
DAFTAR ISI
- Apa Itu Sagestam?
- Peringatan Sebelum Menggunakan Sagestam
- Dosis dan Aturan Pakai Sagestam
- Cara Menggunakan Sagestam dengan Benar
- Cara Menyimpan Sagestam
- Efek Samping Sagestam
- Interaksi Sagestam
- Kontraindikasi Sagestam
- Cara Penyimpanan Sagestam yang Tepat
- Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
- Kesimpulan
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Apa Itu Sagestam?
Sagestam adalah obat berbentuk krim yang digunakan untuk mengatasi infeksi kulit akibat bakteri, seperti impetigo, folikulitis, dan bisul.
Obat ini mengandung bahan aktif gentamicin, yaitu antibiotik golongan aminoglikosida yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pada kulit.
- Golongan: Obat keras.
- Kategori: Antibiotik topikal.
- Manfaat Sagestam: Mengobati infeksi kulit akibat bakteri seperti impetigo, folikulitis, bisul, atau luka ringan yang terinfeksi.
- Dapat digunakan oleh: Anak-anak dan dewasa (sesuai anjuran dokter).
- Sagestam untuk ibu hamil: Gunakan hanya jika benar-benar diperlukan dan atas pengawasan dokter.
- Sagestam untuk ibu menyusui: Aman digunakan dengan hati-hati, hindari area payudara bila digunakan pada ibu menyusui.
- Bentuk obat: Krim topikal.
Karena mengandung antibiotik, penggunaan Sagestam harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter untuk mencegah resistensi antibiotik dan efek samping lainnya.
Dapatkan Sagestam di Toko Kesehatan Halodoc.
Peringatan Sebelum Menggunakan Sagestam
Sebelum menggunakan Sagestam, penting untuk memperhatikan beberapa hal agar obat ini bekerja dengan aman dan efektif:
- Jangan gunakan jika memiliki alergi terhadap gentamicin atau antibiotik golongan aminoglikosida lainnya.
- Hindari mengoleskan krim pada area mata, dalam hidung, atau mulut.
- Hanya digunakan untuk pemakaian luar, dan jangan digunakan pada luka terbuka yang dalam atau parah tanpa instruksi dokter.
- Konsultasikan dengan dokter jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki kulit sensitif.
Dosis dan Aturan Pakai Sagestam
Dosis dan frekuensi penggunaan Sagestam disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan infeksi kulit yang dialami.
Umumnya, anjuran penggunaannya sebagai berikut:
- Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 3–4 kali sehari.
Gunakan sesuai anjuran dokter dan jangan menghentikan pemakaian terlalu cepat meskipun gejala sudah membaik, untuk menghindari infeksi kambuh kembali.
Kamu bisa cari tahu juga, Pilihan Obat Bisul Ampuh yang Ada di Apotik.
Cara Menggunakan Sagestam dengan Benar
Agar hasil pengobatan maksimal, penting untuk mengetahui cara penggunaan Sagestam yang benar:
- Cuci tangan sebelum dan sesudah mengoleskan krim.
- Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.
- Oleskan krim tipis saja pada area yang terinfeksi, jangan terlalu banyak.
- Tutup area dengan kasa steril jika disarankan oleh dokter.
- Hindari penggunaan bersamaan dengan produk kulit lain di area yang sama tanpa persetujuan dokter.
Cara Menyimpan Sagestam
Simpan Sagestam di tempat yang tepat agar kualitas obat tetap terjaga:
- Simpan pada suhu di bawah 25°C dan hindari paparan sinar matahari langsung.
- Jangan simpan di tempat lembap seperti kamar mandi.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan setelah tanggal kedaluwarsa.
Efek Samping Sagestam
Meski tergolong aman, Sagestam tetap dapat menyebabkan efek samping ringan, terutama jika digunakan dalam jangka panjang atau pada area kulit luas:
- Iritasi kulit seperti kemerahan, gatal, atau rasa terbakar ringan.
- Reaksi alergi, meskipun jarang.
- Risiko efek toksik sistemik (nefrotoksisitas atau ototoksisitas) jika digunakan pada luka luas atau dalam jangka lama.
Segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter jika muncul reaksi yang tidak biasa atau gejala memburuk.
Interaksi Sagestam
Karena digunakan secara topikal, interaksi obat Sagestam sangat jarang terjadi. Namun, tetap perhatikan hal berikut:
- Jangan digunakan bersamaan dengan obat kulit lain kecuali atas anjuran dokter.
- Hindari penggunaan bersama produk yang bersifat iritatif atau pengelupas kulit di area yang sama.
Jika kamu sedang menggunakan produk kulit lain, informasikan pada dokter sebelum memulai pengobatan dengan Sagestam.
Kontraindikasi Sagestam
Sagestam tidak boleh digunakan pada kondisi berikut:
- Alergi terhadap gentamicin atau antibiotik sejenis (golongan aminoglikosida).
- Luka terbuka yang dalam, atau luka bakar berat tanpa petunjuk dokter.
- Area kulit yang sangat sensitif atau mengalami kerusakan parah.
Cara Penyimpanan Sagestam yang Tepat
Berikut cara menyimpannya:
- Simpan Sagestam pada suhu ruangan, jauh dari panas dan kelembaban.
- Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan obat jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Infeksi tidak membaik setelah beberapa hari penggunaan Sagestam.
- Gejala semakin memburuk.
- Mengalami efek samping yang serius, seperti gangguan pendengaran atau reaksi alergi yang parah.
Kesimpulan
Sagestam merupakan obat antibiotik topikal berbentuk krim yang efektif untuk mengobati infeksi kulit akibat bakteri seperti impetigo, folikulitis, dan bisul.
Dengan kandungan gentamicin, obat ini bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
Meski tergolong aman, penggunaannya tetap harus sesuai resep dan arahan dokter untuk mencegah efek samping dan resistensi antibiotik.
Jika kamu mengalami infeksi kulit atau memiliki luka yang tampak memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Stop overthinking lagi, ya!
Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.



