• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pola Makan Sehat Balita
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pola Makan Sehat Balita

Pola Makan Sehat Balita

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
pola-makan-sehat-balita-halodocpola-makan-sehat-balita-halodoc

Panduan Makanan Seimbang untuk Balita

Pada tahun-tahun awal kehidupan, bayi di bawah usia lima tahun (balita) perlu mendapatkan berbagai nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Memberikan balita makanan yang bergizi seimbang membantu mereka membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bervariasi.

Penerapan pola makan sehat pada balita ini juga bisa menghindarkannya dari risiko kesehatan, seperti obesitas dan diabetes. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan mereka mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dalam porsi yang disesuaikan. Artinya, porsi makanan berserat tinggi dan lemaknya seimbang. 

Pola makan yang sehat dan seimbang untuk balita terdiri dari makanan dari lima kelompok makanan utama. Kelima kelompok makanan tersebut tidak harus dipenuhi pada setiap waktu makan. Ada baiknya untuk menyertakan sesuatu dari setiap kelompok saat sarapan, makan siang, dan makan malam. Lainnya diberikan dalam bentuk makanan ringan. Berikut ini lima kelompok makanan utama yang perlu diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi balita:

  • Pati

Berikan makanan yang mengandung pati setidaknya lima porsi ukuran balita setiap hari, seperti roti, nasi, pasta, sereal, dan kentang. Makanan ini bisa memberikan energi serta vitamin B dan kalsium. Makanan bertepung berserat tinggi, seperti sereal gandum utuh dan beras merah dapat memberikan nutrisi tambahan, tapi perlu diperkenalkan secara bertahap. 

  • Buah-buahan 

Buah atau jus buah 100 persen dihitung sebagai bagian dari kelompok buah. Makanan ini bisa diberikan dalam bentuk segar, kalengan, beku, atau dikeringkan. Buah juga dapat dikonsumsi secara utuh, dipotong atau dihaluskan. American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk membatasi jus hingga kurang dari 4 ons per hari untuk anak-anak berusia 1-3 tahun.

  • Sayur-sayuran

Berikan sayuran yang bervariasi pada balita. Pilih sayuran dengan berbagai warna, seperti hijau tua, merah, dan oranye. Polong-polongan dan sayuran bertepung juga termasuk pilihan yang baik

  • Produk Susu

Susu dan produk olahannya dianggap sebagai bagian dari kelompok makanan ini. Usahakan untuk memilih produk bebas lemak atau rendah lemak. Produk kalsium tinggi juga direkomendasikan.

  • Protein

Pilihlah protein yang tidak berlemak, seperti daging dan unggas rendah lemak atau tanpa lemak. Berikan pada balita makanan berprotein yang bervariasi. Usahakan untuk memperbanyak ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang polong, dan buncis.

  • Minyak

Minyak tidak termasuk dalam kelompok makanan. Namun, minyak seperti minyak kacang, mengandung nutrisi penting yang bisa dimasukkan ke dalam makanan. Dorong balita untuk melakukan olahraga atau aktivitas fisik sehari-hari untuk dikombinasikan dengan pola makan sehat.

Jumlah Makanan yang Dibutuhkan Balita

Tergantung pada usia, ukuran dan tingkat aktivitas mereka. Balita rata-rata membutuhkan sekitar 1000-1400 kalori sehari. Sebagai panduan, balita membutuhkan tiga kali makan dan sekitar 2-3 camilan, serta 6-8 gelas cairan setiap hari. 

Ingat, nutrisi adalah tentang rata-rata. Jadi, jangan panik bila ibu tidak memberikan nutrisi sesuai target setiap hari. Cobalah tetap memberikan berbagai macam nutrisi dalam makanan Si Kecil.

Ibu juga bisa membicarakan mengenai pola makan dan kebutuhan olahraga balita dengan menghubungi dokter spesialis gizi anak melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc agar pertumbuhan Si Kecil tetap terpantau. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
BBC Good Food. Diakses pada 2022. A balanced diet for toddlers.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2022. Nutrition: Toddler.
Kids Health. Diakses pada 2022. Nutrition Guide for Toddlers
Diperbarui pada 30 Juni 2022