halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Kanker Tenggorokan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc
Kanker Tenggorokan

Pengertian Kanker Tenggorokan

Tenggorokan adalah sebuah organ pada leher yang berfungsi sebagai saluran pernafasan untuk udara masuk ke paru-paru. Secara umum tenggorokan akan dibagi menjadi tenggorok (faring) dan kotak suara (laring). Kanker tenggorokan merupakan pertumbuhan sel abnormal yang terjadi pada salah satu bagian dari leher dan tenggorokan, dapat terjadi di faring atau laring.

 

Gejala Kanker Tenggorokan

Gejala dari kanker tenggorokan meliputi:

    • Batuk.
    • Perubahan menetap pada suara, misal serak atau tidak dapat mengeluarkan suara sama sekali.
    • Kesulitan menelan.
    • Nyeri pada telinga.
    • Nyeri tenggorokan.
    • Penurunan berat badan yang tidak diketahui penyebabnya.

 

Penyebab Kanker Tenggorokan

Secara umum kanker terjadi karena pertumbuhan massa yang abnormal karena mutasi DNA. Mutasi ini menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan sel normal kehilangan fungsinya digantikan oleh sel kanker. Terdapat beberapa tipe dari kanker tenggorokan, yaitu:

    • Kanker nasofaring, kanker yang terjadi di bagian belakang dari hidung.
    • Kanker orofaring, kanker yang terjadi di bagian belakang dari mulut.
    • Kanker hipofaring, kanker yang terjadi di bagian bawah dari tenggorok.
    • Kanker glotis, kanker yang terjadi di pita suara, menyebabkan gangguan produksi suara.
    • Kanker supraglotis, kanker yang terjadi di atas pita suara, menyebabkan sumbatan pada jalan napas.
    • Kanker subglotis, kanker yang terjadi di bawah pita suara.

 

Faktor Risiko Kanker Tenggorokan

Faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan, yaitu:

    • Penggunaan tembakau, baik dalam rokok maupun tembakau yang dikunyah.
    • Penggunaan alkohol berlebihan.
    • Infeksi virus, virus human papilloma virus (HPV) atau infeksi Epstein-Barr virus (EBV).
    • Tingginya konsumsi garam.

 

Diagnosis Kanker Tenggorokan

Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan berikut untuk membantu menegakkan diagnosis kanker tenggorokan:

    • Endoskopi, menggunakan kamera yang dimasukkan melalui mulut atau hidung menyusuri bagian tenggorokan untuk melihat apakah ada pertumbuhan massa abnormal pada daerah di sekitar tenggorokan.
    • Biopsi, mengambil sampel jaringan pada daerah yang dicurigai mengalami kanker kemudian melihat sampel tersebut di bawah mikroskop. Hal ini merupakan penegakkan diagnosis pasti dari kanker.
    • Pencitraan, pencitraan dengan menggunakan rontgen, CT-Scan, MRI, atau PET-Scan jika tersedia, dapat digunakan untuk membantu dokter melihat massa yang terletak di tenggorokan.

 

Pencegahan Kanker Tenggorokan

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker tenggorokan:

    • Stop merokok. Jika kamu merokok, coba untuk berhenti merokok. Diskusikan pada dokter cara untuk berhenti merokok. Pada rokok mengandung banyak oksidan yang dapat menimbulkan mutasi pada sel tubuh, termasuk perubahan dari bagian dalam tenggorokan.
    • Diet sehat, kombinasi buah-buahan dan sayur dapat memberikan asupan antioksidan yang cukup bagi tubuh untuk melawan kanker.
    • Kurangi asupan garam, garam mengandung nitrosamin yang diduga berkaitan dengan kejadian kanker nasofaring.
    • Melindungi dari virus HPV dan EBV, melindungi diri dari HPV dapat dilakukan dengan vaksin HPV.

 

Pengobatan Kanker Tenggorokan

Pengobatan kanker tenggorokan bervariasi bergantung pada letak dan stadium dari kanker. Beberapa kanker tidak dapat dilakukan pembedahan karena letaknya yang sulit untuk dilakukan eksplorasi. Beberapa pengobatan yang dilakukan untuk pengidap kanker tenggorokan, yaitu:

  • Kemoterapi dan radioterapi, merupakan pilihan terapi yang paling sering digunakan, terutama untuk kanker yang sulit dijangkau. Terapi ini memungkinkan kita untuk dapat membunuh sel kanker tanpa perlu membuang jaringan melalui pembedahan. Terapi dilakukan dengan memberikan serangkaian obat-obatan kimia (kemoterapi) dan dilanjutkan dengan memberikan paparan sinar X dengan dosis dan jumlah tertentu.
  • Pembedahan, dilakukan pada kanker yang dapat dijangkau dan tidak menimbulkan komplikasi lain pasca operasi. Pembedahan yang dimaksud ini juga termasuk di dalamnya adalah tindakan membuang sebagian atau seluruh pita suara, jika didapati tumor pada pita suara.
  • Rehabilitasi setelah pengobatan, karena beberapa fungsi vital tenggorokan, diperlukan rehabilitasi pasca pengobatan untuk memperbaiki fungsi organ yang hilang. Beberapa keadaan yang dapat timbul pasca pengobatan kanker tenggorokan yang membutuhkan rehabilitasi, misalnya:
      • Kesulitan makan, nafsu makan menurun, terutama pasca kemoterapi-radioterapi.
      • Kesulitan menelan, terutama pasca kemoterapi-radioterapi.
      • Kekakuan pada leher.
      • Kesulitan bicara, terutama pada kanker yang melibatkan pita suara atau di sekitar pita suara.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Beberapa gejala kanker tenggorokan terkadang tidak spesifik mengarah ke kanker. Segera periksakan diri ke dokter apabila kamu mendapati gejala kanker tenggorokan yang menetap. Dokter menggali lebih dalam lagi melalui beberapa pemeriksaan penunjang. Agar lebih mudah, kamu bisa langsung melakukan pemeriksaan di rumah sakit tanpa harus antri. Kamu hanya perlu membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini.

Topik Terkini

Lihat Semua

Artikel Terkait

Halodoc Image Description
Kenali Symptoms of Throat Cancer yang Sering Diabaikan
Kanker Tenggorokan
Halodoc Image Description
Waspadai Berbagai Symptoms of Throat Cancer Sejak Dini
Kanker Tenggorokan
Halodoc Image Description
Ciri-ciri Kanker Tenggorokan, Yuk Kenali Lebih Awal
Kanker Tenggorokan
Halodoc Image Description
Cakra Tenggorokan: Rahasia Bicara Jujur dan Pede
Kanker Tenggorokan
Ini Dokter Spesialis yang Bisa Bantu Atasi Kanker Tenggorokan
Ini Dokter Spesialis yang Bisa Bantu Atasi Kanker Tenggorokan
Kanker Tenggorokan
6 menit
ini-penyebab-kanker-tenggorokan-yang-perlu-diwaspadai-halodoc
Ini Penyebab Kanker Tenggorokan yang Perlu Diwaspadai
Kanker Tenggorokan
4 menit
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
halodoc-banner
Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

Download app banner
messagehelp@halodoc.com
local_phone021-5095-9900

BANTUAN & PANDUAN

  • Pusat Bantuan
  • Syarat & Ketentuan
  • Pemberitahuan Privasi

HALODOC

  • Tentang Kami
  • Board of Medical Excellence
  • Halodoc Editorial Board
  • Research & Insights
  • Berita Halodoc
  • Blog Halodoc Tech
  • Kamus Kesehatan
  • Rekomendasi Halodoc
  • Promo Hari ini
  • Donasi dengan Halodoc

KARIR & KOLABORASI

  • Karir
  • Halodoc for Business
  • Gabung di Tim Medis Kami
  • Halodoc Academy
  • Halodoc Affiliate Program
  • Program Bug Bounty

Keamanan & privasi

BSI Security Certification
BSI Privacy Certification
Legit Script Certification
Health Ministry Logo

© 2016-2025, PT Media Dokter Investama and Affiliates. All rights reserved.