Sakit Kepala

Pengertian Sakit Kepala

Sakit kepala muncul di sekitar kepala dan sebagian besar terjadi dengan keparahan yang tidak serius dan bisa diatasi dengan meminum obat pereda sakit, minum air putih yang cukup dan banyak beristirahat. Namun, beberapa sakit kepala memerlukan penanganan lebih karena dapat membahayakan nyawa.

Gejala Sakit Kepala

Pada saat sakit kepala, gejala yang akan dirasakan adalah rasa sakit di sekitar kepala. Namun, waspadai jika sakit kepala disertai dengan gejala-gejala berikut:

  •  Gangguan pada penglihatan
  •  Kesulitan berbicara
  •  Leher kaku
  •  Hilang kesadaran
  •  Salah satu sisi tubuh menjadi lemah atau lumpuh
  •  Demam tinggi
  •  Sulit berjalan

Penyebab Sakit Kepala

Sakit kepala dikelompokkan berdasarkan penyebabnya, yaitu sakit kepala yang tidak terkait pada penyakit lain/primer dan sakit kepala akibat penyakit lain/sekunder.

1. Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer disebabkan oleh adanya gangguan di kepala yang sensitif terhadap rasa sakit dan tidak datang dari gejala pennyakit lain. Beberapa tipe sakit kepala primer yang terjadi dapat dilihat dibawah ini:

 Sakit kepala tegang

  • Migraine.
  • Sakit kepala cluster.

Faktor yang berperan dalam sakit kepala primer, meliputi:

  • Gangguan pada otot leher dan kepala.
  • Aktivitas kimia di otak.
  • Pemuluh darah atau/dan saraf.

2. Sakit Kepala Sekunder
Sakit kepala sekunder ini biasanya disebabkan oleh aktifnya saraf rasa sakit di bagian kepala akibat adanya suatu penyakit. Penyebab umum sakit kepala, berupa :

  • Flu.
  • Infeksi telinga.
  • Sinusitis.
  • Masalah gigi.
  • Konsumsi MSG yang berlebihan.
  • Konsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin secara tiba-tiba.
  • Perubahan hormon pada wanita setelah mengonsumsi pil KB.
  • Menggunakan penutup kepala yang terlalu ketat.

Penyebab sakit kepala sekunder yang jarang terjadi, bisa meliputi:

  • Gegar otak
  • Aneurisma otak.
  • Neuralgia trigeminal.
  • Keracunan karbon monoksida.
  • Serangan panik.
  • Meningitis.
  • Penyumbatan pembuluh darah di otak.
  • Radang pada otak.

Pengobatan Sakit Kepala

Pengobatan sakit kepala harus dilihat dari gejala yang dialami beserta penyebabnya. Namun, kamu bisa temui dokter untuk mendiagnosis masalah kesehatan jika:

  • Merasa kondisi tidak sehat ketika serangan sakit kepala terjadi.
  • Sakit kepala yang terjadi sangat parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Sakit kepala tidak kunjung reda walaupun telah mengonsumsi obat pereda sakit.
  • Sakit kepala disertai dengan gejala seperti sulit melihat atau berbicara, merasa kebas, leher kaku dan pingsan.

Pencegahan Sakit Kepala

Ada berbagai cara untuk mencegah sakit kepala, seperti:

  • Mengurangi kafein.
  • Menghindari pemicu sakit kepala.
  • Istirahat yang cukup.
  • Makan dengan teratur.
  • Kurangi stres.
  • Mengurangi konsumsi obat.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera temui dokter jika sakit kepala yang dirasakan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.