Karang Gigi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Karang Gigi

Karang gigi adalah timbunan plak dan zat kapur yang bereaksi dengan air liur. Karang gigi juga dapat disebut sebagai kalkulus gigi.

 

Gejala Karang Gigi

Umumnya terlihat adanya deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi. Area yang paling sering timbul karang gigi yaitu gigi bagian depan bawah dan geraham atas bawah kiri dan kanan karena pada area itu dekat dengan kelenjar air liur.

Karang gigi yang tidak kunjung dibersihkan menyebabkan gusi berdarah, bau mulut akibat pembusukan sisa-sisa makanan, serta iritasi dan peradangan yang menjadi penyebab penyakit sistemik.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Karang Gigi

Karang gigi disebabkan oleh kuman yang memakan sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi dan sela-sela gigi. Adapun faktor yang menyebabkan karang gigi lebih mudah terbentuk, yaitu keasaman pH air liur.

Semakin tinggi pH air liur (di atas 7) maka air liur bersifat basa, karena air liur yang bersifat basa apabila bertemu dengan sisa makanan yang bersifat asam akan terjadi pembentukan garam. Mula-mula, reaksi ini menimbulkan plak, dan lama-kelamaan terbentuklah karang gigi.

 

Diagnosis Karang Gigi

Diagnosis ditegakkan anamnesis dan pemeriksaan gigi.

 

Pencegahan Karang Gigi

Menghindari makanan manis dan berkarbohidrat tinggi dapat diupayakan untuk mencegah terbentuknya karang gigi.

 

Penanganan Karang Gigi

Agar karang gigi tidak mudah terbentuk, sebaiknya rutin menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur. Berkumur-kumur dengan air putih dapat membantu merontokkan sisa-sisa makanan. Selain itu rutin ke dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan serta calculectomy dan curettage.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Umumnya periksakan setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi agar karang gigi tidak menumpuk dan dapat dibersihkan. Untuk melakukan pemeriksaan, bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini.