Mastoiditis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Mastoiditis 

Tulang mastoid adalah tulang yang terletak di belakang telinga, yang di dalamnya terdapat rongga seperti sarang lebah yang berisikan udara (air cells).

Mastoiditis adalah keadaan infeksi pada rongga tulang mastoid, dapat merupakan komplikasi/perluasan dari adanya infeksi telinga tengah yang terjadi dalam waktu yang cukup lama (kronis). Mastoiditis sendiri terbagi menjadi mastoiditis akut dan kronis.

  

Penyebab dan Faktor Risiko Mastoiditis 

Seperti telah disebutkan diatas, penyebab utama mastoiditis adalah peradangan telinga tengah yang terjadi secara kronis (otitis media supuratif kronis). Oleh karena telinga tengah terhubung dengan nasofaring melalui tuba Eustachius, penyebab peradangan ini umumnya disebabkan oleh organisme saluran napas seperti Staphylococcus, Haemophilus, Pseudomonas, Proteus, Aspergillus, Streptococcus, dll. 

Faktor risiko yang menyebabkan mastoiditis merupakan faktor risiko yang menyebabkan terjadinya otitis media supuratif kronis, seperti kurangnya menjaga kebersihan telinga saat mandi atau berenang sehingga air yang tidak steril masuk ke dalam telinga, gangguan fungsi tuba Eustachius, perforasi gendang telinga yang menetap, terjadinya perubahan yang menetap pada telinga tengah seperti perubahan jaringan (metaplasia), serta mekanisme pertahanan tubuh yang kurang baik.

 

Gejala Mastoiditis 

Gejala mastoiditis dapat berupa pembengkakan daun telinga, kemerahan dan rasa nyeri pada belakang telinga, adanya cairan yang keluar dari telinga, hingga gejala sistemik seperti demam dan malaise.

 

Diagnosis Mastoiditis 

Penegakkan diagnosis mastoiditis dilakukan berdasarkan anamnesis yang detil terutama riwayat adanya gejala peradangan telinga tengah, pemeriksaan fisik secara seksama dengan menggunakan otoskop, serta pemeriksaan penunjang berupa CT Scan area mastoid. Pemeriksaan penunjang lainnya yang dapat dilakukan jika terdapat gejala keluar cairan dari telinga adalah dengan memeriksakan cairan tersebut untuk di kultur. 

 

Komplikasi Mastoiditis

Mastoiditis dapat menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya seperti lumpuhnya saraf wajah, nyeri kepala, rasa pusing berputar (vertigo), kehilangan pendengaran, peradangan pada selaput otak dan/atau jaringan otak, serta perubahan penglihatan. 

 

Pengobatan Mastoiditis 

Pengobatan utama dilakukan dengan pemberian antibiotik sistemik yang diberikan melalui oral maupun intravena. Selain itu, dapat dilakukan pencucian telinga dengan menggunakan H2O2 dan pemberian antibiotik tetes telinga (Ofloxacin).

Miringotomi dilakukan untuk mengeluarkan seluruh cairan telinga tengah untuk menurunkan tekanan dengan cara membuat lubang kecil pada gendang telinga. Jika dengan pemberian antibiotik tidak memberikan perubahan yang bermakna maka dapat dipikirkan tindakan pembedahan untuk mengambil bagian tulang mastoid yang terinfeksi yang disebut dengan mastoidektomi. Pengobatan yang diberikan secara dini dan terstruktur membantu mencegah terjadinya komplikasi. 

 

Pencegahan Mastoiditis 

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pemeriksaan kesehatan telinga secara rutin dan tetap menjaga kebersihan telinga. Penggunaan cotton bud juga sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena dapat melukai bagian telinga. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh yakni dengan berolahraga rutin, mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika terdapat keluhan batuk, pilek berulang atau adanya cairan keluar dari telinga, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat agar terhindar dari komplikasi yaitu mastoiditis. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit sesuai domisili, caranya lihat di sini.