• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Ruam Kulit

Ruam Kulit

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Ruam Kulit

Ruam kulit adalah perubahan nyata pada tekstur atau warna pada kulit yang disebabkan oleh peradangan. Kulit yang mengalami ruam bisa mengalami gatal-gatal, benjol, mengelupas, bersisik, dan iritasi.

 

Faktor Risiko Ruam Kulit

Ruam kulit tergolong kondisi yang umum. Namun, wanita lebih rentan mengalami kondisi tersebut dibanding pria. Ruam kulit juga bisa terjadi pada siapa saja dari semua umur.

 

Penyebab Ruam Kulit

Penyebab ruam kulit dapat karena efek samping dari obat-obatan, reaksi alergi, atau penggunaan kosmetik. Selain itu, berikut beberapa kondisi yang juga bisa menyebabkan ruam:

  1. Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak merupakan peradangan kulit yang terjadi karena kontak kontak dengan unsur asing yang menyebabkan alergi. Pengobatan pun dengan cara menghindari benda atau unsur asing, seperti sabun, kosmetik, pewangi, perhiasan, dan tanaman.

  1. Ruam Popok

Ruam popok yang biasa terjadi pada bayi ini muncul karena popok basah tetapi jarang diganti, kulit bayi sensitif dan kulit yang lecet. Pengobatan untuk ruam popok bisa dengan cara penggantian popok secara rutin, pemakaian salep dan keringkan dengan angin.

  1. Sengatan dan Gigitan Serangga

Reaksi alergi pada sengatan dan gigitan serangga, memungkinkan munculnya racun yang dikeluarkan melalui sengatan tersebut. biasanya racun yang muncul menyebabkan ruam, gatal dan rasa tidak nyaman pada tubuh.

  1. Infeksi Jamur

Infeksi jamur adalah organisme primitive yang hidup di tanah, udara, tanaman dan air, tetapi ada juga jamur yang hidup pada manusia.

  1. Cacar Air

Cacar air adalah penyakit dari virus varisela zoster yang mempunyai gejala berupa ruam pada kulit, khususnya pada bagian wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki. Pengobatan cacar air dapat dengan parasetamol.

  1. Cacar Api

Penyakit cacar api ini disebut juga dengan herpes zoster yang juga merupakan penyebab cacar air. Pengidap cacar api biasanya akan mengalami gejala berupa demam, menggigil, sakit kepala, dan nyeri pada tubuh.

  1. Kurap

Penyakit kulit yang satu ini disebabkan oleh jamur yang menyerang kulit dan bisa terjadi juga pada kuku, kepala, selangkangan, dan kaki.

  1. Scarlet Fever

Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini biasanya menyerang anak-anak dan menyebabkan ruam berwarna merah muda. Gejala lain yang bisa muncul selain ruam adalah sakit tenggorokan, lidah membengkak, demam tinggi, dan sakit kepala. Karena scarlet fever mudah menular, maka penanganan yang dilakukan dapat dengan obat-obatan antibiotik.

  1. Campak

Infeksi campak biasanya disebabkan oleh virus yang mengakibatkan munculnya ruam di tubuh dan bisa menular ke orang lain. Gejala yang muncul dari campak adalah mata merah dan sensitif pada cahaya, radang renggorokan, demam, hidung beringus, serta bercak putih ke abu-abuan pada mulut dan tenggorokan Anda.

  1. Alergi Obat

Alergi obat terjadi karena adanya reaksi abnormal dari sistem kekebalan tubuh terhadap obat yang dikonsumsi. Gejala yang bisa dialami pengidap adalah ruam disertai dengan demam dan biduran.

  1. Luka Bakar

Luka bakar bisa terasa menyakitkan dan mengakibatkan kulit memerah, mengelupas, melepuh, hangus, hingga adanya pembengkakan. Penyebab luka bakar sendiri yaitu bahan kimia rumah tangga maupun kimia industri.

  1. Lupus

Penyakit inflamasi kronis ini disebabkan oleh kesalahan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Gejala yang bisa dirasakan pengidap berupa rambut rontok, serta ruam merah dan bulat menyerupai sisik pada kulit.

Baca juga: Ruam di Kulit Juga Bisa Jadi Gejala Tipes

 

Gejala Ruam Kulit

Gatal-gatal, benjol, mengelupas, bersisik dan terjadi iritasi pada kulit adalah gejala orang yang mengalami ruam.

 

Diagnosis Ruam Kulit

Selain menanyakan gejala yang dialami dan memeriksa kondisi kulit, dokter juga akan meninjau riwayat kesehatan pengidap dalam proses awal diagnosis. Setelah itu, pemeriksaan lanjutan juga bisa dilakukan untuk memastikan penyebab ruam kulit.

 

Pengobatan Ruam Kulit

Pengobatan ruam kulit akan disesuaikan dengan penyakit yang dialami pengidap. Biasanya, pengobatan ruam kulit berupa pemberian obat oral atau topikal, terapi, atau operasi. Kamu sebaiknya membicarakan dengan dokter untuk mengetahui penyebab ruam kulit dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Baca juga: Ketahui Cara Alami untuk Mengatasi Ruam pada Si Kecil

 

Pencegahan Ruam Kulit

Cara Mencegah ruam kulit akibat panas:

  • Hindari melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan keringat.
  • Sebaiknya tidak berolahraga berat ketika cuaca sedang panas dan lembap.
  • Minum banyak air.

Cara Mencegah ruam kulit akibat dermatitis kontak:

  • Hindari terkena bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi, seperti sabun, kosmetik, pewangi, perhiasan, dan tanaman.
  • Jalani tes alergi.
  • Segera bersihkan kulit setelah terkena bahan-bahan penyebab alergi.
  • Gunakan pelembap untuk melindungi kulit.

Baca juga: Anak Alami Ruam, Cegah dengan Cara Ini

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Rash.
Medical News Today. Diakses pada 2019. What is causing my rash?

Diperbarui pada tanggal 19 September 2019.

Showing response for:

Jul 8, 2020
Saya akan ada ruam kulit, trus saya garuk dok. Sekarang jadi nyebar ke yg lain. Cara ngatasinnya gimana ya dok?
Pada umumnya, biduran sering kali terasa gatal dan membuat tidak nyaman, sehingga pengidap akan menggaruknya. Padahal, biduran sebaiknya tidak digaruk.

Menggaruk kulit saat biduran dapat memicu produksi histamin di dalam tubuh untuk dikeluarkan lebih banyak, dan pada akhirnya rasa gatal akan terus bertambah. 

Beberapa cara untuk mengurangi rasa gatal akibat biduran, antara lain:
- Gunakan bedak atau losion yang mengandung menthol, calamin, atau kompres dengan air dingin.
- Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat, misalnya yang berbahan katun.
- Hindari mandi dengan air panas dan sabun antiseptik karena dapat memperparah rasa gatal.
- Berobat ke dokter jika gatal tidak berkurang. Dokter umumnya akan memberikan obat-obatan dari golongan antihistamin dan kortikosteroid.
Jul 14, 2020
Saya akan ada ruam kulit, trus saya garuk dok. Sekarang jadi nyebar ke yg lain. Cara ngatasinnya gimana ya dok?
Pada umumnya, biduran sering kali terasa gatal dan membuat tidak nyaman, sehingga pengidap akan menggaruknya. Padahal, biduran sebaiknya tidak digaruk.

Menggaruk kulit saat biduran dapat memicu produksi histamin di dalam tubuh untuk dikeluarkan lebih banyak, dan pada akhirnya rasa gatal akan terus bertambah. 

Beberapa cara untuk mengurangi rasa gatal akibat biduran, antara lain:
- Gunakan bedak atau losion yang mengandung menthol, calamin, atau kompres dengan air dingin.
- Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat, misalnya yang berbahan katun.
- Hindari mandi dengan air panas dan sabun antiseptik karena dapat memperparah rasa gatal.
- Berobat ke dokter jika gatal tidak berkurang. Dokter umumnya akan memberikan obat-obatan dari golongan antihistamin dan kortikosteroid.
Jul 14, 2020
Dok gimana ya cara ngobatin ruam di kulit bayi?
Ruam pada kulit bayi biasanya umum terjadi. Hal ini diakibatkan karena kulit sensitif bayi sedang beradaptasi dengan lingkungan baru. Beberapa penyebabnya, antara lain:

- Eksim
Eksim menyebabkan kulit bayi menjadi gatal, kering, merah, dan pecah-pecah. Eksim umumnya disebabkan oleh kulit sensitif atau alergi. Eksim umumnya timbul pada lipatan kulit, daerah di sekitar mata, dan telinga. Segera berkonsultasi dengan dokter jika eksim tidak kunjung membaik.

- Ruam Popok
Ruam popok umumnya terjadi karena kulit bayi terlalu lama terpapar urine atau feses. Kondisi ini dapat diatasi dengan rutin mengganti popok bayi dan mengoleskan krim untuk ruam popok sebelum memakaikan popok. Jika ruam popok tidak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter.

- Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut
Gejalanya ditandai dengan demam, hilang nafsu makan, nyeri tenggorokan, nyeri di mulut, dan ruam yang tidak terasa gatal. Ruam umumnya timbul berupa bintik merah di tangan dan kaki, serta sariawan di mulut. Terkadang juga dapat timbul di area bokong bayi. Jika gejala bertambah buruk, segera berkonsultasi dengan dokter.

- Biduran
Biduran atau urtikaria adalah ruam gatal pada kulit yang timbul akibat reaksi alergi terhadap zat tertentu seperti makanan, obat-obatan, sengatan jelatang, lebah, dan suhu dingin atau panas. Ruam ini tidak menular ini dan dapat bertahan hingga beberapa hari. Jika biduran disertai gejala lain, segera periksakan ke dokter.

- Impetigo
Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Gejala ditandai dengan ruam dan lepuh yang pecah, hingga meninggalkan kerak tebal berwarna kuning kecokelatan dan menciptakan luka atau lecet yang berwarna merah. Segera periksakan diri ke dokter karena penyakit ini dapat menular.

- Biang Keringat
Biang keringat ditandai dengan bintik merah pada kulit bayi ini umumnya timbul saat cuaca terasa panas dan lembap, serta bayi berpakaian terlalu tebal. Biang keringat menyebabkan pembengkakan ringan, gatal-gatal, dan umumnya timbul di kepala, leher, bahu, lengan, atau kaki bayi. Atasi dengan memindahkan bayi ke ruangan yang sejuk, mandikan dengan air dingin, serta pakaikan baju tipis dan tidak berlapis-lapis.