• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pantoprazole Sodium
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pantoprazole Sodium

Pantoprazole Sodium

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Pantoprazole SodiumPantoprazole Sodium

Pantoprazole adalah jenis obat yang digunakan untuk mengobati masalah lambung dan kerongkongan. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam yang dihasilkan perut dan mengurangi gejala-gejala seperti mulas, kesulitan menelan, dan batuk terus-menerus. Pantoprazole sodium dapat membantu untuk menyembuhkan kerusakan asam lambung dan kerongkongan, mencegah pertumbuhan bisul, dan mencegah kanker kerongkongan.

Nama dagang obat:Gazole 40, Pandecta, Panloc, Panso, Pantera, Pantocer 40, Panto-Gas, Pantomex, Pantoprazole, Pantopump, Caprol, Ciprazol, Erprazol, Fiopraz, Pantorin, Pantotis, Pantotum, Pantoz, Pantozer 20, Pantozol, Panvell, Panzol, Panzomed, dan Pepzol.

Manfaat Pantoprazole Sodium

Pantoprazole bermanfaat untuk mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung. Jenis obat ini juga digunakan untuk mengatasi mulas, refluks asam, dan mengobati kerongkongan sebagai akibat dari kenaikan asam lambung.

Dosis Pantoprazole Sodium

Dosis yang diberikan dokter dapat berbeda-beda untuk setiap orang. Hal ini bergantung dari penyakit yang menyerang dan usia orang yang mengalaminya. Berikut rincian pembagian dosis yang harus diketahui:

Dosis untuk Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD)

  • Dosis dewasa (usia 18 tahun ke atas):
  • Dosis umum: 40 mg per hari, diminum sekali sehari dengan atau tanpa makanan.
  • Dosis anak (usia 5-17 tahun):
  • Dosis umum untuk anak-anak yang beratnya 40 kilogram atau lebih: 40 mg diminum sekali sehari hingga 8 minggu.
  • Dosis umum untuk anak-anak yang beratnya antara 15 dan 40 kilogram: 20 mg diminum sekali sehari hingga 8 minggu.

Dosis untuk Produksi Asam Berlebih, seperti Sindrom Zollinger-Ellison

  • Dosis dewasa (usia 18 tahun ke atas):
  • Dosis umum: 40 mg dua kali sehari, dengan atau tanpa makanan.
  • Dosis anak (usia 0-17 tahun):
  • Dosis yang aman dan efektif belum ditetapkan untuk anak-anak dalam kisaran usia ini.

Cara Penggunaan Pantoprazole Sodium

Pastikan telah membaca panduan obat yang disediakan oleh apoteker sebelum mulai menggunakan pantoprazole dan setiap kali mendapatkan isi ulang. Jika memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Minum obat ini melalui mulut seperti yang diarahkan oleh dokter, biasanya sekali sehari. Dosis dan lama perawatan didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap perawatan.

Jika mengonsumsi tipe tablet, penggunaannya dapat dilakukan dengan atau tanpa makanan. Pastikan untuk menelan seluruh tablet. Jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat. Hal itu dapat menghancurkan obat.

Jika mengonsumsi tipe butiran, konsumsi obat tersebut 30 menit sebelum makan. Untuk mengonsumsinya melalui mulut, buka bungkusan dan campur butiran dalam saus apel atau jus apel. Jangan campur dengan makanan atau cairan lain. Jangan menghancurkan atau mengunyah butiran. 

Taburkan butiran pada 1 sendok teh (5 mililiter) saus apel dan telan semua campuran segera (dalam 10 menit), serta teguk segelas air. Konsumsi obat ini juga dapat mencampur butiran dengan 1 sendok teh (5 mililiter) jus apel dalam cangkir kecil, aduk selama 5 detik, dan telan semua campuran segera. 

Untuk memastikan jika mengonsumsi seluruh dosis, bilas cangkir sekali atau dua kali dengan jus apel untuk mencampur butiran yang tersisa, dan telan. Jangan menyiapkan campuran sebelumnya untuk digunakan nanti.

Jika perlu, antasid dapat diminum bersamaan dengan obat ini. Jika seseorang juga mengonsumsi sucraalfate, gunakan pantoprazole setidaknya 30 menit sebelum sucralfate.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat paling banyak darinya. Untuk membantu agar tetap ingat, lakukan pada waktu yang sama setiap hari. Terus minum obat ini selama pengobatan yang ditentukan, bahkan jika merasa lebih baik.

Beri tahu dokter jika kondisi kamu tidak berubah atau menjadi lebih buruk. Risiko efek samping meningkat seiring waktu. Tanyakan kepada dokter berapa lama harus minum obat ini hingga benar-benar sembuh.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menggunakan Pantoprazole Sodium

Pantoprazole bukan untuk menghilangkan gejala mulas segera. Mulas yang terjadi dapat salah sangka dengan gejala pertama serangan jantung. Cari pertolongan medis darurat jika memiliki nyeri dada atau perasaan berat, rasa sakit menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat, dan perasaan sakit secara umum.

Perawatan jangka panjang dengan pantoprazole juga dapat mempersulit tubuh untuk menyerap vitamin B-12, yang mengakibatkan kekurangan vitamin ini. Bicarakan dengan dokter jika membutuhkan perawatan pantoprazole jangka panjang dan memiliki kekhawatiran tentang kekurangan vitamin B-12.

Pantoprazole dapat menyebabkan masalah ginjal. Katakan kepada dokter jika mengalami buang air kecil kurang dari biasanya, atau jika memiliki darah dalam urine. Diare mungkin merupakan tanda infeksi baru. Hubungi dokter jika mengalami diare yang berair atau mengandung darah.

Pantoprazole dapat menyebabkan gejala baru atau memburuknya lupus. Beritahu dokter jika mengalami nyeri sendi dan ruam kulit di pipi atau lengan yang memburuk di bawah sinar matahari.

Efek Samping Pantoprazole Sodium

Sakit kepala atau diare dapat terjadi sebagai efek samping dari konsumsi obat ini. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, beritahu dokter atau apoteker segera.

Ingatlah bahwa dokter telah meresepkan obat ini karena telah melakukan penilaian bahwa manfaatnya dirasa lebih besar daripada risiko efek samping. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.

Beri tahu dokter segera jika mengalami efek samping serius, termasuk gejala kadar darah magnesium rendah (seperti detak jantung yang cepat, lambat, atau tidak teratur, kejang otot persisten, serta kejang), tanda-tanda lupus (seperti ruam pada hidung dan pipi, serta nyeri sendi baru atau memburuk).

Obat ini mungkin jarang menyebabkan kondisi usus yang parah karena jenis bakteri. Jangan menggunakan obat anti-diare atau opioid jika memiliki gejala berikut ini karena produk ini dapat memperburuknya. Beri tahu dokter Anda segera jika mengalami diare persisten, sakit perut, kram, demam, darah, dan lendir di tinja.

Dalam kondisi yang jarang, inhibitor pompa proton bisa menyebabkan kekurangan vitamin B-12. Risiko meningkat jika diambil setiap hari untuk waktu yang lama. Beri tahu dokter segera jika mengalami gejala kekurangan vitamin B-12 (seperti kelemahan yang tidak biasa, lidah sakit, atau mati rasa, kesemutan pada tangan dan kaki).

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, dapatkan bantuan medis segera jika mengalami gejala-gejala reaksi alergi serius, termasuk: ruam, gatal atau bengkak (terutama pada wajah, lidah, atau tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas, dan tanda-tanda masalah ginjal.

Interaksi Pantoprazole sodium

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko untuk efek samping yang serius. Semua yang tercantum tidak mengandung semua kemungkinan interaksi obat. 

Simpan daftar semua produk yang digunakan (termasuk obat resep, non-resep, dan produk herbal) dan bagikan dengan dokter dan apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Produk yang dapat berinteraksi dengan obat ini adalah: metotreksat (terutama pengobatan dosis tinggi). Beberapa produk membutuhkan asam lambung, sehingga tubuh dapat menyerapnya dengan baik.

Pantoprazole berguna untuk mengurangi asam lambung, sehingga dapat mengubah seberapa baik produk ini bekerja. Beberapa produk yang memberi pengaruh termasuk ampisilin, atazanavir, erlotinib, nelfinavir, pazopanib, rilpivirine, antijamur azole tertentu (itraconazole, ketoconazole, posaconazole).

Obat ini dapat mengganggu tes laboratorium tertentu (termasuk tes urine untuk tetrahydrocannabinol-THC, serta tes darah untuk menemukan tumor tertentu), sehingga mungkin menyebabkan hasil tes yang salah. Pastikan petugas laboratorium dan semua dokter tahu jika menggunakan obat ini.

Kontraindikasi Pantoprazole sodium

Mulas dapat timbul seperti gejala awal serangan jantung. Dapatkan bantuan medis darurat jika memiliki nyeri dada yang menyebar ke rahang atau bahu dan merasa cemas atau pusing. Seseorang sebaiknya tidak menggunakan obat ini jika:

  • Dalam waktu bersamaan juga minum obat yang mengandung rilpivirine.
  • Mengalami alergi terhadap pantoprazole atau obat-obatan serupa.

Selain itu, beritahu dokter jika pernah mengalami:

  • Kadar magnesium yang rendah dalam darah.
  • Lupus.
  • Osteoporosis atau kepadatan mineral tulang yang rendah.

Itulah informasi mengenai Pantoprazole sodium dan aturan minumnya. Informasi selengkapnya bisa ditanyakan langsung ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Download aplikasi Halodoc untuk mendapatkan informasi seputar obat lainnya ya!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2022. Pantoprazole, oral tablet.
WebMD. Diakses pada 2022. Pantoprazole Sodium – Uses, Side Effects and More.