Hidradenitis Suppurativa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa adalah suatu kelainan pada area kulit yang memiliki rambut dan kelenjar keringat. Penyakit ini diawali dengan suatu benjolan kecil sebesar kacang di area pergesekan kulit, seperti ketiak atau lipat paha, yang terasa nyeri atau berisi nanah. Selanjutnya, saluran nanah terbentuk di bawah permukaan kulit, yang disebut dengan saluran sinus. Saluran sinus menghubungkan area-area benjolan, sehingga memperluas infeksi dan peradangan yang terjadi.

 

Gejala Hidradenitis Suppurativa

Beberapa gejala pada hidradenitis suppurativa, antara lain:

  • Umum terjadi pada ketiak, lipatan paha, dan perianal.
  • Benjolan dengan nanah pada kulit (0,5-2 sentimeter).
  • Tanda peradangan pada kulit yang terkena, seperti kemerahan dan terasa hangat.
  • Dapat terbentuk abses, fistel, dan sinus yang multipel, pada peradangan menahun.

 

Penyebab Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa hingga saat ini belum diketahui pasti penyebabnya. Penyakit ini dapat terjadi pada semua anggota tubuh dengan folikel rambut, yang awalnya dipicu oleh adanya sumbatan folikel rambut dan kemudian mengalami peradangan.

 

Faktor Risiko Hidradenitis Suppurativa

Beberapa faktor risiko hidradenitis suppurativa, antara lain:

  • Usia, yang umumnya terjadi pada masa pubertas, sekitar usia 20 hingga 29 tahun.
  • Genetik, yang dialami jika memiliki riwayat penyakit ini dalam keluarga, tetapi tidak terkait dengan buruknya kebersihan.
  • Jenis kelamin, yaitu wanita lebih sering terserang penyakit ini dibanding pria.
  • Kebiasaan merokok.
  • Obesitas.
  • Diabetes.
  • Sindrom metabolik.
  • Penyakit Crohn .

 

Diagnosis Hidradenitis Suppurativa

Dokter akan mendiagnosis hidradenitis suppurativa dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang jika diperlukan, seperti:

  • Pengambilan sampel untuk mengetahui jenis bakteri yang berkembang pada nanah, untuk menentukan antibiotik yang paling tepat.
  • Pemeriksaan darah untuk menilai kadar gula pengidap, mengingat infeksi kulit umumnya terjadi pada pengidap diabetes, serta untuk memonitor tingkat infeksi dan peradangan.

 

Pengobatan Hidradenitis Suppurativa

Tujuan pengobatan hidradenitis suppurativa adalah untuk meredakan nyeri, mempercepat proses penyembuhan, dan mencegah penyebaran. Beberapa langkah yang akan dianjurkan dokter untuk mengatasi hidradenitis suppurativa, antara lain:

  • Pola hidup, seperti kompres hangat, jaga kebersihan daerah yang terkena, kenakan pakaian yang longgar, dan menurunkan berat badan.
  • Pengobatan medis, yaitu dengan pemberian antibiotik, serta injeksi steroid atau inhibitor TNF. Antibiotik yang digunakan adalah jenis eritromisin dan klindamisin.
  • Pembedahan, pada lesi kulit yang sudah kronik dengan banyak jaringan parut.

 

Komplikasi Hidradenitis Suppurativa

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi, antara lain:

  • Pembengkakan daerah lain di sekitar area yang terkena, misalnya jika hidradenitis suppurativa terjadi di ketiak, lengan dapat ikut membengkak, akibat dari hambatan aliran cairan getah bening.
  • Gangguan fungsi ginjal dan anemia akibat infeksi kronis.
  • Depresi.
  • Nyeri sendi dan radang sendi.
  • Kanker kulit, yang dapat dipicu oleh hidradenitis suppurativa yang parah.

 

Pencegahan Hidradenitis Suppurativa

Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan, antara lain menjaga berat badan tetap ideal dan menjaga kebersihan kulit untuk menghindari masalah kulit.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter ketika dirimu merasakan gejala - gejala di atas. Penanganan yang tepat dan cepat akan semakin baik demi proses pengobatan dan penyembuhan. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat appointment sesuai poliklinik atau dokter spesialis yang kamu inginkan di sini.