Kemerahan pada kulit
- Pusing
Jika mengalami efek samping yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter.
Interaksi Obat
Duvadilan dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain. Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping.
Beri tahu dokter tentang semua obat yang sedang dikonsumsi, termasuk obat resep, obat bebas, vitamin, dan suplemen herbal.
Beberapa contoh obat yang dapat berinteraksi dengan Duvadilan meliputi:
- Obat antihipertensi lainnya (dapat meningkatkan risiko tekanan darah rendah)
- Obat-obatan yang memengaruhi detak jantung
Kamu juga perlu mengenal Apa Itu Interaksi Antar Obat dan Berbagai Dampaknya berikut ini supaya waspada.
Peringatan dan Perhatian
Sebelum menggunakan Duvadilan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Kondisi Medis: Beri tahu dokter jika memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah rendah, atau masalah perdarahan.
- Kehamilan dan Menyusui: Konsultasikan dengan dokter jika sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Penggunaan Duvadilan selama kehamilan dan menyusui harus dipertimbangkan dengan hati-hati.
- Alergi: Beri tahu dokter jika memiliki alergi terhadap Duvadilan atau obat-obatan lain.
Bagaimana Menyimpan Duvadilan dengan Benar?
Penyimpanan obat yang tepat sangat penting untuk menjaga efektivitas dan keamanannya. Berikut adalah panduan umum untuk menyimpan Duvadilan:
- Simpan pada suhu ruangan, jauh dari panas dan lembap.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menyimpan obat yang sudah kedaluwarsa.
Informasi lebih detail mengenai penyimpanan obat dapat ditemukan pada label kemasan atau tanyakan kepada apoteker.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Mengalami efek samping yang serius atau mengkhawatirkan.
- Gejala tidak membaik atau malah memburuk setelah menggunakan Duvadilan.
- Memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan Duvadilan.
Penting untuk selalu mendapatkan pengawasan medis yang tepat selama menggunakan obat-obatan.
Kesimpulan
Duvadilan adalah obat vasodilator yang digunakan untuk meningkatkan aliran darah pada kondisi seperti penyakit vaskular perifer dan Raynaud.
Penggunaannya memerlukan resep dan pengawasan dokter. Penting untuk mengikuti dosis dan aturan pakai yang dianjurkan, serta mewaspadai efek samping yang mungkin timbul.
Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai obat ini atau masalah pembuluh darah, kamu bisa menghubungi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



