Patah Tulang Belakang

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Patah Tulang Belakang

Patah tulang belakang adalah kondisi dimana tulang belakang patah. Patah tulang belakang bisa jauh lebih parah daripada patah tulang lainnya di tubuh karena patah tulang belakang dapat menyebabkan trauma pada saraf tulang belakang.

 

Gejala Patah Tulang Belakang

Beberapa gejala di bawah ini dapat menandakan adanya patah tulang belakang, yaitu:

  • Nyeri punggung yang hebat dan mendadak. Rasa nyeri punggung biasanya terjadi saat pengidap menegakkan punggung atau saat beraktivitas sehari-hari.
  • Nyeri terasa semakin hebat saat berdiri atau berjalan.
  • Rasa nyeri berkurang saat berbaring.
  • Kesulitan atau terasa nyeri saat membungkuk atau saat menggerakkan pinggang.
  • Perubahan bentuk tulang belakang (melengkung).

 

Faktor Risiko Patah Tulang Belakang

Faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya patah tulang belakang antara lain :

 

  • Usia. Patah tulang belakang lebih banyak dialami oleh orang yang usianya sudah tua. Hal ini disebabkan karena keseimbangan yang sudah berkurang, sehingga menyebabkan seseorang lebih rentan terjatuh.

 

  • Jenis kelamin. Wanita yang sudah mengalami menopause lebih berisiko mengalami patah tulang belakang.
  • Gaya hidup. Orang-orang yang pekerjaannya menuntut untuk sering mengangkat beban berat atau sering duduk lama dengan posisi yang tidak ergonomis, lebih rentan terkena patah tulang belakang.

 

Penyebab Patah Tulang Belakang

Patah tulang belakang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi yang melemahkan tulang, seperti:

  • Trauma. Contohnya, kecelakaan mobil, jatuh, olahraga atau tindakan kekerasan (misalnya, tertembak). Hal ini karena kejadian traumatis tersebut dapat memberikan terlalu banyak tekanan pada tulang belakang, sehingga vertebrae bisa patah karena tidak dapat menahan tekanan tersebut.
  • Osteoporosis.
  • Kanker tulang.
  • Tumor tulang belakang.

 

Diagnosis Patah Tulang Belakang

Jika dokter mencurigai bahwa kamu mengalami kerusakan saraf, ia mungkin akan melakukan pemeriksaan neurologis. Setelah melakukan pemeriksaan neurologis, dokter dapat menyarankan untuk melakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti :

  • X-ray. Prosedur ini dapat dengan jelas menunjukkan kondisi tulangmu, sehingga bisa diketahui apakah kamu mengalami patah tulang.
  • CT scan. Tes ini menunjukkan tulang, selain jaringan lunak, seperti saraf. Jika dokter menduga adanya kemungkinan kamu mengalami masalah neurologis, kamu mungkin harus menjalani CT scan untuk melihat apa yang menekan saraf dan tulang belakang.
  • MRI scan. Prosedur ini menunjukan jaringan lunak seperti cakram dan saraf. Melalui MRI, dokter juga bisa melihat masalah pada cakram intervertebral.

 

Pengobatan Patah Tulang Belakang dan Efek Sampingnya

Metode pengobatan yang dapat dianjurkan untuk orang yang mengalami patah tulang belakang, antara lain:

  • Istirahat yang cukup.
  • Pemberian obat.
  • Fisioterapi.
  • Penggunaan brace atau penyangga.

Jika metode pengobatan tersebut tidak efektif menghilangkan nyeri tulang belakang, maka pengidap baru dianjurkan untuk menjalani operasi tulang belakang. Jenis operasi tulang belakang yang dilakukan akan bergantung kepada jenis penyakit yang dialami oleh pengidap.

 

Pencegahan Patah Tulang Belakang

Gaya hidup yang dapat membantu kamu terhindar dari patah tulang belakang, antara lain:

  • Makan makanan yang kaya akan vitamin D, kalsium dan protein, serta minum suplemen jika diperlukan. Nutrisi tersebut sangat baik untuk patah tulang belakang. Habiskan juga waktu di bawah matahari untuk mendapatkan vitamin D.
  • Kunjungi dokter untuk berdiskusi tentang pilihan pengobatan osteoporosis. Penting juga bagi seorang wanita untuk minta saran kesehatan bila mengalami menopause dini.
  • Lakukan olahraga seperti berjalan, berlari, dan bermain tenis. Ini adalah perubahan gaya hidup yang dapat membantu memperkuat tulang dalam jangka panjang.
  • Buat lingkungan sekitar rumah kamu seaman mungkin dengan menyingkirkan berbagai halangan yang bisa membuat kamu terjatuh. Menyetirlah juga dengan aman untuk mengurangi risiko kecelakaan mobil.
  • Tingkatkan keseimbangan kamu dengan melakukan angkat beban dengan menggunakan lengan dan juga kaki untuk meningkatkan kekuatan kamu.
  • Berhenti merokok.
  • Kurangi konsumsi alkohol atau berhenti minum sama sekali.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila kamu memiliki pertanyaan seputar patah tulang belakang, kamu bisa langsung memeriksaan diri ke dokter yang kamu butuhkan di rumah sakit pilihan kamu di sini.